
[*ʜᴀᴘᴘʏ ʀᴇᴀᴅɪɴɢ]
"ꜱᴇᴍᴜᴀ ᴘᴇʀᴍᴀꜱᴀʟᴀʜᴀɴ ᴅᴀᴘᴀᴛ ᴅɪᴀᴛᴀꜱɪ ᴊɪᴋᴀ ᴋᴀᴍᴜ ᴍᴀᴜ ᴜɴᴛᴜᴋ ᴍᴇᴍʙɪᴄᴀʀᴀᴋᴀɴ ᴍᴀꜱᴀʟᴀʜ ᴛᴇʀꜱᴇʙᴜᴛ ᴅᴇɴɢᴀɴ ʙᴀɪᴋ-ʙᴀɪᴋ ᴅᴀɴ ᴍᴇɴᴄᴀʀɪ ꜱᴏʟᴜꜱɪ ʏᴀɴɢ ᴛᴇᴘᴀᴛ ᴜɴᴛᴜᴋ ᴍᴀꜱᴀʟᴀʜ ᴛᴇʀꜱᴇʙᴜᴛ ʙᴜᴋᴀɴ ᴅᴇɴɢᴀɴ ᴄᴀʀᴀ ʟᴀʀɪ ᴅᴀʀɪ ᴍᴀꜱᴀʟᴀʜ"
••••
"Hana" Ucap seseorang
Ketika menoleh untuk melihat siapa orang yang telah memanggil Hana. Untuk seperkian detik Hana mematung. Bagaimana bisa orang ini datang ke tempat Hana bekerja. Hana tidak pernah membayangkan orang yang ada di depannya ini bisa menghampiri Hana
"Ka-k Doyoung" Ucap Hana lirih
"Hana pulang, Ayah nyariin" Ucap Doyoung
"Buat apa Ayah nyariin aku kak? Bukannya dia ga peduli sama aku" Ucap Hana
"Hana kamu salah paham, Ayah peduli sama kamu" Ucap Doyoung
"Udah deh kak mending kakak pulang aja dan jangan paksa aku untuk pulang ke rumah. Karena jawabannya masih sama aku ga akan pulang ke rumah. Aku bisa hidup sendiri kak" Ucap Hana kepada Doyoung
"Kakak tau kamu bisa hidup sendiri tapi tolong kamu ingat masih punya keluarga" Ucap Doyoung
"Kalau aku pulang apa bakalan bikin Ayah batalin perjodohan aku? Aku ga mau kak harus selalu nurutin apa kata Ayah" Ucap Hana
"Hana kamu bisa bicarain baik-baik masalah ini sama Ayah ga perlu pake acara kabur kayak gini" Ucap Doyoung
"Mau aku bicara kayak gimana juga tetep ga bakal di anggap" Ucap Hana
"Kamu bisa batalin perjodohan ini, kakak jamin itu. Tapi kamu pulang yah, kamu ga kasian sama Bunda? " Ucap Doyoung
"Asal perjodohan itu dibatalin aku bakal pulang" Ucap Hana
"Iya kakak janji " Ucap Doyoung
"Aku bukan anak kecil lagi kak. Aku bisa tentuin pilihan hidup aku ga perlu dijodohin kayak gitu, aku juga mau milih pendamping hidup aku sendiri tanpa adanya paksaan" Ucap Hana
"Kakak ngerti ini pasti berat buat kamu. Tapi kamu ga harus kayak gini, kamu udah bikin kakak khawatir terlebih lagi Bunda kamu ngerti ga sih Han" Ucap Doyoung
"Kak aku juga ga mau kayak gini tapi sikap Ayah yang terus maksa aku buat jalanin perjodohan ini aku udah ga kuat kalau harus terus ada di rumah" Ucap Hana
"Emang kenapa sih kamu ga mau di jodohin. Calon kamu juga baik-baik " Ucap Doyoung
"Karena mau sebaik apapun kalau bukan yang Hana mau itu ga akan pernah baik kak" Ucap Hana
"Kenapa? Apa ada yang kamu ga suka dari Eric? "Ucap Doyoung
"Kak ngerti ga sih, Eric itu sahabat aku masa aku di jodohin sama sahabat sendiri. Kakak bayangin dong gimana jadinya kalau kakak nikah sama sahabat sendiri" Ucap Hana
"Kamu cuma kaget Hana bukan artinya kamu ga nerima sepenuhnya tentang hal ini" Ucap Doyoung
"Kak" Ucap Hana
"Kakak tau bukan perihal Eric yang sahabat kamu. Tapi ini lebih ke Hyunjae kan? " Ucap Doyoung
"Gausah sangkut pautin hal yang gaada hubungannya sama sekali" Ucap Hana
"Eric sahabatan sama Hyunjae. Dan Hyunjae ini mantan pacar kamu, kamu cuma ga mau nyakitin Hyunjae hanya karena kamu nikah sama Eric .
