A Novel Author Reincarnated In His Own Fictional Novel.

A Novel Author Reincarnated In His Own Fictional Novel.
Premeditated murder, and reincarnation in my created world. - (Part two)



Baiklah sekarang waktunya saya untuk mengubur mayat ini, nakai-chan maafkan saya ya, karena saya kau ketakutan, karena saya kau sepertinya membatalkan pelarianmu dari kejaran pembunuh, dan karena saya juga kau jadi terbunuh tidak lazim.


Setelah mengubur mayat nakai-chan, beberapa saat kemudian takashi melihat seseorang laki-laki yang dikejar oleh perempuan, dengan sebuah katana berapi putih milik perempuan tersebut.


"Oioi, apa-apaan perempuan gila itu." - Ujar takashi.


Takashi yang melihat seseorang laki-laki dikejar seperti ketakutan, kemudian takashi berusaha untuk menyelamatkannya.


Aku memang memiliki beberapa kemampuan dan ketrampilan yang keren, tetapi sepertinya sangat mustahil untuk melawan perempuan itu.


Dia membawa katana yang aneh, ya.. sepertinya benar-benar terlihat perbandingan kekuatan kami, sangat jauh.


Apa yang harus aku lakukan sekarang, selamatkan laki-laki itu, atau aku biarkan saja dia.


Sementara takashi sedang terus menatap, ke arah perempuan yang membawa katana aneh.


Tiba-tiba dia menemukan nama perempuan tersebut, diatas kepala perempuan itu.


"Hmm.. itu spanduk yang di atas kepalanya tertuliskan Alesya, apa itu namanya." - kata takashi, dengan kepercayaan dirinya pun, takashi memanggil perempuan tersebut dengan namanya.


"Oiii.. Alesya hentikan itu, kemarilah saya ingin berbicara kepadamu." - Teriak takashi, beberapa saat setelah takashi memanggil dengan namanya tersebut.


Alesya kemudian menengok ke arahnya, dengan tatapan tajam miliknya.



"Siapa kau, berani-beraninya memanggil dan memerintahku seperti budakmu saja." - Ujar Alesya kepada takashi.


Takashi yang melihatnya berkata seperti itu, dengan tatapannya mengarah ke dia.


"Dia mengerikan sekali, apa dia akan membunuhku." - Ucap takashi.


Lalu alesya menusukkan pedangnya ke perut, kemudian pedang tersebut, mulai masuk perlahan-lahan menyatu dengan tubuhnya.


Huaah.. apa aku tidak salah lihat, pedang yang tadi masuk ke tubuhnya begitu saja, perempuan ini sangat berbahaya bagiku.


Sebenarnya siapa perempuan ini, kenapa dia … apa-apaan ini.



Kepalaku tiba-tiba pusing, dan aku merasa penglihatanku mulai pudar.


"Tunggu dulu, aku harus kuat, aku tidak boleh pingsan disini." - Takashi yang berkata seperti itu.


Lalu takashi pingsan dihadapan alesya dan seorang laki-laki, yang tidak pernah ia temui sebelumnya.


Aah.. dimana aku ini, apa aku telah terbunuh oleh perempuan yang tadi itu, iya-iya tidak mungkin aku mati secepat itu.


Jadi aku ini ada dimana, ini gelap seperti waktu itu, tapi ini rasanya lebih mencekam dari sebelumnya.


Tiba-tiba ada suara yang mengarah ke takashi, dan suara itu berkata.


"Halo.. perkenalkan nama saya adalah Plot twist, dan saya adalah asisten anda tuan Takashi Akihiro yang terhormat." - Suara itu berkata, bahwa dia adalah asisten takashi.


Tetapi takashi yang sekarang, tidak tahu apa-apa soal jati dirinya yang sebenarnya, sebelum dia reinkarnasi di dunianya.


"Oh yeah.. tunggu dulu apa katamu tadi, kau ini mengaku sebagai asistenku, wow lucu sekali." - Ujar takashi kepada Plot twist sambil menertawainya.


"Maaf-maaf, aku tertawa terus-menerus setelah mendengar perkataanmu tadi, jadi kau ini siapa sebenarnya." - Tanya takashi.


"Iya tuanku, aku ini hanyalah asistenmu." - Jawab Plot twist dengan percaya diri.


