Aquila'S Target Man [Huang Renjun Nct]

Aquila'S Target Man [Huang Renjun Nct]
MASALAH?



tiba tiba ada sosok lelaki masuk ke kelas mereka, tanpa mengetuk pintu sama sekali, dan langsung duduk di atas meja Aquila dan mencoel dagu Aquila lalu mengedipkan satu matanya


"neng Aquila udah makan belum?" Aquila yang tidak biasa di perlakukan seperti itu bergidik ngeri dan menjauh dari tempat kejadian


"lah neng? kok pergi si dari aa Daniel? aa Daniel kan suka sama neng Aquila, sini dong neng" ucap Daniel dengan mengedipkan sebelah matanya lagi


"ihhh jauh jauh sanaa. Chelsea ila takut" Aquila berlari ke belakang Chelsea seperti tak ingin di bawa pergi oleh om pedofil ke rumahnya. yang lain melihat tingkah Daniel dan Aquila hanya tertawa


"eh kamu. jangan sekali kali mendekati anak sayah.!" kini Adella membuat suasana kelas semakin hangat karna penuh dengan tawa


"duh tanteh. tolong yah, anak tanteh buat saya sajah. nanti saya kasih tanteh permen dech" Adella yang mendengar kata permen langsung berbinar binar


"oh iya silakan ambil saja." Adella menarik lengan Aquila pelan. lalu di tahan oleh lashira


"jangan Bun. kak ila Kakanya Shira satu satunya" ucap lashira memelas


"neng lashira sama saya aja. sini neng, nanti saya beliin rumah" lashira yang mendengar kata rumah dari Rio langsung berlari ke arah Rio dan menggandeng lengannya


"astagfirullah ga ada yg waras"


"ya di antara mereka cmn gue sama Ryan doang yg waras"


almahyra melihat ke samping, ternyata ada dimas yang sedang menatap ke arah para pendrama ahli. tatapan mereka saling bertemu, Dimas tersenyum ke arah almahyra dan almahyra memutuskan pandangan mereka


"yailah salting bilang neng" almahyra menabok lengan altar kencang


"siapa yang salting?! g ada tuh"


"halah"


tak lama kemudian Aquila melihat Ryan yang sedang berseder di tembok. lalu Aquila mendekati Ryan dan meninggalkan orang yang sedang mendrama


"kak Ryan. tumben kak Ryan ke sini?" Ryan yang sedang memejamkan matanya langsung membuka mata dan menatap Aquila


"kenapa? ga boleh?" Aquila tersenyum kecut mendengar jawaban dari Ryan


"ya gapapa si kak. kan tumben aja gitu, oh iya kak.." Aquila berlari kecil meninggalkan Ryan dan membuka tasnya lalu mengambil tempat makan ke Ryan


"ini kak. di makan yah, jangan di tolang. gue ga Nerima penolakan" Ryan menatap Aquila dan mengambil bekal tersebut


"thanks" Aquila mengangguk dan tersenyum


...✿✿✿...


"sayaangg" aries Dateng langsung duduk di pangkuan Ryan


"hm? knp syg? mau makan? langsung pesan sama teh ulan yah" aries mengangguk lalu memesan nasi goreng teh elin


Ryan menaru tempat makan di meja mereka, anak canis mayor terheran. di dalam pikiran mereka hanya ada sejak kapan Ryan membawa bekal makanan ke sekolah?


"Nih makan aja. gue ga mau"


anak canis mayor yang mendengar itu langsung menyantap piscok yang ada di dalam tempat makan tersebut, banyak yang memuji makanan itu enak dan lezat, untuk altar? dia sedang latihan basket bersama Daniel dan Dimas


"sayang ini ibu kamu yang bikin? kok enak banget si? aku suka" Ryan tersenyum lalu mengelus pipi mulus aries


"taudah kamu makan yah" aries mengangguk


tak jauh dari mereka, ada 5 sosok wanita yang baru saja tiba di kantin, Aquila, Adella, almahyra, Chelsea, dan lashira. Aquila melihat Ryan yang sedang bermesraan dengan aries. sakit, satu kata yang Aquila rasain saat itu juga


"ila? Lo liat apa si?" Aquila tersadar dalam lamunannya, lalu menggeleng


"ila Lo kalo ada masalah bilang aja sama kita" yang lain seteju dengan ucapan lashira


"gue gapapa. yauda cari tempat duduk, nanti gue yang pesenin" ucapan lashira di tolak oleh yang lain


"jangan la, gue aja." Aquila melihat ke arah Chelsea yang tersenyum, Aquila mengangguk


saat Aquila sibuk bercanda dengan ke 4 sahabatnya tak lama ada 1 kaum Adam mendatanginya, dan menggoda Aquila


"mau aa temenin dek?" Aquila tersenyum lalu memberi isyarat kepada Daniel untuk duduk di sampingnya


"wih gila, ada apa nich tumben akur" Daniel melihat ke arah Adella. lalu menatap Aquila


"iya donk kan harus akur ya ga sayang?" ucap Daniel sambil mencolek pipi gembil aquila


"don't call me baby'' Daniel tertawa


dari sebrang sana ada sepasang mata yang tak terima Aquila di dekati lelaki lain. siapa kah dia?


...TBC...


Ryan & altar