Al-Fatih

Al-Fatih
istighfar mba!!



Setelah ber keliling Keling,orang tuanya zira pun pulang, dengan berat hati untuk meninggal kan putri semata wayang mereka,


Setelah mengantar ke pulangan orang tua nya, lalu zira pun langsung masuk ke dalam asrama membawa ke 2 koper hitam besar milik nya


"Eh!!mba zira, biar aku bantu ya.."tawar Yumna yang menghampiri nya


"Boleh!Nih!!"mendengar tawaran itu zira langsung menyerahkan ke 2 koper nya, bagi itu sangat berat


Dengan santai Zira pun berjalan di depan yumna, orang orang yang meliat kejadian itu pun langsung terpelongo dan berbisik bisik,


Karna hanya zira yang berani berjalan di depan Ning,


"Eh! knp orang orang pada ngeliatin kita?"


"Hmmm gk tau"


****


Hingga mereka sampai di kamar Al-jannah, kamar yg akan di huni zira


Kamar yang bangunan nya dari kayu di tambah lantai keramik bernuansa hitam


Tak mau ber lama lama di luar mereka ber dua langsung masuk ke dalam


"Assalamualaikum......"


Terdapat sekitar 10 santri wati yang sedang ber istirahat


"Waalaikumsalam"sahutan dari anggota kamar itu


"Ini...kenalin namanya zira,ia baru disini jadi..kalian ajarin dia, kasih tau apa yg boleh dan apa yang enggak"perintah Yumna


Setelah menghantar zira yumna langsung berencana kembali ke kediaman nya


"Hmm zira, aku balik ya soalnya masih banyak kerjaan"


"Kalau emang banyak kerjaan seharusnya gak usah nawarin diri buat nge bantu gue"


"Aku cuma mau bantu kamu, kasian kamu, pasti berat iya kan "


"Kalau sibuk ya gak usah, jadi nya malah nge repotin lo"


"Engga ngerepotin kok"


Setelah yumna pulang zira langsung menuju ranjang nya


Baru saja zira masuk ke bagian paling dalam kamar nya ia sudah merasa gerah,


"ARGhhh!!!..panas!! gk ada AC apa!!"


"Di pesantren mana ada AC,


kita di sini cuma pake kipas angin "nasehat ketua kamar yang duduk di tepi ranjang nya sendiri


" terus....kipas nya mana?"tanya zira sambil menyandar ke dinding kamar


"Tuh.. Deket pintu" ujar ketua kamar yg menunjuk ke sebuah kipas dekat dengan pintu


"Kipas nya cuma 1,


Gimana gue bisa hidup "


"Knp gak bisa hidup? kita aja bisa hidup" sahut ketua kamar yang bernama Nor anita


"iiihhhh nyebelin banget sih"


gerutu zira yg langsung berjalan ke luar kamar


"GUE MAU PULANGG!!!"teriak nya di depan kamar nya


"Aku uga pengin mulih mba" ujar seorang santriwati yg menghampiri nya


"Lo siapa?!geu gak paham Lo barusan ngomo apa"


"Aku diana, aku juga mau pulang,sama kayak kamu,tapi namanya juga nuntut ilmu gk ada yg enak banyak cobaan nya "ujar Diana yg baru saja kls 10


"TERUSSS!!Gue peduli gitu!" Ujar zira yg setelah itu pergi dari sana


"Eh!eh!eh! Mau kemana!"


"Gk ada urusan nya sama Lo!"pekik zira berjalan menjauh


*****


Di sisi lain abizar sangat bahagia duduk santai sambil minum se cangkir kopi


"knp to mas seneng banget dari tadi senyum Pepsodent mulu" ujar zaka yg baru saja datang


"Mas bahagia,akhirnya setelah lama mas bisa ketemu sama zaujati mas lagi"


"Enak ya mas kalau punya istri" ucap zaka


"Kalau kamu juga mau enak, nikah juga dong"


"Pengen nikah tapi gk tau sama siapa"


"Itu aja bingung, santriwati spek Lisa black pink banyak noh"


"Gak ah, aku pengen nya istri tu yg ber ilmu agama ,yg rumahan,yg bisa masak itu aja udah cukup,gak perlu spek lisa black pink "ucap zaka yg duduk di kursi sebelah abizar


"Owhhh itu mah gampang, entar mas carikan"


"Kek nyari kue aja, gampang banget "


******


(Mushola)


Karna zira merasa bosan di kamar, ia memutuskan untuk berjalan jalan dan sesekali singgah di warung Mbah ijai


"Wahh! santriwati baru yaa..."ujar ijai ramah


"Udah tau pake nanya"


"Heee,duduk dulu"


"Jualan apa aja om"tanya zira yg duduk dikursi kayu


"Jangan panggil saya om panggil aja Mbah ijai"


"Mbah ijai!! jualan apa!!"


"Ribet amat sih"batin zira


"OWHHH! BANYAK!!


Mie instan ada


Mie ayam ada


Mie merah ada


Mie kuning ada


Mie ijo ada


Teh es ada


Teh anget ada


Teh hijau ada


Buah buahan juga ada


Kerupuk udang juga ada


Kerupuk ikan ada


"Kulit apaan?"tanya zira bingung


"Kulit MONYET!!"


"Enak dong"ujar zira


"Itu aja percaya!!emang kamu pernah makan kulit monyet!!"


