ATHARA

ATHARA
5



Athara dkk mengendarai sebuah mobil jeep yang mereka pinjam untuk melaksanakan misi dari Candy.


mereka memberhentikan mobil mereka disalah satu gedung tinggi yang tidak ada zombie disekitarnya.


Athara dan Kirana yang merupakan seorang sniper handal berlari menuju rooftop gedung tersebut, sedangkan Clade dan Alan yang merupakan seorang petarung jarak dekat sudah membunuh beberapa zombie.


apakah kalian tau? 100 zombie bisa dibilang angkanya kecil, namun.. lelahnya mereka dan terbatasnya peluru membuat mereka kewalahan.


“ck! habis pula!” Athara melempar asal snipernya dan meloncat dari rooftop menuju kebawah.


hebatnya, bukannya jatuh ataupun patah tulang.. Athara mendarat dengan selamat.


Ia mengeluarkan tongkat baseball yang keras itu, dan memulai memukul kepala zombie satu persatu.


Kirana diatas melongo mwlihat Athara yang sangat berani meloncat dari gendung berlantai 15 itu.


Ia melihat kebawah, dan mencoba ikut meloncat.


HUAHHHHHHHHHH


Kirana berteriak keras dan memancing perhatian zombie zombie,


Mengutuk mulutnya sendiri, Kirana jatuh tepat diatas salah satu zombie berbadan besar.


“pendaratan sempurna!”


Ia memukul kepala zombie disekelilingnya dan yang mendekat menggunakan tongkat bisbol.


tepat pukul 5 sore, Athara dkk berhasil menyelesaikan misi pertama a.k.a membunuh 100 zombie sebelum matahari terbenam.


Athara dkk kini sudah berada dirooftop gedung sebelumnya untuk beristirahat sebentar.


“huaaa.. akhirnya selesai.. capek bener dah!” Kirana merentangkan kaki pendeknya kedepan.


Athara mengeluarkan hpnya dan emmbuka chat dengan Candy


Kita udah selesai,


ok!


poin berkurang sebesar 50


“ehhh, kok berkurang!!!!!” teriak Athara


“hehe! poinnya berkurang karena versinya masih 1.0 :(


sekarang udah, 1.5 . di versi ini, aku bisa berbicara! dan kalian tak perlu mengetik untuk membalas aku!”


mereka semua mengangguk ngangguk patuh,


suara Candy terdengar seperti gadis berusia 12 tahun, terdengar polos, imut, dan nyaring.


“lu masih bocil?” tanya Alan penasaran


“poin berkurang 10! jawabannya adalah.... RAHASIA!”


plakkk


plakkk


plakkk


Athara, Clade, dan Kirana, secara bergantian menampar pipi Alan gemas.


bukannya pertanyaan tidak dijawqb, melainkan poin yang berkurang!


“kalian mau sebuah informasi terlebih dahulu atau melanjutkan mengerjakan misi kedua? kalau kalian tidak mau melanjutkan misi.. kalian bisa membatalkannya secara gratis!”


kalau dipikir pikir, batu batu tersebut lumayan sulit dicari... selama menjalankan misi pertama, mereka juga mengamati sekitar tau tau ada batu misterius, tapi hasilnya nihil.


“hapus aja!” ucap Athara


berhasil membatalkan misi kedua


“ok, selanjutnya. kami ingin menanyakan tentang mengapa batu tersebut memberikan suatu efek kepada kami.. terutama Athara yang fisiknya pun ikut berubah” tanya Clade


“Batu tersebut merupakan batu yang pastinya tidak jatuh dari luar bumi, jika kalian ingin menanyakan dari mana asalnya.. maaf.. aku tidak tau. lalu, mengapa batu tersebut memberikan efek.. karena batu tersebut.. telah dicampurkan dengan beberpa bahan khusus yang pastinya rahasia.. selanjutnya, untuk Atahra yang fisiknya berubah.. itu karena kamu telah dipilih secara khusus oleh seseorang yang membuat batu itu, sebenarnya.. bukan batu yang membuat fisikmu berubah.. melainkan nyamuk besar yang menghisap darahmu pada malam sebelumnya.. namun.. fisikmu yang berubah hanyalah mata”


“selanjutnya.. fisik kamu yang lainnya berubah karena pada nyamuk itu, tidak ada 1 bahan khusus yang merubah fisikmu seutuhnya. bahan khusus itu berada pada batu yang sengaja turun pada kalian. selain mengubah fisik Atahra seutuhnya, batu tersebut juga ditambahkan bahan khusus yang dapat memperkuat kalian”


Athara dan Clade mengangguk paham, sedangkan Alan dan Kirana tidak mengerti penjelasan panjam Candy.. menyerah sambil berbaring dilantai.


