
semua orang yang berada di meja itu mendengar mesin pembayaran berhasil di bayar senilai 35 miliar,, pemilik kartu Atm AMI V berhasil membayar 35 m dalam struk mesin pembayaran, lalu saat itu Minami berkata "kamu sekarang bukan pemilik restoran ini lagi, dari mulai sekarang, nama pemilik restoran ini adalah pacarku Andrjan,, siapakan saja berkasnya, dan kita tanda tangani peralihan kepemilikan restoran Golden eat Ini"
seketika itu Theresa, bersujud di hadapan Andrian dan ia pun langsung berkata "Andrian kasihanilah aku, jika aku jual restoran ini, ayah dan ibuku akan memarahi aku di rumah nanti"
Andrian hanya, terdiam dan tidak menjawab, padahal di dalam hatinya, dia merasa agak sedikit kasihan melihat dia saat ini,
"There lihat lah struk pembayaran itu bukan atas nama Andrian, Itu atas nama orang lain,"
membuat Sherly yang terdiam tadi ber unjuk suara kepada Minami "Ami V, itu nama kembaran Minami, , Jadi kamu sodaranya Minami kan" ucap Sherlyn kepada minami,, Sherlyn pernah bermain kerumah Minami, dulu saat masih sekolah, guru memberikan kerja kelompok, pada saat itu, Sherlyn satu kelompok dengan Minami, mereka mengerjakan tugas itu di rumah nya Minami, pada saat itu ia melihat sebuah poto di kamar Minami dengan tulisan Ami V dan Minami V, Sherlyn pun mengetahui bahwa MInami mempunyai sodara kembar, tapi sherlyn tidak menanyakan sodara kembar Minamj, Ia pikir, jika sodara kembaran Minami masih ada, pasti akan di sekolahkan di sekolah yang sama, berarti ini tandanya, sodara kembar Minami sudah tiada atau mempunyai kelainan,, jadi dia tidak mempertanyakan kembaran Minami V
saat itu Minami terlihat gelisah, mengetahui oenyamaran nya hamoir terbongkar oleh Joya Sherlyn, tapi seseorang minami itu mempunyai kepintaran yang melebihi mereka, dulu saat di sekolah pin minami itu juara umum satu sekolah, lalu Minami pun menjawab "Hey Nona apakah kau kenal Minami V, asal kamu tau, jangan sebutkan nama orang yang telah membuangku dulu, saya bukan sodaranya lagi, dan saya juga bukan bagian dari Keluarga valentin lagi, "
" jadi benar kau adalah kembaranya Minami " jawab joya sherlyn,
" ya itu memang benar, tapi keluarga Vallentin telah membuang ku, tak usah kamu bahas ini lagi, sekarang aku mau dia angkat kaki dari sini" Minami menunjuk kepada Theresa yang mesih lemah tanpa daya dan upaya, lalu minami berkata lagi ", , dia telah meremehkan pacarku yang hanya Cleaning service di hotel, dan dia juga akan menjadikan ku, pembersih toilet di restoran inj setiap hari nya"
Semua orang yang berada di meja itu menjadi Terdiam, saat mereka sudah pasrah, terdengarlah, suara " sayang sudah lah, kamu sudah kaya ini, dan untuk apa juga kamu membeli restoran ini, lagian dia, dan mereka yanga di meja ini adalah teman sekolah ku dulu hadi anggap saja hari inj adalah candaan saja," ucap andrian lalu dia mengedipkan mata nya kepada Minami,
"baiklah, aku akan batalkan pembelian restoran ini, dan kamu bisa mengirimkan uang itu, ke nomor rekening ku lagi, tapi kamu harua berjanji, 2 hal pada ku, "
Theresa yang sedang lemah pun menjawab" apa itu, "
" satu, kamu tidak boleh mengganggu pacarku lagi, apalagi sampai meremehkanya seperti tadi, yang ke dua, kamu haru meminta maaf kepada ku dan kepada pacar ku"
theresa tidak berpikir panjang ia mengiakan langsung meminta maaf kepada Andrian dan Minami yang berada di dalam restoran, setelah itu Theresa mengirimkan uang minami kembali,
setelah selesai, minami mengajak Andrian keluar, restoran tapi di hentikan oleh Joya Sherlyn " tunggu,, aku masih penasaran dengan sodara kembar mu, di mana dia sekarang" ucap sherlyn kepada minami,
"aku sudah mengatakan nya kepada mu tak usah kau pedulikan hal itu,. dan aku juga tidak tahu di mana dia sekarang, permisi " jawab minami kepada joya sherly
Andrian dan Minami keluar dari dalam restoran itu,, tidak terasa waktu sudah mulai petang, di parkiran Minami bertanya kepada Andrian, " mulai sekarang mereka tidak akan menganggap rendah dirimu lagi, dan aku merasa kesal saja keoada Theresa karena dia telah menindas Cassandra Erna, mereka hanya tidak tau siapa Erna sebenar nya,"
"Casaandra Erna, semalam dia menginap di rumah ku, aku merasa kasihan terhadap nya, jadi aku perbolehkan dia menginap di kosan ku, " jawab Andrian
" oh jadi kamu mengikuti ku, nah di sanalah rumah ku Minami, "
" kalo boleh malam ini aku mau menginap di rumah mu bagai mana," membuat Andrian merasa di kagetkan dengan apa yang di ucapkan Minami,
"apakah kamu sakit, uang di Atm mu Miliaran, masa kau ingin menginap di rumah kecil ku, kamu bisa menginao di hotel temoat ku bekerja, lagi pula mobilmu ada di sana, "
" iiih, mengapa. Erna bisa menginao di rumah mu, sedangkan aku tidak, " minami menunjukan muka kesal terhadap Andrian,
" bukanya begitu, aku terpaksa menyetujui dia bisa menginap di rumah ku, karena dia tidak mempunyai apa apa lagi sekarang, aku merasa kasihan terhadap nya, "
" aku gak jadi menginap di rumah mu, asalkan kamu harus mentraktir aku makan, sekarang aku sudah merasa kelaparan, "
Andrian melamu, di dalam hatinya," uang mu kan miliaran tapi, kamu ingin aku mentraktir mu, yang benar saja kamu ini minami"
Andrian juga mempunyai Ide, untuk membuat minami menyerah, " baiklah, tapi kamu harus berjanji kepada ku, "
"apa itu, asalkan bukan janji yang melanggar ataura, aku bisa berjanji" jawab minami
" ayo naik, nanti di jalan aku katakan itu, "
minami memakai Helm nya langsung duduk di belakang jok andrian, tangan nya memegang pinggang Andrian, membuat Andrian merada deg degan, setelah keluar dari parkiran Andrian mengatakan sambil melajukan motor nya, " minami janji, jika aku mentraktirmu, kamu tidak boleh kompalin di tempat apa aku, mentraktir mu, terus setelah makan aku akan mengantarkan mu ke hotel, , janji, kamu tidak boleh menolak itur aturan nya"
Minami tersenyum, di dalam hatinya," Andrian kamu sengaja membuat aku menjawab janji itu, karena kamu pria polos, yang tak tau apa isi wanita saat inu, dasar kau ini, pantas saja dia menyukai mu, "
karena minami tidak menjawab Andrian langsung berkata," Nami apa kamu dengar"
Minami pun langsung menjawab nya, " iya bawe aku berjanji, terserah kamu saja, makan di manapun aku tidak akan komplain". dan setelah makan, aku pulang kehotel, janji"
andrian menjawa "oke" dia pun langsung menancap gas motirnya, dengan kecepatan 60 km, sesampainya di tempat, mereka berhenti di warung lesehan,