" Vegas Nevada "

" Vegas Nevada "
" AKU SUKA KAKAK"



ROUND 8


setelah itu Aiden .Chou dan Nevada sudah di meja makan . boun datang..


" nama kamu boun yak.. emm kamu kok percaya gtu.. pas aku DM kamu respon nya cepet lagi" tanya Aiden.


" emm takdir aja kali kak.. soalnya itu pas aku bukak Ig.. terus aku liat akun KK real.. mana mungkin mau bohong.."


" jauh gak dari tempat kamu kesini .." tanya nevada


" em ga juga sih .. kebeneran aku di apartemen temen aku di Jaksel kak"


" ouhh ya udah makan gih mumpung masih anget.. kamu kan abis ujan2 nan.. "


" iya kak makasih..


" lain kali jangan nekat.. ya.. kalo ujan neduh dulu dimana aja " ujar Aiden


" emm mau neduh sih kak tapi aku gak kenal daerah sini.. takut diliatin orang.. "


Chou hanya menyimak pembicaraan.. Nevada pun memerhatikan rambut boun yg masih basah..


Nevada pun mengambil handuk lagi lalu ia mengering kan rambut boun..


Aiden dan Chou melihatnya..


" maaf ya jadi ngerepotin kakak cantik.. "



Nevada pun tersenyum..


" ga kok justru aku ngerasa bersalah.. kalo kamu kenapa2 gimana.."


boun tersenyum mendengar nya.. Aiden pun batuk2 kecil.. mereka pun lanjut makan..


setelah selesai hujan.. Chou pun berpamitan pada Aiden dan Nevada.


" bro.. nev gua pulang ya thanks for all.. bye"


" tiati Chou...


" asiappp ... "


setelah itu Nevada menghampiri boun..


" kalian ngobrol aja ya. Abang mau pergi dulu"


" iya bang ati2"..


tak lupa Aiden mencium kening Nevada.. lalu pergi.. Nevada pun menghampiri.. boun..


dengan malu2 keduanya duduk berdekatan. tak ada kata yg keluar dari mulut mereka .


tak lama boun memberanikan diri untuk menyatukan kelingking nya dengan kelingking Nevada..


Nevada tersenyum simpuh.. lalu..


" kakak.. suka .. makan apa..?" tanya boun.


" emmm aku suka . apa aja.. tapi aku paling suka makan steak.. "


boun tersenyum.. " emang beda ya orang kaya mah... tadi boun kesini hampir ga jadi... gara2 pas masuk ternyata perumahan elite.. insecure bgt "


Nevada pun tertawa mendengar perkataan boun..


" emang iyak.. ga juga sih.. nyantai.. "


" kakak Kristen yak... "


" iya . kenapa emang ?"


" gpp aku Islam.. kak . kira2 makanan tadi ada babinya gak ya.. sorry sebelumnya "


" astaga Tuhanku.. ouh tenang aja .. kami Kristen tapi ga makan babi kok . disini mah... duh sorry aku lupa nanya kamu.. maaf banget boun"


boun memegang badan Nevada.


" tenang kak . gpp .. boun ngerti kok . lagian ga ada babi nya kan.. tenang.. "


" gpp sih gpp . tapi gua lupa kalau lu Islam ****** apalah dayaku yg anak Tuhan Yesus .. jatuh cinta ke umat nya Muhammad.... haihhhhhh" fikir Nevada..


" kakak kecewa ya karna aku Islam.."


" ga kok .. emang kenapa.. toleransi lah.. kita kan orang indo"


" jujur nih to the point aja aku kak.. AKU SUKA KAKAK" tiba2 ..


Nevada terkejut.. dan boun menutup kupingnya.. terdiam sebentar...


tiba-tiba.. plakkkkkk .... suara tamparan..


" maaafff kakak.. boun salah.... tapi boun udah jujur biar boun bisa tidur malem ini ..boun ga bisa tidur mikirin kakak melulu "


" boun .. kamu tu yak... ga romantis banget sih jadi cowok... kamu nembak aku kek gini ihhhhhhhh diluar ekspektasi aku tauuuu ahhhh sebellll"


boun berdiri mendengar itu...


" maaf kak.. boun yg kurang berpengalaman.. tergesa-gesa mengatakannya pada waktu yg tidak pas.."


" ihhh kenapa kamu ngomong baku gitu sih nervous yak.. ahhhh.. "


" ya udah ayo ikut boun.. "


" kemana"


" ikut aja nanti kakak tau sendirilah.."


boun dan Nevada pun pergi.. mereka mengendarai motor .. boun memasangkan helm Nevada .


Nevada pun salah tingkah saat di tatap boun..


" jangan liat aku kek gitu.. aku malu"


" Gpp kan ngeliat semesta ku... "


" peluk dong... "


" ihhh... bacot" saut Nevada.


mereka pun pergi ke suatu tempat.. tempat itu lumayan jauh dari rumah... mereka pun menikmati perjalanan itu..


Nevada amat bahagia yg tak tertandingi.. tak hentinya dia tersenyum.. begitupun sebaliknya.. bak sejoli yg sedang dimabuk cinta .


hingga merekapun sampai.. di pegunungan di daerah Bogor..


merekapun turun dari motor.. boun menggenggam tangan Neva..


