
Tolong.......!!
Tolong.............!!!
Arggghhh......!!
suara teriakan para Asteris yang terluka akibat serangan dari zombie yang sangat besar setinggi rumah tingkat tiga selain itu memiliki kemampuan untuk mengeraskan tubuh nya.
Brakkk.....!!!! crasssh.......!!
suara keras saat tinju zombie raksasa itu menghancurkan tubuh seorang Asteris hingga tak tersisa membuat para Asteris lain nya terlihat ketakutan dan meminta bantuan kepada pusat Asteris untuk mengirimkan Asteris kelas tinggi.
Kharen tiba-tiba mendapat pesan dari pusat melalui gelang milik nya yang merupakan salah satu alat yang di kembangkan agar para Asteris dapat berkomunikasi.
" Alex ada pesan zombie dengan ukuran yang besar sedang mengamuk dan membunuh para Asteris......" ucap Kharen memanggil Alex yang masih sibuk berurusan dengan para zombie.
" baiklah kita kesana dan untuk yang lain bereskan tempat ini...." ucap Alex kepada anggota lain
" siap.....!!" ucap para anggota tersebut.
kemudian Alex dan Kharen meninggalkan tempat tersebut dan segera bergegas menuju ke arah zombie tersebut
di lain tempat zombie raksasa tersebut terus menghajar para Asteris selain itu muncul mahluk aneh yang berada di atas sebuah gedung dekat dengan zombie raksasa itu, bentuk nya terlihat seperti belalang namun memiliki lidah panjang yang terus menjulur ke bawah.
makhluk itulah yang menyebabkan banyak zombie dan merupakan sumber utama dari serangan para zombie ini.
*
*
[ Doom terdeteksi ]
mendengar itu Xion kembali bersemangat melihat pemberitahuan tersebut, namun seketika menjadi sangat serius setelah melihat pemberitahuan bahwa terdapat makhluk lain yang di sebut Doom.
" sebaiknya aku harus berhati hati....". ucap Xion sambil berjalan mengikuti map yang di tunjukkan oleh sistem menuju ke tempat zombie mutasi dan Doom itu berada.
" kalian mundur lah dan sembuhkan luka kalian sisanya serahkan pada kami...." ucap Alex kepada Asteris yang melawan zombie tersebut.
" terimakasih....." ucap seorang Asteris kepada Alex setelah itu Asteris tersebut menjauh dari tempat itu.
" Baiklah saatnya bertarung.....!" ucap Alex yang kemudian mengepal kedua tangannya yang terdapat pelindung lengan selain itu kedua sepatu nya juga terlihat terbuat dari logam namun ringannya yang terlihat seperti bukan sepatu biasa melainkan senjata yang dibuat khusus para Asteris sama halnya dengan panah milik Kharen.
" Ledakan api....!!" ucap Alex yang kemudian berlari ke arah zombie raksasa tersebut dimana kedua tangan nya kini di kelilingi oleh api yang sangat panas dan saat tinju Alex mengenai zombie tersebut tercipta ledakan yang cukup kuat membuat tubuh zombie yang terkena serangan itu terluka.
Arrrrrrggghhhh........!!!
teriak zombie itu terlihat sangat marah kemudian menyerang ke Alex secara membabi buta membuat Alex harus menghindari serangan tersebut.
" Kharen......!!" teriak Alex sambil terus menghindari serangan tersebut.
" panah cahaya.....!" ucap Kharen sambil membidik zombie tersebut sedangkan anak panahnya terus memadat akibat mana yang basar di alirkan ke arah anak panah itu dan saat panah itu di lesatkan ukuran anak panah itu membesar menyerang ke arah zombie itu.
zombie yang melihat serangan itu berhenti menyerang Alex dan kemudian menguatkan tubuhnya dan terlihat bertambah besar lagi kemudian menyilangkan kedua tangan nya untuk menahan serangan tersebut.
Serangan panah tersebut berhasil di tahan namun zombie tersebut terdorong kebelakang dan pada saat zombie tersebut berhenti Sebuah ledakan dari anak panah yang membuat zombie itu terlempar menabrak sebuah rumah.