3 Deadly Girl's Agent FBI And NIS

3 Deadly Girl's Agent FBI And NIS
part 3



******▶▶▶▶◀◀◀◀******


Sementara itu di lain tempat, terlihat seorang pria yang tengah memarahi anak buahnya.


" maafkan saya tuan axton, saya tau, saya mengakui kesalahan saya tuan,". Ucap seorang pria, sambil berlutut meminta maaf, dia terlihat begutu ketakutan, sampai tubuhnya sudah basah di penuhi keringat.


" kau tahu kan, aku tidak menerima permintaan maaf, apalagi jika ada yang berani menghianatiku, aku akan langsung membunuhnya, kau tinggal pilih harus dengan cara apa aku membunuhmu,". Ucap Axton, yang terlihat sangat marah, apalagi orang yang tengah berlutut itu sudah menghianatinya.


" tolong tuan, berikan saya satu kesempatan lagi, saya masih mempunyai keluarga yang harus saya nafkahi tuan,". Ucap Pria itu, dengan tubuh yang sudah gemetaran, berharap sang bos mafia memberikannya kesempatan.


" sudahlah, kau sudah menghabiskan banyak waktuku yang sia - sia, sekarang katakan bagaimana aku harus menyiksamu, asal jangan memintaku untuk tidak menembak kepalamu,". Ucap Axton, yang tengah marah sambil memegang sebuah pistol di tangannya.


"Tuan maaf kan saya, tolong tuan beri saya kesempatan sekali lagi, saya berjanji tidak akan mengecewakan tuan,". Ucap Pria, itu sambil berlutut memohon.


"Baiklah, rupanya kau tidak paham dari tadi, aku yang akan menentukan dengan cara apa untuk membunuhmu,". Ucap Axton, sambil berdiri dei duduknya


"Kau tenang saja, aku tidak akan menyakiti keluargamu , kecuali mereka sendiri yang datang mengantarkan nyawanya untuk ku bunuh dan membiarkan mereka menyusulmu,maka dari itu aku akan memberikan imbalan pada keluargamu, karna kau juga pernah menjadi anak buahku". Ucap Axton, sambil memerintahkan anak buahnya.


" tutup kepalanya, dan tembak tepat di jantung, pastikan dia sudah tidak bernafas lagi dan kirim mayatnya ke keluarganya,". Ucap Axton


" dan jangan lupa berikan imbalan 2 miliar , untuk keluarganya dan beritahu mereka untuk tidak melakukan hal apapun yang akan merugikan,". Ucap Axton, memerintahkan anak buahnya


" baik tuan,". Ucap sang anak buah , yang tengah bersiap menembak.


" tuan tolong, jangan bunuh saya tuan, saya akan menuruti semua keinginan anda tuan,". Ucap pria itu


Sementara itu anak buah axton sudah menutup kepalanya dan mengikat tangannya ke belakang, dan bersiap menembak.


Dorrrrr


Tembakan tepat mengenai jantung, seketika itu juga, pria itu tewas dan menghembuskan nafas terakhirnya, tidak ada lagi suara tangisan yang terdengar, kemudian mereka menaruh mayatnya ke mobil untuk di bawa ke keluarganya.


" kau lihat boss, sangat kejam,". Ucap salah satu anak buahnya


" iya, jangan sampai kita menghianatinya, jika tidak mungkin kepala kita yang akan di penggal,". Ucap anak buah yang satunya


" bos terlihat sangat mengerikan saat membunuh, terlihat kepuasan dari wajahnya, sangat mengerikan seperti seorang iblis,". Ucap anak buah lain


" iya, dan bos juga masih memberikan kompensasi yang banyak pada keluarga si penghianat itu,". Ucap anak buah itu


Merekapun hendak pergi untuk mengantar mayat penghianat itu , untuk di berikan kepada keluarganya agar di kuburkan dengan layak, tak lupa juga uang imbalan kepada keluarga itu, agar tidak mencari masalah dengan sang bos mafia mereka.


Sementara itu axton sudah pergi menuju ke tempat hiburan untuk menenangkan jiwa pembunuhnya, yah bagi axton membunuh adalah suatu kesenangan yang luar biasa, tatapan yang sinis dan dingin, tidak ada sedikitpun senyum terlihat, hanya ada senyum licik yang terlukis di wajah tampannya.


Tak terasa mereka sudah tiba di tempat tersebut, di mana terdapat bayak orang - orang yang tengah mencari kesenangan , menghilangkan kesedihan, dan kekesalan, begitulah yang ada di pikiran para pengunjung itu.


Mereka pun berhenti di depan pintu masuk, sementara sopir membawa mobilnya ke parkiran VIP, dan kedatangan mereka di sambut oleh pemilik club tersebut.


Dan tanpa sungkan axton masuk bersama para anak buahnya, dan teryata di dalam ada Eros yang tengah menikmati musik DJ yang sedang di putar sambil meneguk segelas wine yang ada di tangannya.


" hoi, ngapain lo ke sini, lagi cari cewek,". Ucap Axton, sambil bertanya ke arah sang adik


" eh lo bang, udah lama, ngaklah malas gue cari cewek apalagi yang pada genit - genit kek ulet bulu, geli gue,". Ucap Eros, pada sang kakak


" oh kirain lo cari cewek,". Ucap Axton, sambil meneguk wine yang di berikaan oleh bartender club


" ngaklah, tumben lo kesini, pasti lo habis ngebunuh mangsa yah,". Ucap Eros


" lo tau aja, biasa habis ngebunuh si penghianat,". Ucap Axton


" wah, berani juga tuh anak buah loh berkhianat, sama bos kejam kayak lo,". Ucap Eros


" yah begitulah, dia bocorin ke gang mafia red lion , kalau gue mau nyerang markas mereka, yah udah gue bunuh aja,". Ucap Axton


" wah, sadis banget lo,". Ucap Eros


" harus, kayak lo ngak sadis aj,". Ucap Axton


" kalau gue kan, kalau ada yang berani ganggu bisnis gue , yah tinggal di hancurin aj sekalian gue bunuh,". Ucap Eros


" iya loh kan kejam dan sadis juga, ngomong - ngomong si Ashton belum balik yah, sepi nih ngak ada teman nongkrong,". Ucap Axton


" kan lo tau sendiri bang, si Ashton anggota pasukan elit khusus negara, paling - paling juga sekarang dia lagi nge jalanin misi dari atasannya, lo tau sendiri misinya sampe minggu, bulan bahkan tahun kalau perlu,". Ucap Eros


" iya, udah kangen gue nongkrong bareng dia,". Ucap Axton


" oke, gue balik duluan ya bang, soalnya masih banyak yang gue urus, lo tau aja sendiri , gue tangan kanan lo di gang mafia, belum lagi gue lusa ada pertemuan sama pengedar senjata ilegal di Negara A, lo sih sekali - kali kasi gue liburan kek,". Ucap Eros


" oke, see you, ntar kalau tugas lo udah selesai baru gue kasi liburan,". Ucap Axton


" awas lo bang boong, pokoknya selesai tugas ini gue mau liburan okey,". Ucap Eros


" siip, yah udah balik sono, gue mau lanjut minum dulu baru balik,". Ucap Axton


" oke, bye,". Ucap Eros


Akhirnya eros pergi meninggalkan club menuju ke mansionnya, dan axton yang masih melanjutkan minumnya.


See you next part guys


jangan lupa LIKE, KOMEN, VOTE and FAVORITE.