"ARCADE" Sword and Magic

"ARCADE" Sword and Magic
Chapter 8: maafkan aku



Beberapa jam kemudian tak terasa hari sudah pagi, dan mereka pun memanggil Lina dan Lily untuk sarapan sebelum memulai perjalanan


Haruki: hey Lina bangun, cuci muka sana kita angan segera berangkat


Lina: hah sudah pagi ya


Zerav: gk ini masih malem, udh tau pagi masih nanya


Haruki: sabar Zerav heyy sejak kapan anda menjadi emosian ya


Zerav: hahah aku cuma bercanda


Haruki: Lina cepat bangunkan Lily dan cuci muka lalu makan, dan kita akan berangkat


Lina: iya iya baiklah


Rival: Haruki ada sesuatu yang terjadi disana


Haruki: aura ini agak berbeda dari iblis iblis sebelum nya yang pernah kita lawan


Zerav: ini juga bukan aura dari aulus


Rey: kalau aku tidak salah, ini kedua kalinya bau ini muncul, kemarin juga ada bau ini tapi kalian tak menyadari nya


Lina: heyy Haruki aku sudah selesai, sekarang kita berangkat


Haruki: akan lebih baik kau disini dulu bersama Lily


Lina: tapi tidak ada yang melindungi kami disini


Rival: tenang saja aku akan memanggil beberapa singa untuk berjaga di sekitar goa, jadi kalian sembunyi lah dalam goa, kami ada urusan sedikit


Lina: kenapa aku tak boleh ikut, apa aku menjadi beban ya


Haruki: bukan seperti itu, hanya saja akan lebih baik jika kau tetap disini, kami masih membutuhkan sihirmu nanti


Lina: ya sudah baiklah


Haruki: aura itu berada sekitar satu kilometer dari sini


Rival: baiklah aku akan berubah wujud dan kalian naiklah ke aku


Zerav: wahh ini pasti bagus


Rey: perasaan ku sangat tidak enak hari ini


Zerav: jika kau sedang tidak mood sebaiknya bersama Lina saja


Rey: tidak, mungkin ini hanya perasaan ku saja


Haruki: ayo berangkat


Mereka pun berangkat menuju tempat dimana aura itu berasal dan dalam beberapa menit mereka pun sampai di tempat aura itu, dan mereka terkejut melihat seseorang sedang adu satu lawan satu dengan aulus


Haruki: lihat orang itu dia berani menantang aulus satu lawan satu


Zerav: hebat sekali dia, tapi aulus belum serius, karna setauku aulus memiliki dua fase dan tentu aulus juga memiliki ultimate


Rey: Haruki, sepertinya itu adalah pedang naga generasi ke 14


Haruki: apa tuan Gabriel, kita harus membantu nya, aku juga sempat membaca di buku tuan Gabriel bahwa jika topeng aulus pecah, maka fase terkuatnya akan muncul


Zerav: haruki itu sangat berbahaya


Rey: lihatlah disana ada yang terbaring lemas


Haruki: itu adalah... hah Ken


Zerav: bagaimana bisa orang sekuat Ken bisa terkapar seperti itu disaat melawan aulus mode biasa, aku saja tak sampai seperti itu


Haruki: sebaiknya kita membantu mereka sekarang sebelum ada salah satu dari mereka mati


Zerav: berjanjilah di antara kita berempat tak boleh ada yang mati dalam pertarungan kedua melawan aulus ini


Rival: baiklah, aku akan mensupport kalian dari jarak jauh


sementara itu di pertarungan


Gabriel: masih saja seperti ini aulus


Aulus: cihh, aku tak serius dalam menghadapi mu


Gabriel: kau terlalu sombong aulus, apa kau tak ingat dengan kata katamu sendiri, bahwa kekuatan bukan lah segalanya


Aulus: jangan membuat ku mengingat masa masa menyedihkan itu


Gabriel: apa salahnya jika kau kembali ke pihak kebenaran aulus


Aulus: kau kira aku masih percaya pada umat manusia, semua manusia hanyalah penipu


pertarungan tak terhentikan sehingga tuan Gabriel berhasil mematahkan topeng milik aulus, yang seketika wajah nya terlihat oleh Haruki dan lainnya


Haruki: apa dia aulus


Zerav: yaa dia adalah aulus


Rey: wajahnya masih sama bahkan sudah bertahun tahun hidup, harusnya wajah nya sudah setua tuan Gabriel


Haruki: aku akan membantu tuan Gabriel, jika kalian tak ingin membantu itu terserah kalian


Gabriel: masih sama seperti dulu aulus


Aulus: aku dalam wujud ini sudah sangat berbeda dari aulus yang dulu


Gabriel: cihh dalam pertarungan yang tak terhentikan ini saja kau masih bisa berkata begitu


