YOUNG MASTER THE RULER

YOUNG MASTER THE RULER
Bersilat Lidah



Jangan lupa tinggalkan jejak like komen vote yah😇


 


🍂HAPPY READING🍂


 


"Nyonya sudah waktunya sarapan pagi" ujar Lili.


"Hemm" gumam Adele mengangguk beranjak dari duduknya dan melangkah keluar kamarnya.


Wanita cantik dengan gaun berwarna merah muda itu berjalan menuruni tangga dengan wajah datarnya hingga dia sampai dilantai utama dan berjalan keruang makan dia lihatnya pria dengan seorang wanita makan dengan sangat romantis.



Yah diruang makan ada sepasang suami-istri yang sedang asik bercanda ria dengan sangat romantis.Lalu Adele duduk dikursi makan paling ujung hingga jarak mereka cukup jauh.


"Aku sangat menyayangi mu Herena" ujar Laexar lembut itulah yang didengar Adele.


"Pagi nyonya" sapa ramah para maid.


"Hmm siapkan aku makanan" ujarnya datar menatap lurus kedepan.


"Kakak" panggil wanita yang memakai gaun berwarna merah maron.


"Kakak" panggilnya lagi karena tidak ada sautan akhirnya dia memilih diam.


"Herena makanlah dengan banyak agar kandunganmu sehat" ujar Laexar lembut.


"Iya tuanku" ujar Herena tersenyum manis.


Adele makan dalam diam bahkan matanya tetap memandang lurus kedepan hingga akhirnya dia selesai makan lalu beranjak dari duduknya tanpa berbicara sepatah kata apapun.


"Apa begitu sikapmu Adele" ujar Laexar dingin.


Bukannya berhenti atau menyauti perkataan suaminya Adele tetap melangkah dan menaiki tangga menuju kamar nya hingga menimbulkan rasa sakit dihati Laexar diacuhkan istri pertamanya itu.


"Tuanku" panggil Herena lembut.


"Hmm" gumam Laexar menatap lembut istri keduanya itu.


"aku sudah kenyang bisakah kau mengantarku ke taman?" tanya nya pelan.


"Baiklah" ujar Laexar menggenggam tangan Herena lalu berjalan keluar istana.


Saat mereka berdua berjalan-jalan ditaman tidak sengaja Herena tersandung untung Laexar sigap menangkapnya dan posisi mereka sangat intim bahkan bibir mereka sedikit lagi akan menempel.


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata menatap mereka dengan datar.


"Nyonya bunga yang mana yang akan kita petik?" tanya Lili cempreng.


Sontak suara Lili tadi mengagetkan Laexar dan Herena mereka menghadap kekanan dimana ada Adele dan pelayan setianya itu.


"Kakak" panggil Herena tapi hanya dianggap angin oleh Adele.


"Hmm" gumam Adele dan ingin melangkah tapi suara berat seseorang menghentikan langkahnya.


"Ku harap kau tahu batasanmu" ujar Laexar dingin.


"Tidak ada yang berhak melarangku bahkan aku berselingkuh sekalipun" ujar Adele tersenyum kecut saat tahu bagaimana wajah suaminya kini saat dia mengatakan hal itu.


"Jangan memancingku Adele" ujarnya tersulut emosi.


"Salahkan saja dirimu yang mudah terpancing" ujar Adele berbalik menatap suaminya itu.


"Aku masih suami sah mu Adele jadi jaga batasanmu kepada pria lain!!" ujarnya dengan nada keras.


"Tuanku" ujar Herena lembut memegang dada bidang Laexar.


"Cih" ujar Lili membuang ludahnya.


"Berapa kali aku katakan tidak ada yang berhak melarangku sekalipun aku berselingkuh!" ujar Adele santai.


"Kau anggap apa aku ini haaa?" bentak Laexar keras.


"Hanya suami pajangan" ujar Adele lembut selembut kapas.


"Elee" ujar Laexar kaget dengan penuturan istri pertamanya itu.


"Kak" panggil Herena tercekat tidak percaya bahwa Adele yang dulunya pemalu dan lemah lembut kini menjadi wanita yang hatinya sekeras batu dan tidak berperasaan.


"Apakah perkataanku salah?" tanya Adele menantang Herena.


"Itu sangat salah kak bagaimana mungkin kau bisa berselingkuh sedangkan kau sudah mempunyai suami" ujar Herena lirih.


"Lalu mengapa dia bisa berselingkuh denganmu sedangkan dia telah mempunyai istri?" ujar Adele datar.


"Adele mengapa kau selalu mengungkit masalalu?" ujar Laexar datar mencoba menutupi keretakan hatinya.


"Aku tidak mengungkitnya tapi itulah kebenarannya" ujar Adele santai.


"Kami tidak pernah berselingkuh Kak" ujar Herena berlinang airmata.


"Jika kalian tidak selingkuh lalu apa? pasangan yang tidak bisa bersatu karena adanya aku diantara kalian? Jikapun ada aku diantara kalian bicaralah baik-baik bukannya tidur bersama dan melakukan hubungan layaknya suami-istri" ujar Adele datar mendekap tangan di dadanya.


"Kak tidak bisakah kau jangan membicarakan hal itu lagi" ujar Herena sesenggukan.


"Berapa kali aku katakan jika kau ingin hidup damai tanpa rasa bersalah, berhentilah mengurus kehidupan ku jangan sekali-kali kau ikut campur mengenai kehidupanku karena kalian tidak lebih hanya orang asing didalam hidupku!!" ujar Adele dingin berbalik pergi.


"Jika kau ingin aku meninggalkan istana beri perintah kepada suami tercintamu agar menceraikanku" ujarnya lagi dan berjalan menjauhi Laexar dan Herena.


"Kak hiks hiks" tangis pilu Herena.


"Ele sebegitu bencikah dirimu?" batin Laexar sendu.


"Aku tahu nyonya selama empat tahun ini kau mencoba menutupi hatimu yang sangat terluka dengan sikap mu yang dingin dan acuh terhadap orang lain" batin Lili menangis pilu lalu berjalan mengikuti majikan nya.


BERSAMBUNG........