AKUMA NO YA

AKUMA NO YA
CHAPTERS 2 - SEASON 1 "SIAPAKAH KAZUKI SEBENARNYA?"



AKUMA NO YA


GENRE : PETUALANGAN - ACTION - MISTERY


Selamat Membaca Wahai Readers...Jangan Lupa Follow Yah,Dan Dukung Terus.....


HAPPY READ MINNA


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Kazuki diam saja disaat semua orang berisik, hingga mereka diminta untuk memilih senjata.


Ras


Kinsetsu buki [senjata jarak dekat]


chokyori buki [senjata jarak jauh ]


purotekuta [pelindung]


kinsetsu buki


-sodohoruda [pedang]


-naifuhoruda [pisau]


-katanahoruda [katana]


-mosukei no katanahoruda [katana kayu]


chokyori buki


-meiji [sihir]


-ite [pemanah]


-pisutoruhoruda [pistol]


-ninjasuruhoruda [alat ninja]


ada banyak alat ninja tapi yang terpilih:


shuriken


fuma


kunai


purotekuta


-hanmahoruda [palu]


-onohoruda [kapak]


-yarihoruda [tombak]


"Hy Kazuki kun, senjata mana yang kau pilih?"


Tanya Saraya sembari melirik ke arah kazuki.


"Senjata, sekarang aku sudah punya senjata jarak dekat, aku akan memilih senjata jarak jauh, tapi apa yah?"


Gumam Kazuki dalam hati.


"Hy Kazuki kun,apa kau pura pura tuli, apa kau sengaja tidak mau dengar? dasar cool boy!"


ucap saraya dengan suara ngambek.


"Aaa,aku? Aku akan memilih senjata jarak jauh, panah saja!"


"Selanjutnya siswa No.358,yang bernama Kazuki himikari, sekarang kamu maju kedepan dan pilih senjata yang sudah ditentukan!, selanjutnya..."


Ucap seorang sensei yang memakai mic untuk memperbesar suara.


"Sampai ketemu lagi!"


ucap Saraya mencoba menyemangati.


Kazuki maju kedepan dan memilih senjata yang sudah ia tentukan sejak tadi, busur panah.


Setelah memilih Kazuki menunggu giliran saraya tiba sembari duduk di kursi taman tadi.


••• Beberapa menit kemudian •••


Selanjutnya siswa No.518, yang bernama Saraya nikkoda, sekarang pilih senjata yang sudah kamu tentukan, selanjutnya siswa no.519, yang bernama ya..."


Saat namanya dipanggil, Saraya langsung pergi ke depan dan mengambil Katanahoruda.


Saraya langsung menemui Kazuki dan memamerkan senjata yang akan dia pakai.


"Hy kazuki kun, apakah katana ini terlihat cocok denganku?"


Tanya Saraya sembari melihat lihat Katana baru yang ia punya.


"I,iya mungkin sangat cocok untukmu"


jawab Kazuki dengan kata kata dingin dan tidak ikhlas.


"Aku telah menyiapkan 2 pembungkus katana di punggungku!, pembungkus ini terbuat dari kayu yang dicampur 25% baja hitam, jadi warnanya agak kehitaman"


Ucap Saraya sembari memasukkan katan ke pembungkus katana.


Setelah semua Siswa memilih senjata, mereka diminta untuk memperlihatkan Skill dan bakat bertarungnya di Lapangan, Arena akan dimulai setiap 10 orang 1 turn,


dimulai dari kinsetsu buki.


-------,------,------,------,-----,-----,------,-----,saraya nikkoda,-------.


Salah satu sensei mengumumkan peserta berikutnya.


"Semoga sukses yah."


ucap kazuki sembari menyemangati.


"Terima kasih."


balas Saraya sembari tersenyum lebar.


"Bersiaplah mulai dari yang pertama


siap, Sedia, mulai!"


ucap salah satu Sensei hingga giliran Saraya tiba.


Selama menunggu gilirannya, hati Saraya sempat goyah, tapi ia tetap menegakkan hatinya dan bersiap saat gilirannya.


"Bersiaaap!, sediaaaa!, mulai!.


Ucap Sensei tanda memberi aba aba.


"Tarik nafas, mulai!"


Ucap Saraya sembari mengangkat kedua katananya dan langsung menebas target. Kejadian tak terduga terjadi, Saraya mengaktifkan Skill terkuat, tebasan cahaya tak terlihat berkali kali!, Skill Ini Termasuk Skill SS.


Semua siswa Akademi Tritan terpukau dengan Saraya, dan Saraya mendapatkan banyak tepukan dan sorakan dari semua Siswa Akademi Tritan.


Setelah giliran Saraya selesai, akhirnya Saraya datang menemui Kazuki.


 


Ucap Saraya sembari menghela nafas lega.


"Bagaimana hebat bukan yang tadi? oh iya bukankah kau memilih panah!? tapi kenapa di pundakmu terdapat pedang?"


tanya Saraya kepada Kazuki.


"Yang tadi biasa saja!, owh, pedang ini? ini Pedang yang ku temukan pertama kali!". Gunanya untuk jika lawan terlalu dekat denganku!.


Jawab Kazuki dengan suara kecil.


"Kau ini!, dingin banget sih!"


jawab Saraya dengan suara ngambek.