"Pernahlah!! Tapi kulit nya doang, rasanya krispi krispi githu,bisa di bilang kek kulit babi"jawab zira


"Yang Bener!! Asal kamu tau ya!Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, Setiap binatang buas yang bertaring, maka memakannya adalah haram (HR. Muslim no. 1933)"


"Owhhhh gue baru tau,yaaaa gak papa lah"


"astaghfirullah, kamu harus taubat gk bole nge nyepelein dosa"


"Terserah gue lah!!"pekik zira menyilangkan ke dua tangan nya di dada


"Istighfar mba!!"


"Assalamualaikum"ucap Zaki yang baru saja datang


"Waalaikumsalam"jawab ijai seorang diri


"Kalau orang ngucap salam tu di jawab"nasehat ijai


"Waalaikumsalam!"


"Saya dengar tadi kalian, nge bahas tentang taubat emangnya knapa?"


"Saya hanya menyuruh mba zira untuk bertaubat ber iman kepada Allah, karena pernah makan monyet"ucap ijai


"Astaghfirullah,kamu pernah makan monyet?".


"Cuman kulit nya doang!!"ucap zira tanpa rasa dosa


"Tetep aja kamu harus taubat


emang kamu gak takut sama azab Allah"ucap zaki


"gue bakalan taubat , asalkan yang nge bimbingnya elo..hiii.."


"ModusssNIII modusss!!"ujar ijai dengan raut wajah yang julit.


"sorry, I'm not in mode,gue pengen di bimbing karna gue gak tau cara nya tobat,bukan Because mode"


"Pakai bahasa Indonesia aja mba,saya kurang paham bukan nya emba itu orang indo knp malah pake bahasa inggris"ucap ijai


"Terserah gue lahh!!"


"Berarti emba gak cinta tanah air dong"


"Kita itu sebagai rakyat Indonesia di wajibkan untuk cinta tanah air sebagai pembuktian kalau kita ini emang dari bangsa Indonesia, masa ada orang Indonesia, gak cinta sama tanah air sendiri"


"Buat apa gue cinta tanah ama air, itu namanya gak normal"


"Monyet di kartun dora yang gak punya akal aja mencintai dora yang seorang manusia, masa sih gue manusia yang punya akal mencintai tanah sama air "ujar zira


"Gak gitu juga konsep nyaa!!"gerutu ijai geram


"Sabar...."ucap zaki sambil tersenyum kepada ijai


"Mendingan kamu ikut saya aja"


"Kemana?" Tanya zira yang langsung berdiri


"Katanya mau taubat..."


"Hmmm...iya.."


*****


(Mushola)


Di dalam mushola mereka duduk berhadapan yang sebelumnya sudah ber wudu


"Zira kamu nyesel gak karna udah pernah makan monyet"


"Gue cuma makan kulit nya doang!!"


"Iyaaa...saya tau.....tapi kamu nyesel gak?" Tanya zaki dengan nada lembut nya


"Eumm.. gue nyesel, gue pengan taubat.."


"Nyesel nya itu jangan dari lisan aja tapi juga dari hati"


"Iya gue bener bener nyesel karna udah makan kulit monyet dan berjanji gak bakalan ngulanin nya lagi"


"Nah!..karna kamu udah menyesali kesalahan kamu pengen ber taubat insyaallah, ALLAH bakalan mempermudah setiap urusan kamu...Aminn"


"Amin..."


"Sering sering baca istighfar__"


"ASSALAMUALAIKUM!!!.,ENTE! Di cariin Kemana Mana rupa nya ber duwaan di sini"teriak utsman dari ambang pintu mushola menghampiri mereka yang membuat perkataan zaki ter putus


"Saya kan gak minta di cari"


"Kalau Ente Gak di Cari Cari!!,Gak ada yang bakalan bantu Ana Jaga Koprasi"


"Heehe.."(tawa kecil zaki)


"Gus kan sudah tau, kalau tidak boleh Berduwaan dengan seorang yang bukan mahram, karna orang yang ke tiga di antara mereka adalah setan"


"NAH!! BERARTI, ELo dong Setan Nya"jawab zira (yang membuat zaki tertawa)


"Astaghfirullah!!saya bukan Setan, kamu aja Sana jadi setan jenglot"


"Apaan tu setan jenglot"(tawa zira dan zaki)


"Udah Ah!,mendingan Kita ke koprasi Aja Gus!"


"Koprasi Jadi Pelarian"sindir zira


"Apaan kamuuuu"sahut utsman yang berdiri dengan di iringi zaki


Duhh... segala ngajak zaki pergi jadi nya ber duwaan nya cuma sebentar padahal masih pengen tanya-tanya supaya makin deket kali aja ending nya jadi suami batin zira


"Heheee saya tinggal ya..soal nya masih banyak pekerjaan, saya pamit ,jangan lupa banyak banyak istigfar"


Sebelum pergi zaki pun memberikan salam hormat nya


"Assalamualaikum....." (Dengan nada lembut dan senyum manis nya) yang membuat zira meleleh lalu pergi dari sana


"Waalaikumsalam" ,baru saja zaki dan utsman tak terlihat zira sudah menjerit jerit tak karuan seperti kerasukan


"HADUHHH!! MANISNYA!!Kenapa Ada Manusia Pribumi Semanis ZAKI!!AGHHH!!"


"Kerasukan ya mba?"tiba tiba salah seorang santri wati bertanya merusak suasana hati saja


"IYA!!EMANG NYA KENAPA!!"


"Ihhhh...judes banget sih"nyinyir santriwati itu yang langsung melanjutkan pekerjaan nya dengan menyapu mesjid.


*


*


*


*


*


*