
Setelah meninggal kan lembah tersebut, Haruki bersama party nya kembali melakukan perjalanan ke tempat yang memiliki banyak hawa hawa kegelapan untuk membasmi para iblis disana
Setelah cukup lama melakukan perjalanan selama beberapa jam, saat sore hari mereka beristirahat di hutan yang mereka lewati untuk menghilangkan lelah
Haruki: kita akan beristirahat disini
Zerav: apakah kau yakin akan beristirahat di hutan seperti ini Haruki
Haruki: tentu saja
Lina: hey disini sangat menakutkan
Lily: tidak apa apa kak Lina disini jga indah kok
Haruki: baiklah aku akan dirikan tenda, Zerav bantu aku
Zerav: baiklah
setelah tenda dibangun, Zerav dan Haruki menyuruh Lina untuk tidur saja menemani Lily dan biar mereka yang berjaga di malam nanti,
singkat cerita Lina dan Lily sudah tidur dan Zerav bersama dengan Haruki berjaga dengan seksama agar tidak terjadi apa apa pada Lina dan Lily, namun tiba tiba beberapa serigala iblis muncul,
Zerav: jika berhadapan dengan serigala serahkan saja padaku, karna aku juga setengah serigala
Haruki: jangan bertindak gegabah Zerav, prioritas kita adalah Lina dan Lily yang berada dalam tenda
Zerav: ohh baiklah, kau antisipasi musuh yang datang selanjutnya
Haruki: aku akan membantu membereskan serigala iblis ini dulu
Zerav: baiklah
Haruki: ayo bantai mereka Zerav
Zerav: oke
Setelah beberapa menit, mereka berhasil membantai semua serigala iblis tersebut tanpa luka sedikit pun,
jam demi jam telah berlalu, kini matahari sudah muncul, Haruki dan Zerav bergegas untuk mencuci muka dan segera membangun Lina dan Lily
Haruki: hey Lina, Lily ayo hangun, ini sudah pagi
Lina: apa, ini sudah jam berapa
Zerav: hahah hahahahah
Haruki: hey Zerav kau kenapa
Zerav: lihat lah liurnya Lina menetes ke pipinya hahaha
Haruki: hah apa benar,. hahahaha Lina kau mimpi apa sampai liurmu menetes seperti itu hahaha
Lina: hah apa, liurku? (segera membersihkan pipinya dari liur)
Lily: kakak seperti anak kecil saja
Lina: ihh Zerav kenapa kau menegur liurku, aku kan jadi Malu sama Lily
Lily: tidak apa apa, lagian itu bisa menghibur kita di pagi ini
Lina: tapi kan aku yang malu
Haruki: sudah sudah segera bersihkan wajahmu, disana ada sungai, pergilah bersama Lily
Lily: yey main ke sungai
Zerav: sebaiknya kita menjaga mereka
Lina: iya Zerav benar, lagipula aku tak berniat untuk mandi, jadi kalian bisa memantau kami
Lily: aku saja yang mandi, aku masih memiliki pakaian lain
Zerav: baiklah tapi berhati hati lah, karna kami tak bisa mengawasi dari dekat
Lily: baik kak
Lina dan Lily pun pergi ke sungai bersama sambil di intai oleh Haruki dan Zerav untuk mencegaj bahaya yang akan terjadi
Lina: sungai nya indah, dan sangat bersih
Lily: dan sungainya jga dangkal, aku ingin mandi
Lina: hey hati hati, walau sungainya dangkal tapi kau terlalu pendek
Lily: jangan mengejekku ini masih pagi
Lina: iya iya maaf aku hanya bercanda
Mereka pun meneruskan membersihkan diri di sungai tersebut dan segara kembali ke tenda, terlihat Haruki dan Zerav sedang makan sesuatu di depan tenda
Lily: wahhh buah, kak Zerav aku mau apa boleh
Zerav: silahkan saja ambil
Lina: hey apa aku juga boleh
Haruki: bagaimana jika aku mengatakan tidak
Lina: pelit sekali kau.
