
*******▶▶▶▶◀◀◀◀******
Di tempat lain, tepatnya di negara A, terdapat seorang pria yang tengah memberikan perintah kepada anggota, bersiap untuk menyerang.
" roger,roger, tim Delta maju, kepung arah timur dan barat,". Ucap Ashton, memerintahkan anggotanya, melalui walkie talkie dan earpice yang terpasang di telinganya, sambil mengarahkan pistolnya ke depan.
" siap kapten,". Ucap sang anak buah, kemudian memerintahkan pasukannya berpencar sebagian ke arah timur dan sebagian lagi ke arah barat.
Saat ini Aston tengah bertugas di Negara A , tepatnya di kota terpencil peru, yaitu misi memberantas para pemberontak dan membasmi pengedaran perdagangan narkoba di kota itu.
" baik, laksanakan,". Ucap Ashton
" tim alpha, kita akan menyerang lewat depan, tegakkan senjata, awasi setiap gerakkan mereka,". Ucap Ashton
" siap, kapten,". Ucap anggotanya, di bagian arah depan yang bersiap untuk menyerang.
" oke sekarang , masuk,". Ucap Ashton
" siap kapten,". Ucap anggotanya, sambil menggerakan tangannya ke arah kanan dan kiri yang tengah memberikan perintah untuk menyerang.
Brakkk
Pintu terbuka...
Dorrr
Dorrr
Dorrr
" jangan ada yang bergerak, turunkan senjata kalian, dan angkat tangan ke atas,". Ucap Ashton , tengah memberi perintah kepada para pemberontak.
" wah,wah, teryata kita kedatangan kapten Ashton yang terhormat, kalian semua serang, jangan dengarkan perintahnya,". Ucap ketua pengedar narkoba
Dorrrr
Dorrrr
Dorrr
Terjadi baku tembak, Ashton langsung bergerak ke arah lemari, dan menembakkan pelurunya ke arah depan, tepat mengenai anggota pengedar narkoba, dan sudah banyak yang tewas
" tim Delta, masuk,". Ucap Ashton , memerintahkan tim delta untuk mengepung dari arah barat dan timur, melalui earpice yang terpasang di telinganya.
" siap kapten, semuaa masuk, serangg,". Ucap ketua tim Delta
" berhentiiii, kalian sudah terkepung, menyerahlah , jika tidak ingin nyawa kalian melayang,". Ucap Ashton, memberi perintah kepada para anggota pengedar.
" baik, kami menyerah,". Ucap ketua pengedar narkoba. Yang sudah di penuhi luka tembak di bagian kaki dan lengannya, dan bajunya yang sudah di penuhi darah.
" siap kapten, laksanakan perintah,". Ucap Anggota pasukkannya, yang tengah memborgol para pengedar dan membawanya ke mobil, untuk di bawa ke markas untuk di interogasi, karna masih banyak yang belum tertangkap.
" lapor kapten, kami sudah membawa mereka ke mobil, untuk di bawa menuju ke markas,". Ucap Anggota passukannya yang memberikan laporannya.
" baik, kita akan langsung menuju ke markas untuk memberi laporan pada komandan,". Ucap Ashton
" siaap laksanakan kapten,". Ucap sang anggota
Mereka semua pergi bergegas menuju ke markas dengan membawa tahanan para pengedar narkoba, sesampainya di markas.
" lapor komandan, kami sudah menangkap para pengedar narkoba, dan sudah di bawa ke ruang penahanan,". Ucap Ashton, memberikan laporan kepada komandan.
" laporan di terima, baik kapten Ashton, lusa akan ada 3 anggota pasukan khusus agent FBI dan NIS, yang akan membantu memberantas para pemberontak di wilayah terpencil kota peru,". Ucap Komandan
" maaf komandan, kenapa bukan pasukan kita saja yang mengurusnya, pasukan kita juga merupakan pasukan khusus yang terlatih,". Ucap Ashton
" ini adalah perintah dari pusat kapten Ashton, kita tidak bisa menolak dan mereka juga mempunyai misi khusus di sini yang tidak kita ketahui, saya harap kapten Ashton akan memperlakukan mereka dengan baik,". Ucap Komandan
" siap komandan, perintah di terima, kalau tidak ada yang di kerjakan lagi, saya pamit undur diri komandan,". Ucap Ashton
" silahkan,". Ucap komandan
" baik, permisi komandan,". Ucap Ashton
Setelah keluar dari ruangan komandan, Ashton langsung pergi menuju ke kamarnya untuk membersihkan diri.
" woy bro, lo kenapa dari tadi melamun gue perhatiin,". Ucap rico, teman sekamar ashton sekaligus ketua tim Delta.
" ahhh lo bikin kaget aja, gue cuma kepikiran sama perintah dari komandan,". Ucap Ashton
" emangnya komandan ngasih perintah ap, sampe lo pikirin kayak gitu,". Ucap Rico
" katanya lusa ada pasukan khusus agent FBI dan NIS, yang bakalan bantuin kita ngeberantas pasukan pemberontak di kota terpencil peru, katanya mereka punya misi khusus yang lain juga, tapi ngak tau misi apa kata komandan,". Ucap Ashton
" wah seru tuh, kenapa komandan ngak batalin aja tuh perintah kan pasukan kita masih bisa ngurus tuh pemberontak, kita jugakan pasukan elit khusus negara,". Ucap Rico
" kan udah gue bilang, mereka juga punya misi khusus, yah mungkin aja mereka ke sini karna , karna misinya rahasia,". Ucap Ashton
" oh iya gue lupa, yah gue mau tidur dulu capek ngurusin tuh pengedar narkoba,". Ucap Rico
" yah udah gue juga mau istirahat,". Ucap Ashton
Sambil membaringkan tubuhnya ke kasur, dan menuju alam mimpi.
See you next part guys
Jangan lupa LIKE, KOMENT, VOTE dan FAVORITE