" Vegas Nevada "

" Vegas Nevada "
" KECELAKAAN"



ROUND 23


Nevada mulai mengantuk ia pun tertidur.. Vegas yg melihatnya nya pun menyelimuti Nevada..


" suatu saat nanti kamu akan mencintai ku"


hingga keesokan harinya..


Nevada terbangun dengan kaki diatas perut Vegas... matahari yg muncul menyinari mereka.. karna kaca dengan tirai terbuka.


Nevada pun beranjak bangun.. sambil mengucek matanya.. pergi ke kamar mandi..


next place... boun yg sudah di univ pun tak sengaja bertemu Manda...


" bukan aku yg menyebarkan video itu... " ujar Manda..


" yah aku juga bukan ..video itu sebenarnya sudah lama ku hapus.. semua sudah terjadi.. tak bisa diulang.." ujar boun.


" sekarang nama baikku pun sudah tercemar.. keluarga ku... heh.. aku sudah menerima akibatnya.. maaf karena aku .. kamu dan kak nev berpisah..


Oya aku juga mau pindah univ.. kedepannya kita gak akan ketemu lagi... "


setelah itu Manda meninggalkan boun.. boun berjalan menuju kelasnya.


" sekali lagi langkahku berat .. kemanapun kaki ku berjalan seakan duri berlimpah di jalan yg ku lalui.."


ditempat lain Nevada dan keluarga sudah sampai ke bandara Soekarno Hatta.. mereka memesan grab ..


Aiden dan mawar masih di Bali.. mereka pun merencanakan honeymoon..


sementara itu pak Anan dan ny.elisa berencana ke Jepang..


kini tinggal Nevada yg tak tau kemana..


" mau di indo apa mau pulang ke US lagi " tanya pak Anan didalam mobil..


" emm ga tau deh .. nev mau kerja aja lagi dikantor polisi yang lama.. daripada bolak balik ga karuan"


pak Anan dan ny.elisa tertawa puas melihat Nevada.


haripun berganti..


" ahhh pak Agus maaf ya saya selalu merepotkan bapak.. " ujar Nevada.


" nevada.nevada .. aku kira kamu tidak kembali lagi kemari. sepi tau tu anggota 7 kalian Chou udah angkat kaki... "


" hehehe iya pak. tenang aj nanti rame lagi kok . kan ada saya.."


" ya udah.. sana kembali keruang kerjamu.. Jo pasti menunggu.. " suruh pak Agus.


Nevada pun kembali ke ruangannya dulu..


disana lima orang Jay,Sean, Dodit,Wayan dan ketua tim Jo menatap kedatangan Nevada.


" welcome bro... " ujar Jay sambil memeluk Nevada


" gimana udah tenang tu ati setelah 6 bulan lebih tidak di indo lagi" cuak Sean.


" shut up Sean... don't tell about that again.. yah seperti yang kalian lihat I'm okay guys.. and how about you all.. fine or hahahahha"


" iya kita udah kek orang cacat.. udah waktu itu kamu ga ada Chou mengundurkan diri .. ahhhh gelap pokoknya" saut Wayan.


" wes pokoe wingi wong2 Ki hampir nyerah nev.. la kasus ki nummmmpuk neng meja deloen kui hih ampun bos Ki..." saut Dodit dengan bahasa nya.


" iya mana tim lain udah pada nge sok semua.. anjing pokoknya " saut Jay


" stay cool guys . ada aku.. kita akan mulai dari awal okay.. dan aku gantiin Chou minta maaf ke kalian.. yah gimanapun dia mencari jalan hidupnya kita doakan yg terbaik untuk Chou"


" kamu tidak pernah menyalahkan Chou... kami tau keadaan nya .. hanya kita kekurangan orang dalam tim.. " ujar Jo.


mereka pun bekerja seperti biasa..


" I told you... don't kill him .. why didn't you all wait for me .. so fucking you all.. " ujar lelaki berjubah hitam menampar bawahan nya ..


terlihat ada 3 orang tewas tertembak..


" don't do it again.. if you nothing hear me.. you know me.. "


mereka pun bersimpuh meminta maaf.. pada pria jubah hitam .


pria itu pun meninggalkan ruangan itu..


malam itu...


Nevada sedang menelpon.. Vegas..