"Bisa kulihat pedang itu!?"


Tanya Saraya dengan penuh penasaran.


"Tidak!!, tidak bisa!"


Jawab Kazuki dengan suara agak tegas.


"Baiklah kalo gk mau, oh iya, aku ingin tau di mana Rumahmu?"


Jawab Saraya dengan agak penasaran sembari duduk di kursi taman di dekat lapangan arena.


"Rumahku adalah gubuk di dekat perbatasan Sirigaya!"


jawab Kazuki dengan suara yang amat dingin sembari duduk di dekat Saraya.


"Bagaimana dengan Ibu dan Ayahmu!?.."


Tanya Saraya sembari menoleh ke arah ke arah pohon di dekat kursi taman.


"Aku tidak tau tentang ibu dan ayahku -/


Kyaaaaaaaaa, kau dekat sekali!, dasar hentaiiiii!!!."


Suara Saraya yang memutuskan pembicaraan Kazuki.


"Maaf, maaf gk sengaja! hehehe.."


jawab Kazuki dengan suara kecil sembari tertawa kecil dan berdiri dari kursi.


"Tunggu, kau bilang kau tidak tau tentang keluargamu?"


Tanya Saraya sembari menoleh ke arah kazuki.


"Maaf, aku terlalu banyak bercerita." Seharusnya aku tidak membagikan masalah pribadi."


Jawab Kazuki sembari menundukkan kepalanya.


"Seharusnya aku yang minta maaf karena aku yang terlalu banyak nanya!, hehehe"


"-----,-----,-----, -----,kazuki himikari,-----, -----,


-----, -----, ----".


Ucap Sensei mengumumkan peserta selanjutnya.


"Sekarang giliranku!"


ucap Kazuki dengan siaga.


"Semoga sukses!"


Ucap Saraya sembari menyemangati dan melihat Kazuki bertanding.


"Bersiap, sedia, mulai!"


Itulah yang dilakukan sensei hingga giliran Kazuki.


Berbeda dari siswa yang lain, Kazuki terlihat dingin saat menunggu gilirannya tiba.


"bersiap, sedia, mulai!"


Ucap Sensei untuk memberi aba aba.


Kazuki mengambil anak panahnya dan mencoba melesatkan ke tengah-tengah


lesatan tepat di tengah tengah.


Setelah anak panah terkena sasaran, Booommmmmm, suara ledakan di panah Kazuki, semua orang terkejut atas ledakan besar yang di buat Kazuki.


"Siapa orang itu?"


Salah satu peserta berjubah hitam berkata sambil melihat skillnya menggunakan permata.


"Tidak mungkin, apa benar dia orangnya?"


Orang berjubah hitam tersebut terkejut karena Skill Kazuki sama persis dengan Skill tuan muda!.


Ternyata salah satu peserta yang memakai jubah dan kain yang menutupi matanya berwarna hitam tersebut adalah Akuma yang diperintah oleh Raja iblis mencari tuan muda.


Akuma tersebut menduga bahwa Kazuki adalah anak dari raja iblis, oleh karena itu akuma tersebut melancarkan rencananya dari raja iblis yaitu mencari tuan muda, Akuma tersebut mencoba masuk ke Akademi Tritan.


Setelah giliran Kazuki selesai, Kazuki datang menemui saraya.


"Wah, yang tadi sangat hebat, hebat banget!."


Ucap Saraya dengan tersenyum terpukau.


"Yang tadi biasa saja kok!"


Kazuki dan Saraya nikkoda melihat pertandingan ini dengan seru.


Mulai dari seorang Yosei yang menancapkan pedang kayunya dan tumbuh akar berduri di bawah target dan mencoba menusuk target.


semua orang terpukau dengan Yosei ini


Dan ada pula seseorang setengah Ikan dengan telinga Ikan yang ditutupi headphone agar tidak ketauan jati dirinya, ia menembak target dengan peluru air!, bukan air biasa, melainkan air yang telah dicampur partikel partikel ledakan sehingga dapat meledak bila tersentuh.


Semua orang terpukau dengan wanita satu ini, ada yang memberikan tepuk tangan dan ada yang memberikan sorakan.


Ada juga wanita berkacamata dengan ciri khas kutu buku, saat ia melepas kacamatanya lalu ia melempar bukunya dan melakukan teknik pedang yaitu 4 buku silang, dengan cepat kilat ia tiba tiba berada di samping kanan target, dan menghilang langsung ke belakang target, dan menghilang lagi ke samping kiri target, sampai ke awal posisinya tersebut.


Saat ia melakukan gerakan tersebut, cahaya rotasi berwarna ungu datang seperti mengikuti gerakan wanita tersebut.


tiba tiba target menjadi cerai berai tak tersisa.


Semua orang terpukau dengan aksi-aksi mereka dan memberikan tepuk tangan juga sorakan.


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Tahap Seleksi Berlangsung Hingga Sore!Apakah Kazuki Lolos Tahap Seleksi?Dan Apakah Kazuki Memang Benar Anak Dari Raja Iblis?


Lanjut Chapters 3?


Jangan Lupa Untuk Follow Dan Komen Yah.


Arigatou Gozaimasu.


Ahmad Fauzi.


Ikan Paus Mau Lewat