
"Rah,gue mau nanya sama Lo.."ucap Ana
"Nanya apa na?"
"Gue tuh sebenernya heran deh sama Lo,,Lo ngga punya pacar gitu atau seenggaknya Lo pernah pacaran ?"tanya Ana
Pertanyaan Ana sontak membuat Sarah tertawa terpingkal-pingkal,
"Lo seriusan nanya hal itu ke gue,,hahaha..."tanya Sarah dengan tawanya yang masih terdengar
"Yeeyy,,gue seriuslah Rah,soalnya gue liat-liat Lo nggak pernah deket sama cowok"
"Lo yakin gue ngga pernah deket sama cowok,,buahahah,,lah terus si Fernan apaan dong,,hahah"tawanya masih terdengar
"ishh,,Lo itu stop gue malu denger Lo ketawa,,liat noh diliatin"ucap Ana
Sarah berhenti tertawa ,
"kenapa Lo nanya kayak gitu,ke gue?"tanya Sarah heran
"Ya gue pengen nanya aja ,masa cewek secantik Lo nggak ada yang naksir sih,atau jangan-jangan..."ucap Ana sembari menatap Sarah
"husstt,ngawur jangan-jangan apa loh,,tenang aja gue masih normal kok,gue masih suka cowok,emangnya Lo jomblo Forever"
"Jomblo Forever,,yah kali gue gitu..nggak lah gue juga pengen suatu saat nanti punya pasangan hidup cuman yah gue mikir lagi untuk saat ini gue ngga perlu mikirin pacaran dulu,gue mesti bantuin ibu nyari duit,,nah itu yang penting sekarang iya kan?"jelas Ana
"Gue iri sama Lo.."ucap Sarah
"Iri,kenapa Lo iri sama gue,mestinya gue yang iri sama Lo,Lo itu cantik terus pinter lagi,,"
ucap Ana sambil berjalan mendahului Sarah.
Sarah mencoba untuk tersenyum,walaupun di hatinya serasa tersayat oleh pisau.
gue iri,sama semua yang ada dalam diri Lo na, keluarga,sahabat,dan cin..ta,,lirih Sarah dalam hati,sembari menatap punggung yang mulai menjauh itu.
tiiiingggg...
tiiiingggg...
Dunia serasa berputar,sangat cepat,awww,,kepalaku lirihnya dalam hati,aku mohon jangan disini,aku mohon..lirih Sarah sambari memegang kepalanya.
Rasanya seperti di tancap pedang dengan sangat dalam ,dan ditariknya kembali pedang itu,sakit sekali.Tapi Sarah harus bisa menahan rasa sakit itu jika tidak ingin kedua temannya mengetahui akan kesakitannya.
Untunglah Ana sudah menghilang dari pandangan Sarah.
Sarah berusaha untuk bangkit,dan pergi menyusul sahabatnya itu.Wajahnya saat ini terlihat sangat pucat, tiba-tiba dari arah samping ada yang merangkul pundaknya.
"fer,,fernan!"ucapnya
"gue ,disuruh nyusul Lo sama Ana,katanya tadi kalian jalan bareng ke kelas,tapi Lo nggak ada.."jelas Fernan
"oh.."karena Ana ya ,Lo mau nyari gue.Jujur sesak sekali mendengar ucapan dari Fernan,tapi Sarah tetap tersenyum,dengan senyuman getirnya menanggapi itu semua.
Andai Fernan tau isi hati Sarah,apa mungkin Fernan tetap bersamanya,atau malah pergi jauh meninggalkannya.
.
.
"Rik,,Riko tunggu!gue bisa jelasin semuanya Rik!"teriak Hanna
Riko terus berjalan menjauhi si gadis iblis itu,rasa sakit yang dulu iya rasakan kini sedikit demi sedikit malah kembali terbuka,rasa sakit yang dulu pernah Riko tutupi dengan menjadi playboy,perlahan mulai tertutup.Tapi kini sakit itu malah kembali terbuka dan malah semakin membesar.
lo,,jangan harap gue bakal Nerima Lo lagi,,!!ancam Riko dalam hati
"heh,,cewek iblis Lo itu yah nggak ada puas-puasnya nyakitin Riko,Gedeg banget gue sama Lo!!"ucap Gio
Hanna menangis,"Lo ngga tau apa yang gue rasain Yo!,hiks"ucapnya
"Sebenernya yang bodoh disini tuh siapa sih,Lo apa Riko..Lo fikir Riko yang bodoh tapi sorry gue fikir yang bodoh disini tuh Lo !!"sarkas Gio dan pergi menyusul Riko
Kevin mendekati Hanna yang sedang menangis,tapi sayang air mata yang keluar itu tidak membuat rasa iba bagi Kevin,yang tidak tegaan.
"Gue,cuman persen sama Lo ,jauhin Riko ..Riki pantes buat bahagia,tapi.bukan sama Lo!"tegas Kevin ,dia pergi menyusul kedua temannya itu.
"ahh,dan satu lagi hapus air mata Lo,,gue paling jijik liat air yang suci jatuh dari cewek kayak lo.."tegasnya lagi.
Hanna masih menangis,tapi setelah Kevin hilang dari pandangannya,dia berdiri dan menghapus air matanya dengan tersenyum.
"haah,,dia fikir dia itu siapa?berani ngomong gitu ke gue,awas aja gue bakal kasih kekuatan buat kalian ,dan ahhh ya Riko cepat atau lambat Lo bakal jadi milik gue lagi.. hahaha"ucapnya.
"Apa yang,,isshh dasar psikopat "ucap Ana.Ya dia mendengar semua perkataan mereka,setelah dia memutuskan untuk membantu mencari Sarah karena sudah hampir 10 menit mereka tak kunjung masuk ke kelas.
Sampai pelajaran ke tiga tadi usai,Ana keluar mencari mereka.Bukannya ketemu Sarah ataupun Fernan yang dia dapat malah live sinetron.
krraakkk..
"suara apa itu.."ucap Hanna
"aduh,****** gue ...
.
.
_R_