" eh ini aku kerumah kamu ya.. aku sendiri dirumah bosen. kamu ada dirumahkan"


" eh iya ada kok.. kesini aja.. aku juga lagi ga banyak kerjaan.. cuma latih ni kaki biar bisa berjalan Lancar.. tapi kek nya ga bisa.. yah ."


" pincang ahahahah"


" ih dasar.. "


setelah itu Nevada pun pergi ke rumah Vegas...


diperjalanan Nevada melihat ada keramaian.. ia turun dari mobilnya.. dan bergegas melihat apa yg terjadi.


' permisi . permisi.. saya polisi harap semuanya menyingkir." ujar Nevada dengan menunjukkan ID card nya.


Nevada pun melihat ada korban kecelakaan.. dan Nevada segera memanggil ambulance..


ia memeriksa korban... awalnya ia tak menghiraukan karna tugasnya sebagai polisi hanya mengamankan..


namun Nevada pun membuka helm si korban.. dan itu tak lain adalah boun sky buana.


dengan darah yg sudah berceceran..


' boun... OMG ****.. "


Nevada pun meminta pertolongan orang-orang dan ia membawa boun ke mobilnya.. ia langsung tancap gas ke rumah sakit.


" boun bertahan lah.. akua akan membawamu kerumah sakit."


Nevada yg hatinya masih kacau . melihat orang yg ia cintai terluka pun menjadi luluh.. hingga air mata tak keluar namun hati Nevada sangat sakit..


ia menahan air matanya agar tak jatuh..


dan beberapa saat kemudian Nevada dan boun sampai ke rumah sakit..


Nevada pun memapah boun ia terus memanggil perawatan.


perawat datang.. dan langsung mengurus boun..


Nevada langsung mengikuti boun meski pakaian nya berceceran darah boun ia tak peduli dengan itu..


Nevada gelisah.. ia sudah mengambil handphone boun dari perawat . ia mencoba membuka pola d hp nya boun.


" duh apa ya.. emmm"


Nevada ingat sewaktu dia bersama boun ..


" ahhh ultah aku kan.. iya ka .. masih pake "


dan Nevada mencobanya.. dan ternyata benar.


Nevada menghela nafas panjang.. ternyata memang boun benar2 masih mencintai Nevada begitupun sebaliknya.


Nevada pun mengabari Vegas karna ia tak jadi ke rumahnya. namun Nevada tak mengatakan kalau itu karna boun. ia hanya bilang akan minum bersama teman2 nya.


hingga beberapa saat kemudian orang tua boun datang.. dan boun dirawat oleh dokter.. belum bisa dimasuki oleh orang lain..


" trimakasih nak Nevada sudah membawa boun ke rumah sakit . kalau tidak mungkin kami sudah kehilangan anak kami." ujar ayah boun.


" iya sama-sama om.. ya udah nev pergi dulu ya om "


" tunggu... ' panggil ibu boun.


" Nevada... maafin Tante ya.. Tante waktu itu menghalangi hubungan mu dengan boun. maafkan Tante yg egois saat itu.. sekarang Tante mengerti mengapa boun sangat mementingkan mu..


Nevada kembalilah dengan boun.. Tante mohon nak Nevada... Tante janji gak akan mengganggu kalian .. apapun yg terjadi ." jelas ibu boun sambil meneteskan air mata..


Nevada tersenyum..


" Tante.. makasih atas penjelasannya.. tapi .. nev ga bisa balik sama boun.. mungkin ia nev belum bisa melupakan boun. tapi disisi lain nev juga ada seseorang yg sudah mengikat janji sama nev.


dia baik .. orang tuanya pun baik pada nev.. mungkin nev belum mencintai dia.. tapi nev sangat menghargai dia..


sekali lagi nev ga bisa .. maaf Tan. . om . nev pamit ya.. nanti kalo boun sadar .. kabarin aja nev. permisi"


nev berlalu pergi .. dia mengambil keputusan yg berat.. ia tahu itu sulit baginya.. tapi apalah daya dia harus melakukan itu..


" kenapa tidak dari dulu dia mengatakan itu padaku.. mungkin aku masih bisa mempertahankan hubungan ku dengan boun..


sekarang dia puas kan melihat kami tersiksa.. "


ujar Nevada dalam hati..