"Ah.. aku tidak percaya kepadamu, telingaku tidak dengar apa yang barusan kau katakan, dan satu hal lagi, aku tidak mengerti kau ini datang dari mana." - Ujar takashi kepada Plot twist.


Lalu takashi pun mengeluarkan berbagai macam-macam hinaan, kepada Plot twist dengan hatinya yang senang.



"Tuanku tersayang, percayalah padaku." - Ucap Plot twist.


"Bodo amat, aku tidak peduli, dengan apapun yang kau katakan kepadaku." - Jawab takashi sambil menolehkan hadapannya ke belakang.


Beberapa saat setelah banyaknya pernyataan baik dari asisten takashi, secara tiba-tiba Plot twist sang asisten berubah menjadi abnormal.


"Maafkan aku tuan, aku tidak bisa menerima semua perilakumu itu, jadi aku akan menghancurkan dunia ini." - Kata Plot twist dengan emosinya.


"Hahaha.. lucu sekali ya perkataanmu itu, jadi tinggal kau hancurkan saja dunia ini." - Jawab takashi.


"Sebelum aku bertindak menghancurkan dunia ini, aku akan memberikanmu ingatan yang harus kau miliki, sebelum datang ke dunia ini tuanku." - Ujar Plot twist kepada takashi yang tidak tahu apa-apa.


Kemudian Plot twist memunculkan layar bercahaya dihadapan takashi, dan layar itu mengeluarkan semua isi ingatan yang tidak dimiliki takashi.


Dari mulai dia mengetik novelnya, dan menggambar berbagai macam karakter unik di dalamnya, juga perjuangannya yang membuat novel miliknya mulai terkenal.


"Aa-apa tidak mungkin … apa-apaan semua ini, aku sang pencipta di dunia ini." - Takashi yang berkata seperti itu, sambil dikejutkan dengan semua ingatan baru, yang kembali kepadanya.


Layar bercahaya pun mulai hilang, lalu takashi berkata. "Kau ini sepertinya.. benar-benar memang asistenku, maafkan aku ya Plot twist, yeah.. kau ini sangat mengejutkanku." - Ucap takashi, dengan beberapa air matanya yang mulai keluar.


"Tetapi aku tidak bisa memaafkanmu lagi tuan, atas semua perlakuanmu kepadaku tadi." - Jawab Plot twist dengan emosi marahnya.


"Eh.. gawat nih, aku harus bagaimana menanggapinya." - Ucap takashi dengan rasa bersalahnya.


"Tetapi sebelum aku mengamuk padamu tuan, aku akan memberikanmu yaitu 32% dari seluruh kekuatanku, dan juga kita akan bertemu lagi suatu saat nanti." - Ujar Plot twist.


"Dan satu hal lagi yang harus kau ketahui tuanku, saat nanti kita bertemu lagi, aku bukan asistenmu lagi, melainkan musuhmu, ingat itu baik-baik dasar bodoh." - Dan itu adalah ucapan terakhir, dari Plot twist untuk tuannya.


Kemudian takashi mendapatkan kekuatan sejatinya, dan juga perubahan bentuk tubuh yang baru.



•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Status : Menyamarkan 100% mirip dengan aslinya


Nama: Takashi Akihiro


Spesies: Has no real existence 


Judul: Teller(adalah nama untuk di dunianya)


Magic: Full.


Mana: magic mana is unlimited.


Keterampilan: Keterampilan Ultimate 『Manipulating everything in the world, Manipulating space and time of unparalleled levels, Manipulating one's entire power, Manipulating all the things that are beyond reason, Plot manipulation, Removing the world system, or changing the world system, Unlimited physical strength, Eternal beyond eternity, Anti Skill, Cause and effect manipulation, Supercluster Manipulation, Void Manipulation, Manipulation of balance and imbalance, Galaxy manipulation, Multiverse manipulation, Manipulate something that manipulates, Manipulates the rulers of the world, who think he is the strongest.』 


Keahlian Unik 『Text manipulation, Tachyon Burst manipulation, Conceptual Manipulation, Condition manipulation, Body manipulation, Material manipulation, Manipulation of madness, Parallel Existence, Event manipulation, High level curse manipulation, Manipulating the fortune and misfortune of living beings, The terrifying aura of the leader of the rulers of the world.』 


