Al-Fatih

Al-Fatih
masuk pesantren



Tok tok tok!!


Ketukan pintu dari seorang Nazira tuz zafira yang sering di sapa zira. Saat ini ia bersekolah di SMA lizer school yang cukup terkenal, di usianya 17 thn. Ia mempunyai wajah yang cantik dan dan tubuh yang seksi seperti amanda manopo


"Maa!paa!..bukain pintunya zira gak mau tidur di luar! "Tariak zira sambil menggedor gedor pintu.


"ma.! pah! Zira janji, zira gk bakalan keluyuran malam lagi!!,asalkan mama sama papa ngebukain pintu!" Teriak gadis itu, yang masih berusaha membujuk orang tuanya yang marah karna ia sering pulang larut malam .


Namun semua itu sia-sia orang tua nya tetap tidak membuka kan pintu itu


Zira pun semakin kesal di buat karna begitu banyak nyamuk yg menggigiti nya,


"AAhh!! Tolol Banget sih nyamuk!!! " Ujar nya sambil menggaruk garuk badan tak karuan


Karna tidak tahan ia pun menendang pintu yg tak berdosa lalu pergi menggunakan motor nya


******


Lalu ia pun berhenti di sebuah kontrakan kecil yang bisa di bilang di huni oleh teman nya,


"Tok tok tok "


Se orang gadis yang seumuran nya pun membuka kan pintu


" Yaaelah gue kirain siapa, malam malam ke seni"


"abis dari tongkrongan, Napa Lo kesini? Gk pulang" tanya orang itu ialah riya berambut gelombang berkulit sawo matang yang ber agama kristen


"Hehe Riy gue boleh nginep di tempat Lo gk, soal nya.. gue di Kunciin sama orangtua gue"


Riya hanya diam menatap zira dengan wajah julit nya


"Boleh ya"


"Boleh ya..."


"pleaseeeee"zira masih saja memohon karena tak mendapat kan jawaban dari riya


"Ya udah masuk aja " ujar riya lalu berjalan lebih dulu


"Yess" seruhan bahagia


Setelah masuk zira pun tercengang sambil memandangi sudut demi sudut ruangan itu .


" What's, apa gue bakalan tidur di tempat kaya beginian "


"Eh!! Zira jangan asal ngomong, gue ngizinin Lo nginep di sini gk gratis! "


riya tersulut emosi sudah numpang menghina lagi


Zira yang mendengar itu pun tercengan


"Heh..jd Lo gk iklas ni...."


"Iklas lah! Tapi Lo juga harus tau diri, Lo makan disini gk gratis, terus Lo juga mandi pake air kan, itu tu semua nya bayar zir!"


"Ihh! Perhitungan banget sih, kayak emak emak ngasih uang Jajan ke anak nya aja!"


"Lo mau, apa enggak!"ucap riya sambil menyilangkan ke dua tangan nya di dada


"Yaudah emangnya gue kudu bera bayar"


Merasa sadar bahwa ia adalah orang kaya bagi nya berapa pun itu ia akan mampu


"Murah aja, cuma 500rebu"


Zira yang mendengar itu seketika kaget karena itu tidak sebanding dengan tempat yang akan ia huni


"500 rebu!!, buat satu malem mahal bener dah!!, Itu mah bisa beli martabak sama gerobak nya"


"Lo.. kan orang kaya masa 500 ribu aja gk bisa"ejek riya


" ya..udah 500 rebu, ....dill " ujar zira yang menjabat tangan Riya


Tapi di pikir² bukan kah zira kaya mengapa ia tak menginap di hotel saja


********


Ke esokan pagi nya ia pulang ke rumah nya pukul 07:15,


Dan ia pun langsung menaiki anak tangga untuk menuju kamar nya yg berada di lantai tiga


"ZIRA!!! " Panggilan tegas dari seorang pria yaitu ayah nya sendiri ustadz Razak


Razak adalah seorang ustadz sukses yang terkenal akan da'wah nya di berbagai daerah, meskipun zira memiliki ayah seorang ustadz tetap saja hidup nya begitu bebas, hijab lepas pasang, karena Razak yang jarang berada di rumah karena terlalu sibuk berdawah ke daerah daerah, sedang kan ibu nya zira seorang mualaf yang ilmu nya masih kurang, meskipun demikian ibunya itu sangat menyayangi nya apalagi setelah ke hilangan ke 2 anak nya.


suara itu pun membuat zira menghentikan langkah nya sadar jika yang memanggil nya itu dengan nada marah


"Abis dari mana kamu!! Semaleman gk pulang!!"


"papa nanya!? Papa bertanya tanya ? zira se maleman gak pulang karna pintu di kunci, bukan nya yang ngunci pintu itu papa"


"durhaka kamu!, Pasti kamu kaya gini gara gara temen temen kamu!"


"Emang nya papa tau siapa aja temen zira"celetuk zira


"Papa tau!, kalau temen temen kamu itu semua cowo gk jelas anak motor yg suka bikin onar"


"Gk semua temen zira cowo!!"


