
Beberapa jam kemudian tak terasa hari sudah pagi, dan mereka pun memanggil Lina dan Lily untuk sarapan sebelum memulai perjalanan
Haruki: hey Lina bangun, cuci muka sana kita angan segera berangkat
Lina: hah sudah pagi ya
Zerav: gk ini masih malem, udh tau pagi masih nanya
Haruki: sabar Zerav heyy sejak kapan anda menjadi emosian ya
Zerav: hahah aku cuma bercanda
Haruki: Lina cepat bangunkan Lily dan cuci muka lalu makan, dan kita akan berangkat
Lina: iya iya baiklah
Rival: Haruki ada sesuatu yang terjadi disana
Haruki: aura ini agak berbeda dari iblis iblis sebelum nya yang pernah kita lawan
Zerav: ini juga bukan aura dari aulus
Rey: kalau aku tidak salah, ini kedua kalinya bau ini muncul, kemarin juga ada bau ini tapi kalian tak menyadari nya
Lina: heyy Haruki aku sudah selesai, sekarang kita berangkat
Haruki: akan lebih baik kau disini dulu bersama Lily
Lina: tapi tidak ada yang melindungi kami disini
Rival: tenang saja aku akan memanggil beberapa singa untuk berjaga di sekitar goa, jadi kalian sembunyi lah dalam goa, kami ada urusan sedikit
Lina: kenapa aku tak boleh ikut, apa aku menjadi beban ya
Haruki: bukan seperti itu, hanya saja akan lebih baik jika kau tetap disini, kami masih membutuhkan sihirmu nanti
Lina: ya sudah baiklah
Haruki: aura itu berada sekitar satu kilometer dari sini
Rival: baiklah aku akan berubah wujud dan kalian naiklah ke aku
Zerav: wahh ini pasti bagus
Rey: perasaan ku sangat tidak enak hari ini
Zerav: jika kau sedang tidak mood sebaiknya bersama Lina saja
Rey: tidak, mungkin ini hanya perasaan ku saja
Haruki: ayo berangkat
Mereka pun berangkat menuju tempat dimana aura itu berasal dan dalam beberapa menit mereka pun sampai di tempat aura itu, dan mereka terkejut melihat seseorang sedang adu satu lawan satu dengan aulus
Haruki: lihat orang itu dia berani menantang aulus satu lawan satu
Zerav: hebat sekali dia, tapi aulus belum serius, karna setauku aulus memiliki dua fase dan tentu aulus juga memiliki ultimate
Rey: Haruki, sepertinya itu adalah pedang naga generasi ke 14
Haruki: apa tuan Gabriel, kita harus membantu nya, aku juga sempat membaca di buku tuan Gabriel bahwa jika topeng aulus pecah, maka fase terkuatnya akan muncul
Zerav: haruki itu sangat berbahaya
Rey: lihatlah disana ada yang terbaring lemas
Haruki: itu adalah... hah Ken
Zerav: bagaimana bisa orang sekuat Ken bisa terkapar seperti itu disaat melawan aulus mode biasa, aku saja tak sampai seperti itu
Haruki: sebaiknya kita membantu mereka sekarang sebelum ada salah satu dari mereka mati
Zerav: berjanjilah di antara kita berempat tak boleh ada yang mati dalam pertarungan kedua melawan aulus ini
Rival: baiklah, aku akan mensupport kalian dari jarak jauh
sementara itu di pertarungan
Gabriel: masih saja seperti ini aulus
Aulus: cihh, aku tak serius dalam menghadapi mu
Gabriel: kau terlalu sombong aulus, apa kau tak ingat dengan kata katamu sendiri, bahwa kekuatan bukan lah segalanya
Aulus: jangan membuat ku mengingat masa masa menyedihkan itu
Gabriel: apa salahnya jika kau kembali ke pihak kebenaran aulus
Aulus: kau kira aku masih percaya pada umat manusia, semua manusia hanyalah penipu
pertarungan tak terhentikan sehingga tuan Gabriel berhasil mematahkan topeng milik aulus, yang seketika wajah nya terlihat oleh Haruki dan lainnya
Haruki: apa dia aulus
Zerav: yaa dia adalah aulus
Rey: wajahnya masih sama bahkan sudah bertahun tahun hidup, harusnya wajah nya sudah setua tuan Gabriel
Haruki: aku akan membantu tuan Gabriel, jika kalian tak ingin membantu itu terserah kalian
Gabriel: masih sama seperti dulu aulus
Aulus: aku dalam wujud ini sudah sangat berbeda dari aulus yang dulu
Gabriel: cihh dalam pertarungan yang tak terhentikan ini saja kau masih bisa berkata begitu
Aulus: kalau begitu aku akan serius
Gabriel pun langsung terhempas jauh setelah di dorang oleh aulus saat adu pedang,
Aulus: segitu saja kemampuan mu Gabriel, dimana kekuatan mu yang sangat di banggakan di sekte itu
Gabriel: kau selalu saja menyinggung masa lalu Aulus
Aulus: aku tidak peduli, sekarang walau tak bisa di hargai, tetapi setidaknya aku di takuti
Gabriel: aku sudah sangat terpojok dalam sekali dorong, aku harus bagaimana ( berkata dalam hati)
Aulus: terima lah kematian mu..