Keterampilan inherent Has no real existence 『Pembubaran, Penyerapan, Regenerasi Diri tiruan, Pertahanan Mental, True damage attack skill, High-level dimensional manipulation, Loss of feeling, Speed up the mind 1 Trillion times, Remove all enemy defenses, Skill Using magic without incantation.』


Resistensi: 『Untuk tubuh buatan, dari objek yang ditiru oleh takashi.』


Ketahanan Fluktuasi Panas Dan Dingin EX


Resistensi Serangan Fisik 


Kekebalan Nyeri 


Hambatan listrik 


Resistensi Kelumpuhan


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Kali ini aku merasakan kekuatanku melipat ganda dari segala arah, aku benar-benar menjadi sangat kuat, dengan jangka waktu yang terbilang sangat cepat.


"Uuhh.. aura kekuatan apa ini, anak itu … yang pingsan tadi, menjadi terlihat sangat berbahaya, jadi aku harus membunuhnya." - Kata hati alesya kepada Teller.


"Tidak tunggu dulu, anak itu.. ada yang berbeda darinya, dia berganti pakaian, apa-apaan ini semua, dia sepertinya yang mempunyai kekuatan no 5, yaitu memiliki kendali ruang dan waktu." - Isi pikiran alesya saat menatap Teller.


Kemudian secara tiba-tiba alesya menyerang Teller, dengan melancarkan tebasan api putih, dan kecepatan serangan yang ia miliki, tetapi semua itu tidak akan mempan dan tidak berguna bagi Teller.


"Aah.. menggelikan sekali semua serangan tebasan itu, membuatku geli tahu." - Ucap Teller kepada alesya.


Ti-tidak mungkin, dia bahkan 'tidak terbakar sama sekali oleh api'ku, dari semua serangan tadi itu, apa dia ini menyembunyikan suatu trick kepadaku, atau dia ini memang benar-benar abadi. - semua ini adalah, isi kekacauan pikiran alesya kepada Teller.


"Sepertinya aku harus kabur dari sini secepatnya, atau tidak aku bisa terkena resiko buruk, yaitu mati terbunuh oleh mereka bedua." - Isi pikiran number one saat ini, setelah dikejar oleh alesya, dan sekarang melihat hal gila baru di hadapannya.



•i am number one•


"Mungkin ini adalah kesempatan yang tepat, untuk kabur dari kekacauan ini, saatnya aku pergi dari sini."


Kemudian number one pun pergi menggunakan kekuatan pikirannya, dengan sangat cepat tanpa diketahui oleh alesya dan teller.


"Oii.. perempuan gila, apa kau masih ingin melawanku, yeah.. jika kau masih belum puas, kau tinggal menyerangku sepuasmu saja ya." - Ujar teller kepada alesya, dengan kepercayaan kekuatan yang ia miliki.


Dia yang benar-benar gila, baru kali ini aku mendengarkan perkataan orang gila, yang mengatakan orang lain gila. - kata hati alesya kepada teller.


"Hahh.. kau menanyakan namaku, hmm.. gimana ya, aku yang sekarang ini memiliki dua nama secara bersamaan, dan aku sangat kebingungan untuk memilih nama mana yang akan aku pakai." - Jawab teller, dengan sangat jujur kepada alesya yang tidak tahu apa-apa.


"Jadi siapa namamu itu sebenarnya, dan juga sebutkan saja nama yang mau kau pakai, atau sebutkan saja kedua namamu itu sekarang juga." - Ucap Alesya.


"Heee.. kau terlalu terburu-buru, ada apa sebenarnya denganmu itu." - Jawab teller.


"Asal kau tau ya, aku kenal dekat dengan badan yang kau gunakan itu, jadi aku sudah pastikan bahwa kau itu sepertinya adalah, The demon king ancestor with his true sin, tidak salah lagi itu adalah salah satu ras terkuat di dunia ini." - Ujar Alesya.


"Apa tadi yang kau bilang, kau mengenal dekat dengan tubuh yang aku pakai ini." - Ucap teller.


Teller yang mulai penasaran dengan semua informasi tubuhnya itu, kemudian ia berkata kepada alesya.