Aulus: kalau begitu aku akan serius


Gabriel pun langsung terhempas jauh setelah di dorang oleh aulus saat adu pedang,


Aulus: segitu saja kemampuan mu Gabriel, dimana kekuatan mu yang sangat di banggakan di sekte itu


Gabriel: kau selalu saja menyinggung masa lalu Aulus


Aulus: aku tidak peduli, sekarang walau tak bisa di hargai, tetapi setidaknya aku di takuti


Gabriel: aku sudah sangat terpojok dalam sekali dorong, aku harus bagaimana ( berkata dalam hati)


Aulus: terima lah kematian mu..


tiba tiba Haruki datang dan menahan pedang milik aulus


Haruki: jangan sentu tuan Gabriel


Aulus: cuihh siapa lagi ini


Haruki: jangan berpura pura tak mengenal


Aulus: hahahah siapa yang akan mengenali orang lemah sepertimu


haruki pun langsung mendorong Aulus menjauh dari tuan Gabriel dan berniat mengsolo aulus di atas udara, akan tetapi aulus memiliki skill taleport yang langsung membalikkan fakta bahwa haruki yang terkena serangannya


sama seperti Yuan Gabriel haruki juga terpojok dalam sekali pukul, akan tetapi Zerav dan Rey langsung join ke dalam pertarungan hingga berhasil memukul mundur aulus, tapi keunggulan tim mereka tak berselang lama dikarenakan Haruki yang saat itu belum bisa terlalu banyak mengeluarkan energi


Dan haruki memaksakan dirinya untuk bertarung sehingga membuat staminanya habis dan lagi lagi pingsan


begitu juga dengan Zerav yang kehabisan tenaga, dan Rey pun menyuruh Zerav untuk membawa tuan Gabriel dan Haruki kembali ke goa bersama Rival dan dia yang akan menahan aulus


Rey: Zerav bawalah haruki dan tuan gabriel kembali ke goa


Zerav: tapi kau bagaimana


Rey: aku akan menyusul, tetapi aku harus menahan aulus terlebih dahulu


Zerav: jangan berlama-lama Rey aku menunggumu di ujung jalan


Rey: baiklah


langsung saja ke pertarungan yang dimana Rey langsung menyerang ke arah aulus, akan tetapi karena waktu sudah hampir melewati jam pagi, aulus langsung serius dalam pertarungan dan langsung membunuh Rey dalam sekali tebas


dan kembali ke goa


Haruki: Zerav dimana Rey


Zerav: dia bilang dia akan menyusul tapi dia belum kembali sejak tadi


Rival: sebaiknya kita pergi lagi untuk mencari nya


Haruki: tuan Gabriel aku titip Lina padamu


Tn.gabriel: baiklah


mereka pun langsung menuju ke tempat dimana mereka melawan aulus untuk mencari Rey, dan alangkah terkejutnya Haruki melihat jasad Rey yang terkapar sudah tak bernyawa


Haruki pun menangis, karna dia belum bisa memenuhi janjinya pada Rey sebelum Rey tiada


Haruki: tidak Rey kenapa harus sekarang


Zerav: sabar lah haruki


Haruki: mengapa tuhan tak adil padaku, di dunia ku aku selalu di bully oleh teman teman ku dan mengapa disini aku harus mengalami hal yang lebih pahit lagi


Rival: Haruki ikhlaskan lah dia


Haruki: maafkan aku Rey maafkan aku, aku belum bisa memenuhi janjiku padamu yang akan menghabisi aulus sebelum akhir hayat mu, maafkan lah aku Rey ( menangisi jasad Rey)


Zerav: sepertinya Haruki benar benar terpukul atas kematian Rey


Rival: benar, mengapa dia seperti itu kepada orang yang bahkan belum lama ia kenal


Zerav: Haruki adalah orang yang berasal dari dunia lain, dan di dunianya dia tak memiliki teman, dan saat di dunia kita ini baru dia memiliki teman akan tetapi salah satu teman nya sudah di renggut nyawanya


Rival: jadi dia sangat menyayangi teman temannya


Zerav: tentu saja dan kita berdua adalah separuh dari teman nya,


Rival: karna semua penduduk dunia kita ini berada di dimensi milik aulus, jadi ketika ada pertarungan takkan ada korban jiwa yang berjatuhan


Zerav: kenapa bicaramu bisa sampai kesana


Rival: sudah jangan di pikirkan


Zerav: heyy haruki, ayo kembali ke desa dan kita makamkan Rey di samping makam orang orang disana


Haruki: baiklah


Mereka pun pergi menuju ke goa tempat tinggal Rival dan berniat ingin kembali ke desa saat itu juga untuk menguburkan jasad Rey, dan (BERSAMBUNG)