“masih ada pertanyaan?”


“apakah masih ada diluar sana yang mendapatkan kekuatan khusus seperti kita?”


“karena Candy itu baik dan imut.. pda pertanyaan kali ini.. aku bakal kasih gratis. lalu, untuk jawabannya adalah YA!”


Athara mengangguk mengerti dan mengajak teman temannya untuk segera kembali kedalam tempar evakuasi.


sebenarnya, Athara masih ada pertanyaan lain, salah satunya adalah... apakah diluar sana terdapat zombie? apakah diluar sana manusia sudah dievakuasi? siapa yang menyebabkan hal ini? apa yang mereka inginkan? apakah mereka sengaja melakukan ini? apakah mereka tidak sengaja melakukan hal ini? mengapa sudah 3 bulan, namun tidak ada bala bantuan? apakah jaringan dinegara ini sengaja diputuskan? apakah jika begitu, orang yang sengaja membuatnya ada dinegara ini?


keesokan paginya, Athara dkk berkumpul dilapangan latihan, kini.. mereka bertanggung jawab melatih anak muda untuk melawan para zombie.


Waktu berlalu begitu saja, mereka sudah disana selama 1 bulan penuh, Athara dkk meminta izin untuk pergi dari tempat itu.


“Kami izin pergi, suatu saat kami akan kembali”


mereka saling berpamitan dan keluar dari wilayah dinding besar itu.


apakah kalian ingat? 1 bulan yang lalu, mereka memakirkan mobil jeep berisi bahan pangan dan kebutuhan lainnya?


mereka berjalan sambil membersihkan zombie zombie yang mendekat.


“wah, makanannya belum kadaluarsa!” ucap Kirana sambil membuka roti berplastik.


“baguslah, kalau belum. kuy! berangkatt!!!” teriak Clade


Clade menekan gas hingga maju beberapa meter, lalu tibatiba ia berhenti mendadak membuat Kue ditangan Kirana jatuh


“Clade?! Roti gue!!!” teriak Kirana kesal


“gak penting!”


“Ra, tanya Candy.. kita harus kemana?” tanya Clade


Athara mengeluarkan Hp miliknya,


“Can, bagusnya kita kemana?”


“pertanyaan bagus! pergi ke kota F, disana ada beberapa batu. semoga beruntung!”


Poin berkurang 15, atas pertanyaan tersebut.


Clade mulai menancapkan gas menuju kota F, yang berada ditimur kota B.


sepanjang perjalanan, Kirana dan Alan sudah tertidur. sedangkan, Athara masih sadar sadar saja.


Athara melirik Clade yang sepertinya mengantuk, “mau gantian nyetir?” tanya Athara


Clade melirik Athara dan menolak secara halus “gk, gapapa.. gue masih sanggup”


Athara menggelengkan kepalanya “udah, gantian.. lo udah ngantuk itu! minggir dulu!” Ucap Athara dengan nada memaksa


Clade mengganguk lalu menepikan mobil mereka ditempat yang sepi, Athara dan Clade keluar dan bergantian posisi tempat duduk.


Athara menancapkan gas sedangkan Clade mencoba untuk tetap sadar.


“udah, lo tidur aja.. entar kalau udah sampai gue bangunin!” ujar Atahra dengan bada memaksa lagi


“serius? lo pasti bosan nanti,”


“iya gapapa!”


Clade mulai menutup matanya secara perlahan, dan mulai memasuki alam bawah sadar.


beberapa jam telah berlalu, mereka telah sampai dipinggir kota F.


Athara membelalak matanya dan merem mendadak. sontak, Clade terbangun dan bertanya ada apa.


“liat! itu Zombie! besar banget badannya!” tunjuk Athara.


Zombie berbadan besar itu memutar badannya menghadap mobil jeep itu, ia tersenyum dan mendekat.


“kalian mau kemana\~”


Athara dan Clade terkejut karena, zombie itu dapat berbicara.


Athara memutar stir mobil menuju kebelakang, dan menancapkan gas 2x lipat lebih kencang dari sebelumnya.


“woy! bangunnn!!” teriak Clade ke belakang