"Aku menyerah, aku benar-benar menyerah untuk bertarung denganmu, dan aku memohon kepadamu untuk memberitahukanku, semua yang kau ketahui tentang tubuh ini." - Tanya teller kepada alesya, dengan posisi kepalanya menunduk ke tanah.


"Jadi kau ingin aku memberikan semua informasi begitu saja, bodoh sekali kau ini, aku tidak akan memberikannya semudah membalikan otak kecilmu itu, beritahu kepadaku dulu siapa kau sebenarnya." - Kata Alesya, sambil menodongkan pedangnya ke arah teller.


"Kau tenang dulu ya, baiklah-baik, aku akan memberitahukan semua informasi tentang diriku ini, tetapi aku hanya akan memberitahukannya kepadamu ya alesya." - Teller yang berkata seperti itu kepada alesya, kemudian dia menggunakan salah satu 'keterampilan inherent, yang bernama {Speed up the mind 1 Trillion times} dengan menepuk kedua tangannya'.



UuhH.. apa ini … kenapa tiba-tiba semua kepalaku merasa pusing sekali, apa-apaan yang dia lakukan itu, apa dia akan membunuhku.


Dan kemudian, perlahan-lahan alesya mulai pingsan.


Aku ini ada dimana, ini semua terlihat sangat gelap, apa aku sudah mati olehnya, aaaaaaaa...[Teriak alesya dengan rasa kesakitannya, sambil memegangi kepala dengan kedua tangannya.]


Lalu alesya mendapatkan semua ingatan penting, yang harus ia ketahui tentang teller, dan otaknya bekerja dengan sangat cepat.


"Yaa.. aku mengerti sekarang, kau itu adalah tuhan kami di dunia ini kan, jadi aku mohon ampunilah aku, dan lepaskan aku dari semua penderitaan ini sekarang juga." - Ucap alesya dengan rasa kesakitannya, teller yang mulai mendengarkan permohonannya alesya pun.


Kemudian teller melepaskan kekuatannya yang bisa merusak pikiran alesya, yaitu dengan cara melepaskan kedua tangannya yang menyatu, setelah menepuk tangannya tadi.


Setelah semua kejadian itu, alesya mulai terbangun dari tidurnya yang cukup lama, dan teller berkata kepadanya.


"Oii..oii perempuan gila bagunlah, jadi gimana rasanya tersiksa." - Ujar teller kepada alesya, yang mulai terbangun dari tidurnya.


"Yeah.. yang tadi itu benar-benar menyakitkan sekali, dan aku juga merasakan kepala dan otakku ini, ingin pecah secara bersamaan." - Jawab alesya.


"Baiklah.. sekarang kau harus memberitahukanku semua informasi, yang kau miliki tentang tubuhku ini." - Tanya teller, sambil menatap raut wajah alesya dengan tatapan yang tajam.


"Jadi aku akan mulai memberitahukan semua yang kuketahui ini kepadamu, yeah.. intinya tubuh itu adalah milik anak bangsawan dari daerah barat, yang sedang dikejar oleh salah satu dari ras kage bernama bonie." - Jawab alesya, kemudian alesya melanjutkan semua perkataannya kepada teller.


Lalu alesya menjelaskan bahwa dia sangat kenal dekat dengan para ras kage, dan juga ada hal yang sangat janggal bagi alesya yaitu, menurutnya ras kage tidak pernah memiliki keturunan berupa seorang anak kecil.



Kemudian dia menjelaskan ulang kepada teller bahwa, ia baru melihat bonie di dunia ini sejak 3 bulan yang lalu, dan teller yang mendengarkan semua perkataannya alesya mulai terbawa oleh emosi.



Setelah alesya mengatakan bahwa, "Sepertinya bonie itu adalah pembawa malapetaka di dunia ini", 'lalu teller mengeluarkan salah satu keahlian uniknya yaitu, {The terrifying aura of the leader of the rulers of the world.} di depan mata alesya', terlihat auranya sangat jelas, seperti menandakan semua kemurkaannya kepada bonie.



"Aa-aa-apa yang kau bilang tadi, bonie itu adalah sebuah pembawa malapetaka, yang datang ke dunia ini." - Tanya teller.


"Iyah.. sepertinya betul, tidak salah lagi, dia adalah salah satu dari sebuah kejanggalan di dunia ini." - Jawab alesya.