Sanggah kakak kalau menurut kamu kakak salah" Ucap Doyoung
Hana tidak menjawab apa yang baru saja Doyoung ucapkan. Karena 100% ucapan Doyoung tepat.
Inilah alasan sebenarnya Hana
Hana tidak ingin dijodohkan hanya karena Hana tidak ingin Hyunjae merasa sakit hati. Jujur saja hubungan Hana dengan Hyunjae berakhir bukan karena adanya masalah tetapi hanya karena terhalang jarak saja.
"Udah kakak duga kamu ga akan bisa jawab ini, karena semua yang kakak bilang itu benar kan?" Ucap Doyoung
"Kakak mending pulang aja deh ya, Hana lagi kerja" Ucap Hana
"Kamu ikut kakak pulang " Ucap Doyoung dan berusaha meraih tangan Hana dan menarik agar ikut bersamanya
••••
"Lepasin Hana" Ucap Mingyu yang baru saja datang
"Maaf saya harus bawa Hana pulang" Ucap Doyoung
"Han. Dia siapa?" Tanya Mingyu
"Kakak gue" Balas Hana
"Kayaknya anda bos disini, jadi bisa kan saya bawa pulang adik saya" Ucap Doyoung
"Tapi--" Ucap Mingyu
"Ayah sama Bunda nyariin Hana selama berbulan-bulan dan sekarang saya berhasil nemuin Hana jadi saya akan bawa Hana pulang, dan saya akan ajukan surat pengunduran diri" Ucap Doyoung
"Kakak apaan sih aku masih mau kerja disini ya" Ucap Hana tidak terima
"Kamu ga bisa kerja disini Hana" Ucap Doyoung
"Kak aku gamau pulang" Ucap Hana
"Hana lebih baik kamu ikut kakak kamu, kasian keluarga kamu " Ucap Mingyu
"Tapi kak aku gamau" Ucap Hana
"Hana nurut sama kakak bisa ga sih? Kita bisa bicarain semua masalah ini dengan baik-baik tanpa perlu kamu kabur kayak gini" Ucap Doyoung
Tentu saja Mingyu terkejut saat mengetahui bahwa Hana teranyata kabur dari rumahnya
Bagaimana bisa Hana tidak menceritakan hal tersebut. Bukan karena terlalu ikut campur dalam hidup Hana, akan tetapi Hana terlalu menyembunyikan semuanya sendirian
"Hana bener apa kata kakak kamu, kalau masalah pekerjaan kakak yakin kamu pasti ada pekerjaan lain setelah ini" Ucap Mingyu
"Tapi kak" Ucap Hana dengan melirik Mingyu
Jujur saja Hana tidak rela jika harus berpisah dengan Mingyu. Hana sendiri tidak tahu mengapa ia merasakan hal ini. Tetapi yang jelas ia tidak rela jika ia tidak akan bertemu Mingyu lagi
"Kamu tenang aja, kita masih bisa ketemu kok. Nanti aku datang ke rumah kamu. Kita masih bisa main bareng" Ucap Mingyu
Mendengar hal tersebut Hana lebih tenang sedikit
Kemudian Mingyu melirik Doyoung dan terlihat bingung ia harus memanggil Doyoung apa
"Panggil aja Doyoung" Ucap Doyoung yang seakan tahu kebingungan Mingyu
"Oh iya, Doyoung boleh gue minta alamat rumah lo? " Ucap Doyoung
"Tentu" Ucap Doyoung
"Nah udah tuh Hana, kamu tenang aja nanti bakalan sering main kok kerumah" Ucap Mingyu
"Yaudah tapi beneran ya kak" Ucap Hana
Kemudian Hana mendekati Mingyu dan berbisik
"Tolong jangan kasih tau Jaehyun tentang hal ini ya kak" Ucap Hana
Dan Mingyu memberikan dua jempol kepada Hana
Setelah itu Hana dan Doyoung memilih untuk pulang dan tidak lupa Hana membereskan semua barangnya
Dan ia pun berpamitan terlebih dahulu kepada Irene dan Jungwoo
Bagaimanapun mereka berdua sudah Hana anggap seperti saudara sendiri*
...----------------...