![Aquila'S Target Man [Huang Renjun Nct]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/aquila-s-target-man--huang-renjun-nct-.webp)
anak canis mayor berada di rumah kediaman Aldebaran hampir jam 5 sore, mereka masih betah main di sana. rusuh, satu kata yang bisa mendeskripsikan mereka saat di rumah keluarga Aldebaran
"bang, adik mu suruh turun dulu. belum makan dia" altar yang mendengar omongan bundanya hanya menelan slavira kasar, panas dingin. areksa dan Daniel yang melihat tingkah sahabatnya mengerti keadaanya
altar melihat Daniel dan areksa dengan tatapan panik, Daniel hanya mengangguk. areksa mendekati altar "lo suruh adek lo turun buat makan, gue sama Daniel bakal ngalihin mereka semua" altar mengangguk
"iya Bun. altar panggilan Bula" Bula salah satu sebutan nama dari Aquila. saat altar ke atas untuk memanggil Aquila buat makan, Daniel dan areksa langsung membuat onar
"bangsad jangan di situ begok, minggir asu akh"
"Daniel bangsat jangan cium gue"
"Lo ber 2 bisa diem?" kini Ryan membuka suara
di saat yang lain ribut altar masuk ke kamar aquila. altar memandang seisi kamar adiknya yang penuh dengan barang² KPop, dan bernuansa ping biru. altar langsung membangunkan sang adik yang tertidur pulas
"qila bangun. qila belum makan kan?" aquila terusik dan membuka matanya menyesuaikan cahaya yang memasuki Indra penglihatan nya "shutt. qila keluar kamar diem diem, jangan sampai mereka tau kalau qila adik nya kakak." auqila merasa aneh dengan kakaknya itu kenapa status dia sebagai adik harus di sembunyikan?
kembali kepada anak canis mayor. masih ada keributan di sana, di mana Daniel yang jail dan terus menciumi pipi sahabat sahabatnya dan areksa yang sibuk tanya ini itu ke Ryan
"BANGSAD DANIEL GUE GA SUKA BATANG!!!" Daniel yang mendengar kata² itu dari jean tertawa terbahak bahak
"mas kamu ga boleh gitu sama aku" kini hendra menyambar kata kata dari jean. sungguh anak canis mayor tidak ada yang waras, hanya Ryan dan Dimas saja yang waras
...✿✿✿...
"bundaa.. ini dasi qila kemana? Kok ga ada Bun?" bunda langsung ke kamar aquila dan mencari dasi qila, "ini apa? kok bisa ada?" qila hanya menyengir
"turun ke bawah, langsung makan ya sayang"Aquila mengangguk lalu memasang dasi yang di berikan bunda tadi, selesai memasang dasi, Aquila langsung turun ke bawah dan menyantap sarapannya, selesai itu Aquila dan altar berangkat sekolah tanpa lupa berpamitan dengan bunda dan ayah
"belajar yang rajin adik ku sayang" ucap altar lalu mengecup singkat kening adiknya itu, lalu pergi dari area parkiran, Aquila melihat Ryan dari kejauhan lalu berjalan mendekatinya
"kak Ryan. baru dateng?" Ryan menatap sekilas Aquila lalu berdehem, aquila yang melihat itu hanya tersenyum kecut,
" bareng aja gimana? toh sejalur kan?" lanjut Aquila
"terserah" altar mendahului Aquila, Aquila yang mendengar jawaban Ryan langsung berlari kecil dan menyamakan arah jalannya.
Aquila sudah seperti ini sejak 1 bulan lalu. selalu menempel dengan Ryan, di mana ada Ryan di situ ada Aquila, ga juga si sksksk. ya gtu lah intinya ya pren, Ryan juga tak jarang mendapat bekal dari Aquila, entah itu nasi, cemilan, anything. namun sering di tolak mentah mentah oleh ryan
alhasil yang makan anak canis mayor yang lain, Gilak kalau altar tau, dia pasti sudah membogem pipi mulus Ryan
"Lo deket² gue mulu. jangan jangan Lo suka sama gue?" Daniel bergidik ngeri dengan perkataan Jean tadi
"kalo pun Daniel gay, type dia ga bakal kaya lo je" kini Dimas menjawab pertanyaan itu
sisi lain di kelas IPA XII ada 5 sosok gadis yang sedang asik menggibah, kondisi kelas itu sangat ramai, banyak candaan dan tawa para siswa/wi
"Lo tau kak altar ga si?" yang lain mengangguk
"gila kak altar keren baget pas latihan main basket tadi" Chelsea setuju dengan ucapan adellia barusan, altar sangat memukau dan sangat hebat
"ih tapi kak Ryan juga ga kalah, kak Dimas juga ihh pengen pacarin satu satu" almahyra menempeleng kepala lashira
"kak Ryan gue punya." kini Aquila membuka suara setelah beberapa jam hanya diam, sahabat sahabatnya tak menyangka Aquila suka dengan kulkas 32 pintu seperti Ryan
"kak Dimas cakep tuch buat gue aja kali Sabi ah" ucap almahyra, dan langsung mendapat tonyoran dari Aska si ketua kelas
dan tiba tiba ....
......TBC......
ada tambahan visual ni pren
MUHAMMAD DIMAS ANGKASA
RIGEL JEANDRA
VEGA ASKA PROKYON
MUHAMMAD HENDRA