
[***ʜᴀᴘᴘʏ ʀᴇᴀᴅɪɴɢ]
"ʙᴀɢᴀɪᴍᴀɴᴀ ʙɪꜱᴀ ᴀᴋᴜ ᴍᴇɴʏᴇʙᴜᴛᴍᴜ ꜱᴇᴏʀᴀɴɢ ᴘᴀᴄᴀʀ. ᴊɪᴋᴀ ᴋᴇʜᴀᴅɪʀᴀɴᴍᴜ ꜱᴀᴊᴀ ᴛɪᴅᴀᴋ ᴘᴇʀɴᴀʜ ᴀᴋᴜ ʀᴀꜱᴀᴋᴀɴ"
Jung Jaehyun dia adalah pacar Hana. Akan tetapi jika lihat perlakuannya kepada Hana akan membuat semua orang bingung. Karena Jaehyun akan selalu memprioritaskan sahabatnya daripada Hana. Dan selalu menganggap bahwa Hana adalah orang asing di hidupnya.
Tidak tahu alasannya apa sehingga Jaehyun bersikap seperti itu, sesungguhnya Hana sudah lelah akan semuanya namun ia juga tidak bisa mengakhiri hubungannya dengan Jaehyun, terlalu sulit baginya.
...line...
Hana
Jae, bisa anterin aku ke mall ga?
Jae💕
gbsa
Hana
Oh gitu, ada urusan ya?
Jae💕
y
Hana
Yaudah aku mau minta Kak Joshua buat anterin aku yah?
Jae💕
Gblh
lo gblh jln sma cwk lain
lo naik taxi atau ojol aja
gue ga izinin lo pergi sama cowok
Hana
Jae..
Please
Jae💕
Mau bantah?
Trsrah
Hana
Ga gitu, yaudah oke aku bakal naik ojol aja
Hana sangat tahu bahwa urusan yang dimaksud oleh Jaehyun alias pacarnya itu adalah mengantar Chaeyeon.
Sahabat dari Jaehyun
Hana tidak bisa mengartikan persahabatan mereka berdua layaknya sahabat pada umumnya. Jika hanya sekedar sahabat mungkin Hana bisa memakluminya akan tetapi hubungan mereka bahkan telah jauh dari kata sahabat.
Hana sering ragu pada Jaehyun, bahkan Hana sudah lelah dengan sikap Jaehyun yang seolah-olah tidak menghargai Hana sebagai pacarnya.
Katakanlah Jaehyun egois. Karena dia melarang Hana untuk dekat dengan lelaki manapun tetapi Jaehyun sendiri bahkan secara tidak langsung telah menyakiti hati Hana.
Hana lelah akan hubungan yang ia rasa sudah tidak sehat. Tetapi ketika ia akan memutuskan hubungannya dengan Jaehyun ia tidak bisa.
Hana rasa ia telah jatuh kedalam pesona Jaehyun.
Hana sangat ingin membahas hubungan Jaehyun dengan Chaeyeon akan tetapi itu tidak bisa Hana lakukan karena jelas jika Hana membahas hal itu yang ada membuat hubungannya dengan Jaehyun semakin merenggang.
••••
Hana pov
At mall
Gue baru aja sampe di mall tapi gue bingung mau makan dulu atau nyari buku. Kalau beli buku dulu sekarang gue laper tapi kalau makan dulu takut keburu males nanti nyari bukunya.
Dengan segala pertimbangan menggunakan logika akhirnya gue mutusin buat makan dulu
Sekarang gue udah ada di salah satu tempat makan. Disini gue makan sendiri, padahal punya pacar tapi kemana pun pasti sendiri.
Ga lama kemudian mata gue menangkap objek yang membuat hati gue panas
Objek tersebut adalah..
'Jaehyun dan Chaeyeon'
Mereka lagi jalan di Mall berdua, saling bergandeng tangan. Oh tidak, Disini Chaeyeon memeluk lengan Jaehyun seakan memberitahu bahwa Jaehyun adalah miliknya
"udah aku duga jae, urusan yang kamu maksud selalu sama" gue bicara sama diri gue sendiri yang betapa begonya gue yang masih mempertahankan cowok macam Jaehyun
"Permisi mbak, ini pesanannya. Silahkan menikmati" ucap seorang pelayan yang mengantarkan makanan di meja Hana
"ah iya, makasih mbak" jawab gue
Sebelum gue memakan makanan yang gue pesan. Gue mau memastikan sesuatu terlebih dahulu
Line
Hana
Jae
Kamu dimana?
Jae💕
D rmh, knp?