Nevada pun pulang kerumahnya . larut malam ..


hingga sesampainya dirumah ia melihat mobil terparkir didepan rumahnya.. ia tau itu mobil Vegas.


Nevada pun. keluar dari mobil nya.. mengetuk kaca mobil Vegas.


" Vegas .. ada apa.. kenapa kamu disini.. kenapa gak masuk aja.. "


" emmm gpp kok.. aku tau kamu belum pulang .. ini hampir pukul 1 malam .. kau baru pulang.."


" emm iya.. tadi nganterin temen "


" ouh .. ya udah aku pulang.. ya"


" udah ayo masuk.. nginep aja dirumah ku.. yuk" ajak Nevada..


Vegas tersenyum..


" emm boleh nih aku nginep.. ya udah deh.. dipaksa"


Nevada pun memukul kepala Vegas..


" hemm ya ... paksa.. orang nawarin maksaaaa katanya.. dasar.."


mereka pun masuk kerumah..


"duh laper.. tapi ga bisa masakkk.. ah... bangunin bibik juga ganggu.. " oceh Nevada.


Vegas pun beranjak kedapur.. ia mencari olahan yg bisa ia masak..


" kamu bisa masak.. hebat.. semua lelaki pandai masak.. Abang.. Daddy..boun mereka semua yg suka masak buat aku sekarang kamu hehehe."


tanpa disadari Nevada.. ia mengucapkan nama boun.. Vegas agak diam.


" e sorry gas.. aku gak sengaja"


" gpp lagian emang sulit lupain orang yg pernah ada dalam hidup kita. kek aku dulu lupain mawar.. sulit.. tapi setelah aku liat dia bahagia sama Abang mu aku senang" saut Vegas.


Nevada memeluk Vegas dari belakang.


" apapun yg terjadi. percayalah aku pasti memilih kamu.. sekalipun itu boun.. aku memang mencintai nya.. tapi aku juga tidak bisa . memiliki nya.. maafin aku gas.. kalo slalu ngecewain kamu"


dan mereka pun saling berpelukan.. terlihat betapa sayangnya Vegas ke Nevada..


" makanan siap. let's go.. " teriak Vegas.


mereka pun makan bersama..


hingga pukul 3 pagi mereka hendak tidur.. dan mereka tertidur diruang tv .. tidur di sofa.. Nevada memeluk Vegas.. begitupun sebaliknya.


hingga keesokan harinya.. matahari bersinar terang..


handphone Nevada berdering dan Vegas terbangun mengangkat telponnya nev.


" hallo.. "


" hallo.. maaf Nevada nya ada.."


Vegas tak sadar itu handphone Nevada.


" tunggu sebentar.."


Vegas membangun kan Nevada. dan memberikan telponnya. sementara Vegas masih memeluk Nevada.


" hallo siapa.."


" hallo nak nev.. ini saya ibunya boun.. mau ngabarin boun sudah sadar.. nak nev kapan kesini.. boun nanyain terus"


" ouh iya Tan syukur deh kalo gtu.. emm keliatan nanti deh Tan.. "


" o.. ya sudah ya nak Nevada .. maaf mengganggu paginya"


" iya gpp Bu.. "


telpon pun selesai..


" siapa itu . " tanya Vegas.


" ibunya boun.. biasa.. "


" ouh . bukannya dia judes sama km.. kok bisa nelpon km ."


" ga tau berubah kali dia... ya udah aku mau siap ke kantor . "


" nanti aku mau peluk kamu dulu.. sebentarrrr aja.." ujar Vegas.


Nevada tersenyum.. iapun membiarkan Vegas memeluknya.


di rumah sakit .. boun yg sedang disuapi bubur oleh ibunya.. merasa tak enak .


" mih udah.. ga enak .. nev kapan kesini nya mih"


" namanya juga sakit nak... kata nak Nevada keliatan nanti dia bisa atau nggak'nya jenguk kamu.. "


" coba kalo waktu itu mamih restuin kita berdua mungkin Nevada gak bakal ninggalin sky . '


" iya mamih tau.. maafin mamih"


ditempat lain Bryan yg sedang mencari kan Chou dasi.


" Mana sayang udah dapet.. lama ni aku telat ke kantor"


" iya sabar dong.. .. ihhh.. "


next round