"Tetapi kenapa kau bisa tau, kalau ras kage tidak pernah melahirkan seseorang anak kecil." - Tanya teller.


"Hmm.. gimana ya aku menjelaskannya kepadamu, intinya meraka semua itu adalah sebuah serpihan atau kepingan, dari sebuah jiwa kehidupan yang mati terkutuk, yaa.. jika kau tidak mengerti juga sih tidak apa-apa." - Jawab alesya, kemudian setelah mendengarkan semua itu, teller terdiam sesaat dan memikirkan suatu hal.


Yang dia katakan tadi itu benar-benar mirip dengan ceritaku, dari novel yang kubuat.


Tetapi ras kage diceritaku tidaklah membawa malapetaka, melainkan ras yang membantu manusia untuk melawan para iblis.


Jadi intinya di sini, siapa bonie itu sebenarnya, aku akan mencari tau semua informasi tentang bonie, dan menyiksanya dengan siksaan terkuat milikku.


Setelah teller berpikir cukup panjang, kemudian ia bertanya kepada alesya tentang bonie.


"Hei alesya, apakah kau tau dimana bonie berada sekarang." - Tanya teller kepada alesya, dengan seluruh aura murkanya, yang serasa ingin menghancurkan apapun disekitarnya.


"Apa aku tidak salah dengar tadi, kau bertanya kepadaku, apa kau tidak bisa mencarinya sendiri, menurutku kau ini bahkan bisa membunuh kami semua, yang hanya sekumpulan karakter buatan bagimu." - Jawab alesya kepada teller, di ikuti dengan rasa kesal.


"Ya-iya, aku tidak sengaja bertanya kepadamu secara berlebihan, dan maafkan aku ya, jika aku mengganggumu terlalu berlebihan dalam cerita buatanku ini." - Teller yang berkata seperti itu kepada alesya, kemudian secara tiba-tiba alesya merubah semua sudut pandangnya kepada teller.


"Rupanya sang pencipta di dunia ini cukup baik ya, dan sepertinya dia ini tidak terlalu egois atau pun naif." - Sudut pandang baru, dari isi pikirannya alesya kepada teller.


Lalu alesya pun menerima semua permintaan maafnya teller.


"Baiklah.. aku akan memaafkanmu, tetapi dengan satu syarat, yaitu aku akan ikut berpetualang denganmu, kemana pun kau pergi, mengertikan." - Jawaban alesya kepada teller, kemudian setelah itu teller menerima syarat tersebut.


Dan pada akhirnya, mereka berdua pergi keluar dari hutan secara bersamaan, untuk mencari bonie di luar sana.


*****


Sesampainya di luar hutan, dekat dengan peradapan desa, mereka berdua terus mencari keberadaan bonie.


Tetapi semua harapan itu, dan keinginan mereka untuk melawan bonie hilang, saat kaki mereka berdua menginjak tanah di desa.


Lalu Mereka berdua mulai merasakan hawa keberadaan musuh, yang tergolong sangat berbahaya.


"Perasaan apa ini, aku benar-benar merasakan desa ini seperti, sudah tidak ada lagi kehidupan yang tersisa, dan ditambah lagi, dengan hawa keberadaan musuh yang sangat berbahaya ini." - Setelah teller berpikir seperti itu, kemudian dia melihat bonie di hadapannya, dan berkata.


"Kalian berdua tidak akan bisa menang melawanku, dengan bantuan The Mathiverse, menyerah sajalah kepadaku takashi akihiro." - Ujar bonie kepada takashi dan alesya.


"Ini sangat gila, kekuatan mahkluk macam apa itu, dia sangat mengerikan." - Ucap alesya kepada The Mathiverse.



*The Mathiverse* 'Salah Satu Boundless, yang ada di dunia ciptaan takashi'.


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


Ringkasan


Berada di luar dan di luar kecerdasan itu sendiri, The Mathiverse adalah konglomerasi dari semua matematika, mencakup semua keberadaan di dalam dirinya sendiri sebagai totalitas abstrak di mana semua ide, baik logis dan tidak logis, terkandung, dengan dunia 2 dimensi di mana cerita terjadi menjadi tidak lain adalah satu di antara banyak ruang. Ini adalah lingkungan pusat eksplorasi untuk Space Hoppers, sekelompok entitas ekstradimensi yang melakukan perjalanan di seluruh bentangan teoritis Mathiverse, dan dunia yang cicit dari A. Square, Vikki, memberi isyarat untuk dijelajahi setelah membebaskan dirinya dari realitas sempit Flatland.