"Kalau pun juga temen kamu itu cewe gk ada yg bener"ujar Razak


Perdebatan anak dan ayah itu pun langsung di hampiri oleh ibu nya zira yaitu Mili


"Astagfirullah mas knp teriak teriak?" Tanya Mili yang bingung


"Anak mu nih!! Kurang adab, kurang ahlak, harus nya zira ini di didik keras,papa merasa gagal menjadi seorang papa yang bertanggung jawab, papa yang baik, papa muak sama kelakuan kamu zira,papa kecewa sama kamu"imbuh razak


"sabar mas, zira kan masih anak anak"mili akan slalu membela putri kesayangannya itu


"Kamu itu terlalu memanjakan zira, yang ngebuat zira berbuat jadi seenak nya, jadi hari ini papa putuskan bakalan me masukkan zira ke pesantren, hal ini udah papa pikiran ber ulang ulang kali, harus nya udah dari dulu tapi karna papa kasian sama kamu, karna kamu masih kecil, semuanya di tunda, sampai kelakuan kamu jadi nya kayak gini, kehidupan kamu ini terlalu bebas !" Pertegas Razak


Zira yang mendengar itu pastinya kesal dan kaget ia tak menyangka jika ayah nya yang slama ini kurang mempedulikan kehidupan nya tiba tiba seenak nya memasukkan nya ke pesantren ia hanya bisa mengepal kan tangan nya begitu geram


" Zira gak mau masuk pesantren!!!"teriak zira yang langsung lari menuju kamar nya


Ibu nya pun ingin mengejar nya tetapi di henti kan oleh Razak


"biarin zira buat menerima semua nya, karna kamu slalu nge manjain zira jadinya kayak gini" ucapRazak


"Kamu nyalahin aku"


"Aku gak nyalahin kamu"


"Kalu aku nge manjain zira itu maklum aja, aku udah dua kali ngerasain kehilangan anak, dua dua nya hilang gak tau kemana aku gak mau hal itu juga terjadi ke zira, aku takut kalau zira juga sama kek zara dan rizki hilang tiba tiba sampe sekarang gak di temukan"ucap mili yang tadapat membendung air matanya lagi ketika mengingat ke dua sosok anak nya hilang.


...*****...


zara nur zafira adalah kembaran nya zira yang diculik ketika berusia 6 bulan, namun hingga saat ini tidak di temukan,


dan m.rizki arkaz zyalie adalah kaka nya zira yang saat itu berusia 7 tahun pun ikut di culik barsamaan dengan zara.


Yang saat itu rizki sedang menggendong zara di pekarangan rumah, tanpa rizki sadari beberapa orang pria ber tubuh besar turun dari sebuah mobil dan mendekati nya beberapa dari mereka pun menodongkan senjata,dan memaksa untuk Rizki masuk ke dalam mobil,


Tak berkutik dengan tenang Rizki berjalan pelan agar adik nya dalam dekapan nya tidak terbangun hingga ia masuk kedalam mobil, ingin minta tolong berteriak tidak mungkin ia lakukan bisa mati di tempat,


razak yang saat itu bekerja,dan mili yang sibuk memasak di dapur tak menyadari jika ke dua anak nya telah di bawa,


hingga hampir setengah hari mili tak melihat ke dua anak nya, akhir nya mili menjadi sangat khawatir,


karna ia tidak meliat mereka sejak pagi.


awal nya mili hanya berfikir mungkin saja Rizki sedang ber jalan jalan dengan zara karna hampir setiap pagi rizki membawa adik adik nya secara bergantian, namun kali ini mereka tak kembali


...*****...


Jam menun juk kan pukul 03:20 siang ,keluarga Razak sudah sampai di sebuah pesantren,di Jawa pimpinan sahabat nya yaitu Abuya Arsyad,


(Mereka pun langsung masuk ke dalam rumah milik abuya Arsyad)


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam.." sambut seorang wanita yang langsung membuka kan pintu rumah yaitu ummi hidah


"Wah kalian udah Dateng mari masuk" titah ummi hidah


******


(Ruang tamu)


" zaka, zaki, yumna, ayo ndeleng sapa sing teka"panggil ummi hidah


Mereka pun langsung memenuhi panggilan dari ummi ter cinta mereka


"Iyo ummi"


Seketika mereka Bertiga langsung tersenyum ketika melihat keluarga Razak, dan langsung menyalami nya


"Eh! mas zaka, Zaki, bukan nya itu mba zira istri mas Abi " ujar Yumna membisiki Kaka kembar nya itu


"ya ayu tenan, nanging isin aku seneng umbar wuda"balasZaki


"Ih gk boleh gitu"ujar Yumna yg langsung memukul bahu Zaki.


\⁠(⁠^⁠o⁠^⁠)⁠/


\⁠(⁠^⁠o⁠^⁠)⁠/


\⁠(⁠^⁠o⁠^⁠)⁠/