" Vegas Nevada "

" Vegas Nevada "
"END"



ROUND 37


disana Vegas dirawat oleh dokter.. Nevada dan Viktor menunggu hasil diluar..


hingga beberapa jam kemudian.. Vegas sudah boleh ditemui meski ia belum sadarkan diri..


Nevada mendekati Vegas.. ia menggenggam tangan Vegas..


" I'm sorry.. aku udah salah paham sama kamu .. aku tau kau tidak mungkin seperti itu.. kau memang jahat tapi kau tidak mungkin mencelakai keluarga ku.. "


Viktor pun ikut masuk.. Nevada tersenyum ke arah Viktor.


" thank you.. "


Viktor mendekat dan menyuruh Nevada melepas kan bajunya.


" what you doing viktor"


tanpa kata Viktor.. memaksa Nevada melepas baju.. Vegas yg mulai sadar .. replex menarik Nevada..


namun Viktor tetap membuka baju Nevada... dan ternyata dibahu tangan Nevada ada luka tusukan ak..


" calm down. I just want to leave your mark. because you're a woman"


Viktir mengobati luka Nevada .. setelah membersihkan luka tusukan viktor mengoleskan obat pada luka itu terlihat Nevada menahan sakit.


ia pun memegang tangan Vegas.. setelah itu Viktor membalut luka Nevada .


" kau ini selalu mengagetkanku.. thanks bro.. "


" welcome.. I think .. I can go .. Anan waiting for me.. see ya"


" ok bye.. "


Viktor pun kembali ke rumah Nevada..


Vegas yg masih lemah tak mampu berkata.. Nevada mendekat.


" cepet sembuh.. anak-anak menunggu mu.. "


Nevada pun mencium Vegas..


lalu sin berpindah ke Rumah duka.. Aiden dan mawar akan segera dimakamkan kan.. ny.elisa menangis tanpa henti..


" anakku... aidennnn... AA.. kenapa kau tinggalkan mama mu ini nak.. "


Nevada pun ikut dalam penguburan kedua kakaknya itu..


Nevada sangat terpukul.. betapa tidak.. ia tak tau bagaimana jika gema sudah besar nanti...


" kakak sama Abang yg tenang ya.. nev akan jaga gema.. "


dan Aiden mawar pun sudah dikebumikan..


keesokan paginya Nevada sedang duduk ditaman rumah nya.. pak Anan menghampiri nya.


" kau sudah membunuhnya bukan.. "


" who "


" yg membunuh Abang dan kakak mu.. "


" sudah.. aku juga sudah ingat semua kejadian waktu kecil.. pembunuh orang tuaku.. itu.. aku.. kan dad.. "


" yah.. sure.. kau sudah mulai stabil dan ingat saat kau membunuh.. jadi pengobatan yang dilakukan Vegas berhasil.. "


" Vegas .. maksud Daddy.. I don't know about what.. kalian "


" ya kami mengobati mu.. dari setiap makanan yg kau makan semuanya obat.. hingga kau saat hamil pun kami memberi mu obat...


itu yg membuat bayi kedua mu saat dilahirkan tidak bersuara.. awalnya dugaan kami dia akan bisu.. itu efek sampingnya pengobatan mu" ujar pak Anan.


" what... are you crazy Daddy.. kalian tega .. dia cucu mu Daddy.. dan Vegas Setega itu dia ternyata"


'' kami tidak ada pilihan Nevada.. setiap kau marah .. kau hanya bisa membunuh... berapa banyak orang yg mau bunuh.. dan kau bakar tanpa sisa..


Daddy dan Vegas mengambil pengobatan ini meski ini membahayakan janin mu waktu itu..


sulittttt bagi kami memutuskan itu.. namun Vegas sangat menyayangi mu .. ia terus berusaha agar kamu tidak haus membunuh orang."


Nevada terdiam..


" aku juga tidak mau membunuh.. tapi ntah kenapa ketika aku marah dan sedih .. seperti ada orang lain yg menguasai tubuh ku..


ketika aku sadar.. semuanya sudah tak ada ingatan yang tersisa"


" benar.. karna kau memiliki dua kepribadian.. Nevada.. Daddy dan mama, cuma memilikimu seorang.. kamu harapan kami satu2 nya...


tolong tinggallah dirumah ini.. karna Daddy akan bawa mama ke US.. dia akan terus teringat Aiden jika terus di Indonesia..


gema akan kami bawa.."


" ngga dad . gema akan hidup dengan ku.. "


" kami tau kamu pasti bisa menjaga gema.. tapi ini demi mama mu.. mengalahlah" ujar pak Anan


" baiklah dad.. jika itu yang terbaik.. untuk mama.. nev juga akan tinggal di sini.. "


pak Anan pun memeluk Nevada..


Nevada pun menuju ke rumah sakit menjenguk Vegas.. saat itu Vegas sedang menatap langit..


