WITHOUT YOU

WITHOUT YOU
emam



Azura masuk ke kamar elang "lang gue bisa minta tolong gak"


"Minta tolong apa zur" tanya elang yang berbaring membaca buku di atas kasur nya


Adara pun duduk di dekat elang "gini gue mau lu temenin gue di acara pernikahan mama gue"


Elang pun langsung duduk dan menutu buku nya "lu yakin mau datang?"


"Sebenar nya gue gak mau sih ini permintaan bik inah..bik inah itu pembantu gue dia udah gue anggap sepeti orang tua gue"


"Trus kalo si romi calon istri mama lu macam macam sama lu lagi gimana"


"Kan ada kamu" ucap azura


"Yaudah gue mau temenin lu dehh"


"Makasih yaa..."


Tiba tiba ada cicak lengket di bahu azura. Azura takut dan langsung memeluk elang


Emak sitik masuk kamar elang dan terkejud "eeeehh apa apaan kalian belum muhrim ude main peluk peluk aje"


Azura melepas kan pelukan nya. Azura dan elang bertatapan dan tertawa.


"Lah kok ketawa apa nye yang lucu" mak sitik kebingungan


************


Sampai di pesta pernikahan widia mama azura, sangat mewah dan para tamu nya memakai pakaian di atas lutut dengan body yang saxsi. Wajar saja karna para tamu teman kerja widia.


Elang sudah siap berganti pakaian elang mengenakan celana hitam dan jas hitam milik papa azura sedang kan azura keluar dari kamar bik inah dengan menggunakan gaun biru laut dan sepatu hills putih dengan rambut hitam sebahu yang di gerbang.


Sontak saja elang terpesona dengan kecantikan azura. Azura menggandeng tangan elang dan langsung melihat acara nya berlangsung.


Saat mereka berdua datang para lelaki hidung belang sangat takjub dengan kecantikan azura salah satu nya adalah romi.


"Lang kamu tunggu sini ya aku mau ambil makanan dulu" ucap azura


" iyaa zurr..." jawab elang sambil melihat lihat sekeliling nya


Saat azura mengambil makanan dan ingin membalik kan badan, romi berdiri di belakang nya wajah nya sangat dekat dengan azura sampai akhir nya romi mencium kening azura. Azura hanya terdiam ia tidak sadar apa yang telah romi lakukan. Dari jauh widia berteriak dengan wajah yang memerah ia datang dan langsung menapar azura.


"Plakkkk....." tamparan widia mendarat di pipi azura air mata azura mengalir sangat deras "anak tidak tau diri kamu...murahan.. kamu datang ke pesta ini cuman mau merebut kembali romi dari saya kan. Pergi kamu ******** jangan pernah muncul kan wajah kamu di hadapan saya lagi kamu bukan anak saya sialan kami". Semua rahasia yang di simpan papa azura dan saat ini di bongkar oleh widia.


"Bukan anak kamu?? Maksud kamu apa" tanya azura dengan menaikkan alis nya


"Papa kamu menemukan kamu di depan gerbang rumah...sekarang kamu sudah tau semua nya kan pergi kamu dari sini" ucap widia yang sangat marah


"Hahha bagus dong gue bukan terlahir dari rahim seorang ******* seperti lo"


"Kurang ajar kamu pergi kamu dari sini.." widia menjambak dan mendorong azura dan azura membalas nya sampai keributan terjadi elang dan romi menghentikan perdebatan itu.


Elang menarik azura keluar azura terus menerus berkata "dasar perempuan gila ******* brengsek murahann.... hahahaha"


"Udeee zurr udee..." ucap elang yang menarik tangan azura keluar.