
AKUMA NO YA
GENRE : ACTION - ADVANTURE - MISTERY
Selamat membaca wahai readers, jangan lupa pencet tombol likenya yah,dan dukung terus.
Cerita ini asli 100% pemikiran ikan paus,eh maksudnya ahmad fauzi, jadi kalian jangan pikir kalo ini adalah plagiat, kalian yang baca tolong baca aja, jangan sampai kalian terinspirasi
HAPPY READING MINNA
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
24 September 2013
Pukul 11:13
Cafe OceanPearl
Cafe yang menenangkan dengan hiasan biru dan cafe dengan ciri khas lautan, disini kazuki dan haruka duduk di kursi dan meja dengan hiasan ikan kecil kecil di aquarium.
"Permisi mbak, tuan? mau pesan apa!? oh iya, ini menunya!"
Tanya pelayan cafe sambil memberikan menu makanan yang telah disediakan
"Nah kazuki kun, kau mau pesan apa!?"
Tanya haruka dengan duduk santai di kursi kafe.
"Aku? coba kulihat, ikan panggang, cumi saos dan minumannya ice sea pearl!"
Jawab kazuki dengan melihat menu makanannya.
"Kalau mbak?"
"Pesananku sama dengan Kazuki"
Jawab Haruka sambil memandang jendela.
"Kalau begitu saya permisi dulu, sebentar lagi pesanan mbak dan tuan akan segera disediakan, mohon untuk menunggu"
Pelayan tersebut pergi ke dapur.
"Nah kazuki kun, sepertinya aku pernah melihat pelayan kafe ifu? tapi dimanayah?"
"mungkin kau kesini dua kali!?"
"Tidak, aku tidak pernah kesini!"
"Jangan terlalu dipikirkan, nanti kau bisa stres!!"
"kau perhatian banget!"
••• setelah beberapa menit menunggu •••
"Ini mbak, tuan makanannya...saya akan permisi dulu, silahkan tinggalkan uangnya di meja."
Pelayan itu pun pergi melayani pelanggan lain, Kazuki dan Haruka melahap makanannya.
"Hey Haruka chan!? apa sampai situ saja insiden kedua kakakmu?"
"Tidak sampai disitu, kerajaan laut hitam terus melakukan penyerangan terhadap kami sampai saat ini! tapi kami tidak hanya diam.
Perang terus berlanjut ....
" Cepat serang mereka, jangan biarkan mereka hidup walau hanya satu saja, jangan beri ampun kepada orang yang telah membunuh tuan putri."
Ucap ratu laut samudra lalu mengambil tongkat emas yang mirip seperti garpu dan menancapkamnya ke tanah. Petir bergemuruh hingga dapat masuk ke dasar lautan. Para prajurit laut hitam hampir kalah telak. Tapi raja laut hitam yang baru atau anak dari raja hitam yang lama tidak menerima penyerangan mereka. Ia meminta tolong pada ras Akuma untuk membantu penyerangan, sedangkan ibuku meminta tolong pada ras Yosei untuk membuat bendungan tanaman hijau sekitar 10 km untuk menghentikan perlawanan mereka, karna kami tau bahwa akuma adalah ras terkuat dari seluruh ras, bahkan ras dewa pun tidak bisa mengalahkannya hanya dengan cahaya biasa.
Sekarang bendungan telah hancur 3 km,
ibuku menyuruhku untuk meninggalkan kerajaan laut samudra dan pergi ke darat, karna ini adalah yang terbaik untukku"
"Jadi begitu, yah aku sudah kenyang bagaimana kalau kita kepasar!"
"Baiklah"
Haruka meninggalkan uang di atas meja dan pergi kepasar bersama Kazuki. Ternyata pembicaraan mereka terdengar oleh pelayan cafe itu, saat haruka pergi keluar kafe tiba tiba pelayan itu pergi menemui Haruka.
"Ha..Haruka chan? apa benar kau adikku!?"
"Siapa kau!?"
"Apa kau tidak ingat? aku adalah kakakmu!?"
"Rambut, mata ,telinga yang tertutupi kain, ini bohongkan, kenapa kakak ada disini!?"
Haruka menangis karena terkejut campur rindu, ia tidak tau harus berkata apa karena didepannya adalah kakaknya.
"Aku dikutuk oleh seseorang, jika aku melewati sirigaya dan pergi ke laut samudra, maka aku akan mati dalam tiga detik!.
Sekarang seseorang itu sedang mencariku!"
jawab kakaknya Haruka.
