What Is Love ?

What Is Love ?
Berpacu dengan Waktu



Sial..


Sial..


Sial..


Ana terlonjak kaget ketika melihat jam dinding menunjukan pukul 06.45. Bahkan sinar mentari sudah memaksa masuk ke dalam kamar dan merusak mimpi indahnya.


Ana bergegas turun dan menyambar handuk birunya,ana berlari menuju kamar mandi yang hanya satu dirumahnya.


Rumah ana memang sederhana hanya ada dua kamar tidur dan satu kamar mandi yang berada di dapur.


ana melesat melewati dapur dan ibunya yang sedang menyiapkan roti bakar untuk sarapan .dan


Tuk..


Brugh..


Ibunya terlonjak kaget dan menghampiri suara tadi,dan seketika suara ibunya pun pecah "hahahaha..ana hahaha,kamu ngapain sih ?"tanya ibunya dengan muka polos


Ana yang tadi berlari hendak ke kamar mandi kakinya tak sengaja terantuk meja makan,dan dengan refleks ana terjatuh dengan posisi tengkurap.


Ana bangun dari kecelakaan tadi ,ana sedikit meringis menahan sakit pada ibu jari kakinya."ana ana kamu ini kaya anak kecil aja hobinya lari-larian didalem rumah "tegur ibunya.


"ibu jangan ceramah dulu ya , ana buru-buru ntar telat lagi ..aduh..,ana mandi dulu aw aw.."ucapnya disela ringisan menahan sakit di kakinya.


ibu ana cuman geleng-geleng kepala melihat tingkah laku kecerobohan anak semata wayangnya itu,dan melanjutkan kegiatan menyiapkan makanan .


Sedangkan ana dengan gerakan mandi secepat kilatnya ,ngga perduli masih ada sabun dibadannya buru-buru ganti baju,takut terlalu telat.


setelah gerakan secepat kilatnya selesai ,ana bergegas berpamitan kepada ibunya."Bu ana pamit berangkat dulu yah.."ucapnya sambil menyambar roti dan memasukannya ke mulut .


"ana kamu ini udah besar masih aja kaya anak kecil , kalo makan itu duduk jangan sambil berdiri ngga sopan tau."ceramah ibunya


"ibhu,Anha udhah telat Inhi.."ucapnya sambil terus mengunyah rotinya.


"makanya kalo udah malem itu jangan begadang ,jadi gini kan kamu telat bangunnya,terus kenapa kamu ngga pa.."belum sempat ibunya menyelesaikan ucapannya ,ana sudah menyela


"huftt..ana ,hmm...yaudah hati-hati dijalannya "."iya ibuku sayang "sambil mencium pipi ibunya.Baru saja ana melewati teras teriakan ibunya membuat ana kaget.


"ANA!!" teriak ibunya ,refleks membuat ana kembali berlari kedalam rumahnya ."ibu ada apa ?ibu ngga papakan ?"ucap ana dengan wajah khawatir.


"Hati-hati bawa sepedanya jangan ngebut-ngebut ya "ucap ibunya sambil tersenyum dengan tampang polosnya.


Ana cengo,dengan mulut menganga "astaga ibu kirain ana ada apa..ibu ibu tenang aja ana itu bawa sepeda bukan bawa motor ,jadi kalo ngebut juga ngga bakal kenapa-kenapa".


"Ibu mau kamu selamat nak,ibu cuman punya kamu satu-satunya",ana terenyuh "iya Bu ana ngerti ko,udah ya ana pamit".


setelah sesi acara dramatisnya selesai ,ana mengayuh sepedanya dengan cepat .takut telat .Apalagi hari Senin auto hormat bendera dilapangan ini mah.


Ana semakin mempercepat kayuhannya,hingga ana tidak memikirkan orang-orang yang berteriak dan memakinya karena ana memakai sepeda dengan ugal-ugalan dan kecepatan penuh ,ya standart kecepatan sepeda lah jangan dibandingin sama kecepatan mobil atau motor sport ya.


"waduh..15 menit lagi gerbang ketutup nih .."ucap ana sambil melihat jam tangan hitam yang melingkar di tangannya.


Ana mengayuh sepeda seperti orang yang sedang ikut lomba kecepatan sepeda ,dia tidak memperdulikan lagi rambutnya yang dikuncir itu berantakan dan pakaiannya basah terkena keringat nya .


Teeettt.....


Bel sekolah berbunyi semua murid menuju lapangan upacara lengkap dengan atributnya .sedangkan itu ana baru sampai pintu gerbang ,ana bergegas keparkiran menyimpan sepedanya dan menitipkan tasnya ke satpam.


ana kembali berlari menuju barisan dan untungnya,ana mendapatkan barisan paling belakang .Ana selamat akhirnya bayang-bayang dijemur ,dihukum guru gara-gara telat sirna seketika.Hari ini ana benar-benar berpacu dengan waktu.


.


.


.


love you 😘


jangan lupa commentnya ya😁😁


_R_