" mau ngapain ke sini.. jauh2 begini... " tanya nevada.


tiba-tiba boun berlutut..


" bersaksilah pegunungan dan awan cerah hari ini tanggal 20 September 2022.. aku boun sky buana meminta agar Nevada anandya bersedia menjadi pacarku.."


Nevada tertegun.. ia pun tertawa mendengar pengakuan itu..


" jangan ketawa.. ini direkam ihhh.. serius.."


" eh iya... sorry.sorry.. ok right... boun sky buana.. aku Nevada anandya hari ini 20 September 2022.. bersedia menjadi pacar mu..


ayok kita jalani.. meski kita baru bertemu.. aku gak mau munafik pada perasaan ku . I love you"


" I love you more Nevada... "


mereka berpelukan... sambil tersenyum bahagia..


" gak nyangka ya first love ku sama kamu.. dan hanya butuh beberapa jam saja aku meyakinkan hati"


" masa sih aku first love kamu .. sayang"


" sayang.." Nevada tersenyum lebar.. " iya serius kamu tu first love aku.. aku ga pernah pacaran sama sekali.. sibuk aja.. "


" ou woww.. beruntungnya aku miliki kamu... kamu adalah bukti dari baiknya tuhan padaku"


" eh malah nyanyi... dasar.. "


" aku seneng banget.. liat kamu senyum.. dan jangan khawatir in tentang apapun.. apapun yg terjadi kedepannya kamu harus cerita ke aku.."


" iya beib... I know.. kamu juga ya.. kek nya aku bakal diketawain sama bang Aiden.. secepat ini Nerima cowok.. mana bocil"


" ayanggg jangan bilang aku bocil aku 18 udah legal... KTP udah ada.. "


" iyalah kalo belum mana aku terima... sumpah kek mimpi.."


mereka pun tersenyum... waktu berlalu..


pagi itu seperti biasa Nevada bekerja.. hari itu dimana ia akan menangkap bandar narkoba . persiapan sudah berjalan sesuai rencana..


saat itu Nevada memakai baju yang feminim.. untuk menghadiri acara lelang . bersama ketua tim...


" kamu cantik anggota 7.. aku tak menyangka... "


Nevada hanya tersenyum ia menggandeng tangan ketua tim..


" Wayan ingat begitu ada yg lolos langsung tembak jangan ragu"ujar Nevada.


" baik boss"


merekapun melaksanakan aksinya....


bermula itu aman.. tentram... sampai...


Nevada tersadar. bahwa Jay dan Sean tak ada..Nevada memberikan kode pada Chou ...


suara tembakan pun terdengar.. dan semua kaget dan kacau.. para panitia dan donatur lainnya akan keluar tapi polisi sudah mengepung mereka...


Nevada dan ketua tim menerobos panggung .. hendak menangkap tersangka 1...


Nevada pun merobek gaunnya.. ia berlari kencang.. lalu ia melemparkan panah ke kaki tersangka 1... tak lama suara tembakan Chou mendarat di kaki tersangka 1 itu..


membuatnya terlumpuhkan..


ketua tim masih bertarung dengan para bodyguard... Nevada pun menolong ketua tim..


beberapa saat kemudian mereka dapat dilumpuhkan semua..


" dimana temanku... " tanya Nevada.


sambil tertawa.. tersangka itu berbicara " 10 menit lagi mereka akan jadi semen... ahahahah cecunguk tak berarti "


Nevada pun menembak tersangka.. lalu ia pergi... ia melihat situasi.. ia menghubungi Wayan..


" tak banyak waktu datanglah ke gudang belakang pameran.." ujar Wayan.


Nevada berlari ke belakang bangunan.. dengan sigap ia menendang kepala penjaga disana.. begitupun dengan Wayan... ia berkelahi..


dengan keahlian Nevada 2 menit mereka tumbang.. dan ia berlari ke atas gedung ... disana Jay dan Sean diikat dan hampir seluruh badan mereka tanam ke dalam semen.. tembok..


Nevada dengan sigap melepaskan mereka..


" jangan mendekat" ujar kedua temannya..


dibalik tiang itu sesosok pria menembakkan senjata api ke Nevada.. dan itu mengenai lengan Nevada.. lalu Nevada pun menembak pria itu tepat dikepalanya .. yg membuat pria itu tewas ditempat..


dengan gemetar Nevada menolong kedua temannya.. Wayan yg masih bertarung di bawah pun mendengar suara tembakan itu.. ia juga hampir tertembak karna takut itu Nevada.


setelah itu Jay dan Sean terbebas... Nevada pun sudah kehilangan banyak darah... badannya lemas..


" Nevada.. kau baik2 saja.. nev ." tanya Jay.


" sebaiknya ayo kita bawa Nevada ke RS secepatnya.. liat darahnya semakin banyak" ujar Sean.. ia membalut luka itu dengan baju dari gaun Nevada..


Wayan datang dan membantu mereka...


beberapa saat kemudian..


next round