"Bagaimana pun caranya, kita harus mematahkan kutukan itu!
Jawab Kazuki dengan suara dingin
"Tapi? bagaimana caranya?"
Jawab Haruka sambil menghapus air matanya.
"Untuk sekarang tolong tinggalkan aku disini, karena mereka mencari lewat sihir pantau! sedangkan kafe ini sudah ku sihir."
"Baiklah, aku akan pergi kepasar, kau mau ikut?"
Tanya Kazuki sambil menghadap ke belakang.
"Baiklah, dadah kak jaga dirimu baik baik, kami janji akan mematahkan kutukan itu"
Haruka dan Kazuki pergi kepasar.
••• selama diperjalanan •••
"Nah, Haruka chan!?"
"Apa..!?"
jawab Haruka dengan nada dingin
"Apa kau tau dimana orang yang membuat kutukan itu!? apa kau bisa mematahkannya!?"
"a... aku tidak tau! kenapa kau bertanya seperti itu!?"
"Aeharusnya kau tidak berjanji kepada kakakmu, karena bisa saja kau gagal!"
"Aku tidak akan gagal, aku pasti bisa menyelamatkan kakakku!"
"Baiklah, ku doakan semoga kau bisa! apa kau memerlukan bantuanku nanti!?"
"Iya dong, aku tidak akan bisa tanpamu! mungkin kalau aku tidak mengikutimu, aku tidak akan bertemu kakakku lagi, kukira dia sudah meninggal"
••• akhirnya mereka sampai ke pasar •••
"Promosi!!! diskon 70& off harga, dibeli Egg Gacha! harga menjadi 30.000 $
Ucap seorang penjual Egg Gacha
Serontak kazuki langsung menemui penjual itu dan membeli 1 telur.
"Baiklah aku akan menolongmu asal kau membayar 30.000 $"
"Kau hanya membuang buang uangku!"
"Ya udah kalo gk mau, silahkan berjuang sendiri!"
"Iya iya iya, bang, tolong beli egg gacha nya yah!.."
"Mau berapa dek?"
"Dua bang"
"Semoga beruntung mendapat naga dek!"
Setelah 2 jam mengelilingi pasar akhirnya mereka membeli apel dan pulang"
••• diperjalanan pulang •••
"Pokoknya kita harus menangkap manusia ikan itu, kalo airmatanya dijual bisa kaya raya kita!"
"Tapi dimanayah, tidak mungkin dia bisa keluar dari sirigaya!"
"Dia mungkin bersebunyi di suatu tempat!"
Ucap penjahat penjahat itu, secara tidak sengaja Kazuki dan Haruka mendengar perbincangan mereka, Haruka mencoba menembak mereka tapi dihentikan Kazuki.
"Kenapa kau mencoba menghentikanku, merekalah orang yang sudah memburu kakakku!"
Ucap Haruka dengan nada kesal campur marah.
"Diam! kita belum mendapatkan informasi yang cukup! biarkan mereka pergi!"
Jawab Kazuki dengan suara dingin mencoba menenangkan Haruka
"Sepertinya kita harus kembali ke markas dekat hutan akuma!"
Mereka langsung pergi tanpa mengetahui bahwa mereka sedang di amati.
"Sekarang mereka pergi, ayo kita kembali ke Akademi dan menyusun strategi!"
"Baiklah, kalau kau berkata begitu!"
••• selama perjalanan pulang •••
pukul 18:37
"apa yang harus kita lakukan!?"
Kazuki memberitahu rencana dengan matang matang.
••• akademi tritan •••
pukul 19:01
"Kazuki kun, rencanamu hebat sekali! tapi apakah ini akan berhasil!?"
"Aku akan usahakan semampuku!"
"Kalau begitu aku akan kembali kekamarku sampai jumpa!"
"Tunggu! telurmu kenapa berubah warna menjadi biru!?"
"Kau berubah menjadi hitam!?"
"Entahlah! sekarang aku akan kembali ke kamarku dan makan malam"
Kazuki berjalan menuju kemarnya
"cekkrek" suara pintu yang dibuka Kazuki.
Saat dilihat terdapat Izuna yang sedang makan malam.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Thanks buat readers yang udah baca novel ini.
Apa yang terjadi dengan telur mereka?
Siapa sebenarnya yang membuat kutukan itu?
Mau lanjut chapters 11?
Jangan lupa like, komen, dan share yah agar authorsnya semangat.
Ahmad fauzi
Ikan paus mau lewat