Hana
Oh enggak, cuma nanya kok
Jae💕
Hm
Jaehyun selalu gini, dia selalu bohong
Sumpah ya gue udah capek sama tingkah lo tapi gatau kenapa gue rasanya berat banget buat bilang putus sama lo
••••
"Mbak itu makanannya jangan dilamunin terus, kasian" kata seorang cowok yang ga gue kenal sama sekali
Ia kemudian duduk di sebrang gue
Gue aneh sama ini orang, orang kita ga kenal tapi kok sok akrab ya
"Ha? " jawab gue yang masih loading
"kenalin Mingyu" Ucap cowok itu,
Ganteng banget
Mana manis banget lagi
Yaampun Han inget Jaehyun
"Eh, Kenalin Hana. Hana Kim" ucap gue mengenalkan diri
"Marga kita sama nih, jangan jangan kita jodoh" jawab Mingyu dengan percaya dirinya
"lo? Siapa? " kata gue
"Mingyu" kata dia
"eh bukan, maksudnya bukan nama. Tapi lo tuh siapa gitu ada urusan apa sama gue? " tanya gue karena jujur gue masih bingung sama cowok yang ada di depan gue ini
"oh, gue tadi ga sengaja liat lo ngelamun. Padahal makanan lo udah ada tapi ga dimakan, mana sendirian lagi. Keliatan banget jomblonya" jawab dia yang bikin gue melongo
ADUH MAS KAMU GATAU AJA GUE UDAH PUNYA PACAR TAPI BERASA GA PUNYA
"gue punya pacar" jawab gue
"oh, gue kira ga punya. Sorry" kata dia yang merasa salah ucap
"gapapa, gue punya pacar tapi serasa ga punya. Dia asik sama sahabatnya sendiri sih" kata gue
"kenapa ga putus?" tanya dia, sumpah pertanyaan kayak gini selalu gue denger
"Ga semudah itu, kalau pun bisa udah gue lakuin dari lama" jawab gue
"lo bukannya gabisa, tapi lo gamau. Lo gamau pisah karena lo takut bakal nyesel atas keputusan lo dan berakhir lo akan ngerasa sakit yang jauh lebih dalam" ucapan dia terasa begitu benar
Gue emang gabisa putusin Jaehyun
Karena gue takut. Gue takut akan keputusan gue yang akhirnya membawa gue kepada rasa sakit yang tak berujung
"Sorry bukannya gue ikut campur" kata dia yang lagi dan lagi merasa bersalah atas ucapannya
"gapapa, lo emang bener kok" jawab gue karena merasa ucapan dia ga salah sama sekali
"kenapa lo ga coba buat move on ke orang lain?" tanya dia
"ah? Gue gaada niatan" jawab gue seadanya karena emang gue ga pernah kepikiran sama sekali
"Lo boleh perjuangin cinta lo tapi kalau cinta itu menyakiti diri lo sendiri lo boleh nyerah dan mencari cinta baru yang bisa membahagiakan lo tanpa lo minta" ucapan dia kini menusuk hati gue
Bukan...
Bukan karena ucapan dia nyakitin hati gue
Tapi ucapan dia benar-benar tepat
Selama ini gue udah perjuangin cinta gue buat Jaehyun. Tapi sama sekali Jaehyun ga ada balasan apapun.
Dia melarang gue buat dekat dengan lelaki siapapun itu hanya karena dia tidak ingin kalau dia disangka pacar yang tidak becus karena telah mengizinkan pacarnya pergi dengan lelaki lain.
" lo kerja? " tanya dia
"baru lulus, niatnya mau cari kerja. Cuma belum ada lowongan" jawab gue, karena memang benar sampai saat ini gue mencari lowongan yang kosong tapi gaada. Kalaupun ada itu benar-benar banyak pertimbangan entah itu domisili ataupun gaji yang tidak sesuai.
"kebetulan" jawab dia yang membuat gue bingung
"kebetulan apa? " kata gue
"gue lagi butuh sekretaris, lo bisa jadi sekretaris gue? " tanya dia
"seriusan? Lo ga bohong kan? " kata gue
"ya enggalah, ngapain gue bohong. Sekretaris yang kemarin terlalu macem-macem makanya gue ga suka mana kerjaannya ga rapi. Tapi gue liat lo, lo beda dari cewek kebanyakan" kata dia
"perusahaan apa? " tanya gue yakali gue mau kerja tapi gatau perusahaan apa
Kemudian gue memilih untuk meminum minuman gue
"Kim Company" kata dia yang langsung membuat gue tersedak
"What? Gilaaa" kata gue
Bayangin aja, Kim Company adalah salah satu perusahaan yang sangat terkenal di Indonesia dan beberapa negara lain perusahaan ini tuh saingannya Jung Corp perusahaan milik Jaehyun
Lalu kenapa gue ga ngelamar aja di perusahaan pacar gue sendiri alias Jaehyun karena Jaehyun lebih milih Chaeyeon daripada gue
Dan kali ini ada orang yang nawarin gue buat kerja sama dia
"lo serius" kata gue
"dua rius deh buat lo, lagian ngapain juga gue bohong sih " kata dia
"Tapi gue kan baru aja lulus, belum ada pengalaman dan kita aja baru kenal. Mungkin lo belum kenal gue sepenuhnya" Ucap gue
"Tapi gue lihat diri lo, gaada hal yang membuat gue berpikiran buruk tentang lo. Masalah kita yang baru kenal dengan seiring berjalannya waktu kita bisa jauh lebih kenal satu sama lain. So, What's your answer? " Ucap Mingyu panjang lebar
"Answer for what? " Tanya gue
"Jawaban kalau lo bersedia buat kerja di perusahaan gue. Oh atau jangan-jangan lo ngira gue nanya jawaban will you be my girlfriend? " Tanya dia
"Apa sih enggak juga, kan ga jelas aja tadi" Ucap gue dengan sedikit gagap
Ya salah sendiri nanyanya kayak gitu kan jadi nya salah paham. Jadinya deh gue malu
"oh gitu ya bagus berani-berani nya main sama cowok lain***" ?
...----------------...