
*******◀◀◀◀▶▶▶▶********
Di sebuah kamar asrama militer, terlihat tiga orang wanita yang masih tertidur lelap, matahari pagi sudah mulai menyinari melalui sela - sela gorden di jendela. Sehingga membangunkan salah satu di antara tiga wanita itu.
" ukhh, sepertinya sudah pagi, yah udah deh gue mandi duluan aja, baru bangunin nih anak dua". Ucap Chloe , yang terbangun dan langsung menuju kamar mandi.
Setelah selesai mandi, Chloe memakai baju kaos tentara yang separuhnya di ikat sampai atas perut dan memakai celana loreng, dan rambut yang di ikat ke atas, ia terlihat seperti seorang tentara wanita yang cantik. Setelah itu ia membangunkan kedua sahabatnya.
" freyyy bangun udah pagi, woy bangunnnnn". Ucap Chloe sambil berteriak dan akhirnya freya bangun juga
" ahhhh chloe, budeg nih telinga gue dengar suara lo, iya nih gue udah bangun. Ya udah gue mandi dulu, tuh lo bangunin si Esme, lo tau aja kan dia tidurnya kayak kebo". Ucap Freya. Melangkahkan kakinya ke kamar mandi.
" ya sudah sana lo mandi, gue bangunin Esme dulu". Ucap Chloe, kemudian membangunkan Esme.
" Esmeeeee, yang cantik jelita dan juga imutttt bangunnnnn, udahhhh pagi". Ucap Chloe sambil berteriak
" nih anak ngak bangun-bangun juga, gue udah teriak kek pake toa , ngak bangun juga,". Ucap Chloe
" belum bangun juga tuh esme". Ucap Freya yang baru keluar dari kamar mandi
"hmmm kayaknya gue tau harus bangunin kayak gimana,". Ucap Chloe
" Esmeeeee bangunnn, kapten Ashtonnnn katanya mau ngelamarrrr lo buruannnn bangunnnnn, kaptennn ashtonnnn udah datanggg ". Ucap Chloe
" mana,mana,mana sapa yang di lamar". Ucap Esme yang langsung terbangun mendengar teriakan Chloe.
" hahahahahhhhahhh". Ucap Chloe dan Freya yang sedang menertawakan Esme.
" ahhhh, gue kira apaan, lo berdua bikin gue jantungan aja, untung gue ngak pingsan". Ucap Esme
" habisnya lo di bangunin daritadi, ngak bangun - bangun Esme sayanggg yang tidurnya kayak kebo". Ucap Freya sambil mengejek Esme
" ya udah sana mandi, kita kan mau keliling lihat suasana di sini, lo mau ikut apa ngak, atau mau nunggu kapten Ashton ngelamar dulu baru lo mandi". Ucap Chloe menggoda Esme yang salah tingkah
" iya - iya, gue mandi dulu tungguin gue bentar". Ucap Esme langsung berlari ke kamar mandi.
Setelah selesai mereka bertiga langsung keluar melihat-lihat sekitar, dan teryata ada banyak prajurit yang sedang berlatih, ada juga yang berlari, karna terlalu serius melihat sekitar, mereka tidak menyadari kedatangan Ashton yang sedang menghampiri mereka bertiga.
" selamat pagi, nona - nona". Ucap Ashton
" tidak masalah, saya ke sini ingin mengajak kalian bertiga untuk sarapan bersama". Ucap Ashton
" oh begitu, terimakasih karna sudah mengajak kami bertiga kapten". Ucap Freya
" iya terimakasih, kapten tau aja kita udah lapar". Ucap Esme
" ya sudah kalian bertiga, silahkan ikuti saya ke ruang makan". Ucap Ashton,
" siaapp kapten". Ucap Chloe,Freya dan Esme bersamaan
lalu mereka bertiga berjalan mengikuti kapten ashton dari belakang menuju ke ruang makan.
Akhirnya setelah beberapa saat mereka bertiga sudah selesai makan dan keluar dari ruang makan, dan pergi jalan - jalan ke sekitar tenda prajurit dan tiba - tiba ada satu orang prajurit yang berlari tergesa - gesa menuju ke ruang komandan, dan sepertinya ada sesuatu yang telah terjadi.
" Lapor komandan, saat ini terjadi penculikan di beberapa desa pinggiran kota, banyak anak - anak yang hilang, setelah kami telusuri dan cari tau teryata mereka di culik oleh para pemberontak, dan ingin di jual dan di kirim melalui kontainer malam ini pukul 9 di dermaga dekat kota peru, komandan". Ucap Prajurit yang baru saja datang, dengan napas yang masih ngos - ngosan.
" apaa, baik laporan di terima, segera panggil kapten Ashton dan ketua Rico ke sini sekarang, laksanakan". Ucap Komandan , yang terkejut mendengar laporan adanya perdagangan manusia.
" siap, laksanakan komandan". Ucap Prajurit tersebut, dan langsung pergi mencari kapten Ashton dan Rico.
" lapor, saya di perintahkan untuk memanggil kapten Ashton untuk menghadap komandan segera". Ucap Prajurit itu kepada Ashton
" perintah di laksanakan". Ucap Ashton dan langsung pergi menghadap ke ruangan komandan.
Setelah menemui Asthon, prajurit tersebut mencari keberadaan Rico, dan teryata ia sedang mengajarkan para prajurit menembak.
" baik, dalam hitungan ke tiga, kalian harus menembak tepat sasaran, ingat sedikit saja meleset maka nyawa kalian akan melayang, di dalam perang jika kalian tidak teliti maka musuh yang akan mengambil alih, paham". Ucap Rico memberikan arahan kepada para prajurit.
" paham ketua". Ucap para prajurit serentak.
" lapor , saya di perintahkan agar memanggil ketua Rico segera menghadap komandan sekarang". Ucap prajurit itu yang baru saja datang.
" perintah di laksanakan". Ucap Rico dan langsung pergi menghadap komandan.
See you next part guys
Jangan lupa LIKE, KOMENT, VOTE and FAVORITE