Kekuatan dan Statistik


Tingkat: 0


Nama: Mathiverse


Asal: Flatterland


Klasifikasi: Semesta Matematika, Himpunan semua Struktur Matematika.


Kekuatan dan Kemampuan: Keberadaan Abstrak (Tipe 1. Ada hanya sebagai kumpulan semua struktur dan ide matematika, dengan ruang-ruang di dalamnya bersifat abstrak dan teoretis), Fisiologi Tidak Ada (Tipe 2), Manipulasi Matematika, Acausality (Tipe 5) , Keberadaan Melampaui Dimensi (Tipe 2), Manipulasi Informasi, Transdualitas (Tipe 4), Manipulasi Dimensi Tinggi


Potensi Serangan: Tanpa Batas (Mathiverse adalah perwujudan dan kumpulan dari semua ide yang dapat dikonseptualisasikan melalui matematika, digambarkan sebagai transenden di atas, dan mengandung semua bentuk waktu dan ruang, serta transendensi itu sendiri, dengan istilah yang sangat "dalam" dan "luar" tidak dapat diterapkan untuk perluasan penuh dan hanya ada di ruang individu. Berisi semua kemungkinan geometri, manifold dan angka, serta semua himpunan bagian, superset dan himpunan daya daripadanya, di samping semua deskripsi formal dari semua struktur informal, dengan apa pun yang mampu dikategorikan di bawah istilah yang disebutkan di atas secara otomatis terkandung dalam batasan Mathiverse, bahkan jika belum pernah terlihat sebelumnya)


Kecepatan: Mahahadir (Sepenuhnya melampaui dan berisi semua ruang dan waktu, baik yang bisa ada dan tidak bisa ada, maupun semua yang ada dan mungkin ada)


Rentang: Tanpa Batas


•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


"Ahh.. aku benar-benar sangat menyesali semua perbuatanku ini, yeah.. akulah yang menciptakan The Mathiverse, dari cerita novelku ini, jadi tolong maafkan aku lagi ya.. alesya." - Ujar takashi kepada alesya, sambil menggaruk-garuk kepalanya.


"Kau ini bodoh sekali, setelah semua ini berakhir aku akan mencekikmu dasar idiot." - Alesya yang berkata seperti itu, sambil menjenggut rambut takashi.


"Apanya yang sang pencipta cukup baik, aku tarik kembali kata-kataku tadi cuih.." - Isi pikiran alesya saat ini, kepada takashi.


"Hmm.. kalau dilihat-lihat juga sih, memang benar ya alesya, sepertinya aku yang terlalu berlebihan, dalam membuat karakter novel fiksi ini." - Ucap takashi, kepada alesya yang sangat membencinya sekarang.



"Hei anak idiot, sudah cukup tutup mulutmu itu dan bersiaplah untuk bertarung, dengan 2 mahkluk aneh ini, yang ada dihadapan kita." - Ujar alesya kepada takashi, untuk menyuruhnya bersiap-siap bertarung.


Lalu secara tiba-tiba, takashi dan alesya yang sedang bersiap-siap untuk bertarung, terpental sangat jauh.


Duarr.... Duarr....


"Uhukk..uhuk.. ini semua diluar nalarku, kekuatan mereka berdua sangat kuat, aku bahkan tidak mengetahui siapa yang melancarkan, serangannya kepada kita berdua alesya." - Ujar takashi kepada alesya.


Tetapi ketika takashi ingin bergerak, tiba-tiba bonie datang dari atas langit, dengan 'black claw hands' miliknya yang terlihat sangat kuat, untuk merobek semua struktur tubuh mahkluk hidup, yang ada dihadapannya.


"Hahahaha kau akan mati takashi, dengan black claw hands milikku ini, akanku sobek seluruh tubuhmu itu." - Bonie berkata kepada takashi, sambil mengarahkan kedua tangannya, saat turun dari langit.


to be continued...


[Important notifications, other important story solving. !!!]