Haruki: makanya kalau aku sedang makan dan kau ingin ambil saja tanpa bertanya, kita ini kan party yah pasti berbagi makanan
Lina: kali begitu aku ambil ini( mengambil buah berry emas di tangan Haruki)
Haruki: heyy jangan itu, itu hanya satu satunya.
Lina: kau yang bilang aku boleh ambil tanpa bertanya,( sambil memakan buah berry emas tersebut)
Lily: terus ini apa kak, (mengambil berry emas yang ada di kantung milik Zerav)
Zerav: ohh tidak itu punya ku
Lily: udh habis siapa suruh ngambil cuma buat diri sendiri
Haruki: hahahahah siapa suruh nggak dimakan dari awal
Zerav: jangan meledekku, punyamu juga dimakan Lina kan
Haruki: tapi kau yang duluan meledekku kan, hahahhaah
Lina: mereka hanya mementingkan diri sendiri, benar kan Lily
Lily: iya benar kak Lina.
Zerav dan Haruki: kalau udh makan yang terbaik jangan banyak omong
Lily: heyy kalian kompak
Lina: mereka mengatakan apa memangnya
Lily: bukan apa apa
Lina: ohh baiklah
setelah makan mereka pun melanjutkan perjalanan untuk membersihkan wilayah yang banyak di tinggali oleh para iblis, dan saat di jalan mereka bertemu dengan seorang Pengguna kekei genkai tulang yang sedang memburu iblis,
Haruki: heyy orang itu dapat memanipulasi tulang nya,
Lina: seperti iblis saja ya
Zerav: ras mereka memang manusia setengah iblis, tapi tak ada gen iblis dalam tubuh mereka
mereka pun mendekati orang tersebut
pria tulang: siapa kalian( sambil mengunuskan pedang tulangnya)
Haruki: kami hanya ingin bertanya jalan menuju tempat yang di tinggali banyak iblis
Pria tulang: apakah kalian memburu iblis juga
Zerav: tentu saja, jika tidak untuk apa kami mencari para iblis
Pria tulang: perkenalkan namaku adalah Rey, pengguna kekei genkai tulang
Haruki: salam kenal Rey
Lina: senang bertemu denganmu
Lily: halo kak
Zerav: apakah kau tidak ingin bergabung ke party kami? tujuan kita kan sama sama membasmi iblis
Rey: apakah kalian semua akan setuju jika aku bergabung
Haruki: tentu saja, mereka semua juga senang menerima mu
Rey: terimakasih, kalau begitu aku akan bergabung
Zerav: kekuatan party kita akhirnya bertambah,
Haruki: iya
Rey: tunggu, aku ingin kalian menjadi teman ku, apakah boleh
Haruki: tentu saja kami semua adalah sahabat mu oke
Rey: aku memiliki keinginan, karna umurku tersisa beberapa bulan lagi karena penyakit ku, aku bermimpi untuk setidaknya berhasil mengalahkan aulus, tapi mimpiku itu terlalu tinggi, jadi setidaknya aku harus melukai nya saja
Haruki: kami akan membantu ku untuk melawan aulus, karna dia musuh kami juga
Zerav: benar sekali tenang saja, kami tidak pernah meninggalkan teman untuk bertarung sendirian
Rey: terima kasih teman teman
Lina dan Lily: horeee
Haruki: kenapa kalian bersorak
Lina: party kita bertambah 1 orang jadi kita tak akan bosan melakukan perjalanan
Lily: iya kak Lina benar
Zerav: lihatlah Rey bahkan para wanita itu sangat senang karna kau bergabung
Rey: iya, kalian adalah teman pertama ku, aku harap kita bisa berpetualang bersama setelah mengalahkan aulus
Haruki: tentu saja kita pasti bisa
Zerav: benar, percaya lah kita pasti bisa
Rey: ya semoga saja bisa
Haruki: kalau begitu ayo lanjutkan perjalanan
semuanya: baik
Mereka pun kembali melanjutkan perjalanan dengan petunjuk dari Rey yang mengetahui dimana sarang para iblis,
Haruki masih saja memikirkan bagaimana mewujudkan keinginan sahabat baru nya tersebut.
saat mereka telah sampai di daerah iblis tersebut
tiba tiba........!(BERSAMBUNG)