tiba tiba Haruki datang dan menahan pedang milik aulus
Haruki: jangan sentu tuan Gabriel
Aulus: cuihh siapa lagi ini
Haruki: jangan berpura pura tak mengenal
Aulus: hahahah siapa yang akan mengenali orang lemah sepertimu
haruki pun langsung mendorong Aulus menjauh dari tuan Gabriel dan berniat mengsolo aulus di atas udara, akan tetapi aulus memiliki skill taleport yang langsung membalikkan fakta bahwa haruki yang terkena serangannya
sama seperti Yuan Gabriel haruki juga terpojok dalam sekali pukul, akan tetapi Zerav dan Rey langsung join ke dalam pertarungan hingga berhasil memukul mundur aulus, tapi keunggulan tim mereka tak berselang lama dikarenakan Haruki yang saat itu belum bisa terlalu banyak mengeluarkan energi
Dan haruki memaksakan dirinya untuk bertarung sehingga membuat staminanya habis dan lagi lagi pingsan
begitu juga dengan Zerav yang kehabisan tenaga, dan Rey pun menyuruh Zerav untuk membawa tuan Gabriel dan Haruki kembali ke goa bersama Rival dan dia yang akan menahan aulus
Rey: Zerav bawalah haruki dan tuan gabriel kembali ke goa
Zerav: tapi kau bagaimana
Rey: aku akan menyusul, tetapi aku harus menahan aulus terlebih dahulu
Zerav: jangan berlama-lama Rey aku menunggumu di ujung jalan
Rey: baiklah
langsung saja ke pertarungan yang dimana Rey langsung menyerang ke arah aulus, akan tetapi karena waktu sudah hampir melewati jam pagi, aulus langsung serius dalam pertarungan dan langsung membunuh Rey dalam sekali tebas
dan kembali ke goa
Haruki: Zerav dimana Rey
Zerav: dia bilang dia akan menyusul tapi dia belum kembali sejak tadi
Rival: sebaiknya kita pergi lagi untuk mencari nya
Haruki: tuan Gabriel aku titip Lina padamu
Tn.gabriel: baiklah
mereka pun langsung menuju ke tempat dimana mereka melawan aulus untuk mencari Rey, dan alangkah terkejutnya Haruki melihat jasad Rey yang terkapar sudah tak bernyawa
Haruki pun menangis, karna dia belum bisa memenuhi janjinya pada Rey sebelum Rey tiada
Haruki: tidak Rey kenapa harus sekarang
Zerav: sabar lah haruki
Haruki: mengapa tuhan tak adil padaku, di dunia ku aku selalu di bully oleh teman teman ku dan mengapa disini aku harus mengalami hal yang lebih pahit lagi
Rival: Haruki ikhlaskan lah dia
Haruki: maafkan aku Rey maafkan aku, aku belum bisa memenuhi janjiku padamu yang akan menghabisi aulus sebelum akhir hayat mu, maafkan lah aku Rey ( menangisi jasad Rey)
Zerav: sepertinya Haruki benar benar terpukul atas kematian Rey
Rival: benar, mengapa dia seperti itu kepada orang yang bahkan belum lama ia kenal
Zerav: Haruki adalah orang yang berasal dari dunia lain, dan di dunianya dia tak memiliki teman, dan saat di dunia kita ini baru dia memiliki teman akan tetapi salah satu teman nya sudah di renggut nyawanya
Rival: jadi dia sangat menyayangi teman temannya
Zerav: tentu saja dan kita berdua adalah separuh dari teman nya,
Rival: karna semua penduduk dunia kita ini berada di dimensi milik aulus, jadi ketika ada pertarungan takkan ada korban jiwa yang berjatuhan
Zerav: kenapa bicaramu bisa sampai kesana
Rival: sudah jangan di pikirkan
Zerav: heyy haruki, ayo kembali ke desa dan kita makamkan Rey di samping makam orang orang disana
Haruki: baiklah
Mereka pun pergi menuju ke goa tempat tinggal Rival dan berniat ingin kembali ke desa saat itu juga untuk menguburkan jasad Rey, dan (BERSAMBUNG)