" apa yang kamu fikirkan" tanya Nevada saat membuka pintu.


dia tak tau.. betapa Daddy sangat menyayangi nya..


maafin aku .. karna aku ga bisa nyelametin Abang dan mawar.. maafin aku belum bisa jadi suami dan ayah yg baik..


ada hal yang ingin kutanyakan pada mu.. apa kau mau jujur padaku "


" apa itu.. jika aku mampu menjawab nya.. "


" apa kau masih mencintai boun..? aku tau kau masih berhubungan dengan boun dibelakang ku "


Nevada tersenyum...


" maybe kemaren2 aku yes of course.. aku sangat mencintai boun... dan yah dia adalah hal yg tak pernah bisa aku buang.


but . akhir2 ini juga aku sadar bahwa yg kubutuhkan bukan boun tapi kamu.. kamu yg dengan sabar mencintai aku yg seperti ini.


kamu yg slalu menjaga ku.. kamu yg dari dulu tempat aku menumpahkan segala keluh kesah ku"


" dan I'm sorry.. apakah anak-anak kita murni anak ku.. apakah itu anak boun juga.. kamu jangan takut.. aku terima meski itu anak boun..


aku tidak akan merubah rasa kasih sayang ku pada mereka dan pada mu.. aku hanya ingin tau kebenaran nya.. agar boun tahu.. "


sekali lagi Nevada tersenyum kepada suaminya.. Nevada pun menunjukkan tes DNA..


" aku juga awal nya sempat ragu mereka anak mu atau anak boun.. tapi aku ingat .. aku hanya sekali dengan boun dan itu diluar..


dan hasil tes DNA menunjukkan 99% kamu ayah biologis kedua anak itu...


maafin aku ya.. aku udah bikin banyak luka dihidupmu.. kamu suamiku.. kamu yang pertama memiliki aku sepenuh nya..


dan kamu akan menjadi satu-satunya lelaki dihidupku .. mulai sekarang tak kan ada boun dihidupku . "


mereka pun berpelukan.. dan berciuman mesra..


hingga hari dimana Vegas diperoleh kan pulang ..


" akhirnya aku bisa pulang..


mereka pun pulang kerumahnya Nevada.. dirumah Vegas melepas rindu pada anak2 nya.


" aku izin menemui boun untuk terakhir kalinya" ucap Nevada


dan Vegas pun mengizinkan Nevada bertemu boun..


Nevada pun menemui boun di apartemennya..


" bagaimana.. suami mu sudah pulang" tanya boun.


" iya sudah.. dia juga tau ttg kita.. boun.. aku ga bisa ngelanjutin hubungan ini.. aku rasa aku mulai menyayangi Vegas."


" kenapa nev.. aku gpp kok kamu dua in .. aku juga gpp kamu cinta sama Vegas.. asalkan ada sedikit ruang dihati mu untuk ku..


kalo kamu pergi lagi. aku ga tau gimana hidup aku seterusnya.."


ujar boun menyandarkan kepalanya ke pangkuan Nevada.


" hidup ini adalah tempat kita memilih boun.. sampai kapanpun kamu tetap akan slalu ada ruang dihati ku..


tapi tidak untuk bersama.. walau apapun keadaan nya. yang telah kita lakukan saja sudah salah. berjanjilah kau akan bahagia meski tak bersama ku.. " ujar Nevada.


boun melihat kejujuran Nevada.. ia bangun dan mencium bibir Nevada..


disaat itu boun melepaskan pakaian Nevada..


Nevada hanya terdiam tanpa kata . boun menciumi sejengkal demi jengkal tubuh Nevada..


ia terus mengingat itu dalam ingatan nya,. boun mencium kening, pipi, bibir Nevada dengan mesra.lalu...


" ahhhhhhh... ahhhhhhh..." erang Nevada...


" I'm sorry but ini terakhir kalinya... I promise ga akan ganggu kamu... ahhhhhhh ahhhhh" bisik boun ke telinga Nevada.


Nevada memeluk boun dengan erat .. hingga menikmati apa yang dilakukan oleh boun..


air mata Nevada mengalir membasahi pipinya.. ia tak hentinya menciumi boun..


karna hal itu tak ada lain kalinya.. itu pertemuan terakhir boun dan Nevada..


beberapa hari kemudian terlihat Nevada dan Vegas mengantar pak Anan,nya.elisa dan gema ke bandara..


" hati2 ya dad , mam.. jangan lupa kabarin Nevada kalo udah nyampe ke US ... dada grandpa. dada grandma .... " ujar Nevada.


paka Anan pun berlalu pergi bersama ny.elisa dan gema..


Nevada dan Vegas pun pulang ke rumah mereka.


" ahhhh cape ga honey" tanya Vegas.


" Mayan... huh.. berasa kosong ya rumah.. emmm aku panggil Bryan ah.. kerja ga dia ya"


" coba aja.. siapa tau dia lagi of"


Nevada dan Vegas bersama dan bahagia ... tanpa adanya orang ketiga.. Vegas melepaskan keempat istrinya..


dan ayah Vegas kini sudah lumpuh ia dirawat di panti jompo di Belanda...


sedangkan boun.. dia sudah bekerja menjadi pengacara.. dan ia akan menjadi hakim setelah ia melanjutkan sekolahnya..


dunia terasa damai ... Nevada pun mulai tenang mengingat anaknya...


dan tamatttttttt