Trapped In A Poor Man'S Love

Trapped In A Poor Man'S Love
menginap



"arrgh, Andrian aku akan membalas perbuatan mu, lihat saja " ucap Fabio


saat itu Daniel yang sedang berada di dekat mereka, ia tidak bisa melihat temanya Fabio d perlakukan seperti itu oleh Andrian, pada saat itu juga Daniel pun langsung bergegas maju dan melayangkan sebuah pukulan ke arah Andrian,


tapi pukulan dari Daniel itu berhasil di tangkis oleh tangan kiri Andrian, setelah menangkis pukulan dari Daniel, Andrian pun menerjang kan kaki kanan nya kepada Daniel dan membuat nya terpental menabrak sebuah meja restoran yang berada tepat di belakang nya, orang orang yang berada disana langsung berdiri dan mejauh dari mereka.


setelah menendang Daniel, Andrian juga langsung memukul Fabio yang hendak akan bangun dari lantai,, "buk . setelah itu Andrian memukul nya lagi dua kali "buk, buk" membuat Fabio pun berteriak "argh,, aku akan membalas perbuatan mu ini Andrian awas saja,"


Andrian tidak menjawab nya malah hanya terdiam memasang muka yang sangat marah sekali kepada Daniel dan Fabio, dan Cassandra Erna yang berada di belakang Andrian hanya melamun dan merasa kagum, dia tidak menyangka Andrian bisa sekuat itu, ia semakin penasaran latar belakang Andrian siapa kah dia.


setelah memukuli Fabio Andrian langsung menuju ke arah kasir kemudian meletakan uang seratus ribu di meja kasir , setelah itu ia langsung memegang tangan nya Cassandra Erna lalu berkata kepadanya "ayo kita pergi, sepertinya semua orang di sini telah dirasuki iblis" Semua orang yang berada di restoran itu menyaksikan, betapa hebatnya seorang Andrian bisa mengalahkan Daniel dan fabio yang kekar itu.


Cassandra erna pun tidak menjawab malah menurut saja berjalan di belakang Andrian setelah itu mereka pun keluar dari restoran Golden eat, setelah di keluar mereka bergegas menuju tempat parkir, dan Andrian langsung menyalakan sepeda motor matic itu, mereka pun pergi meninggalkan Restoran Golden eat, cassandra Erna yang berada di belakang nya, saat di jalan Andrian juga bertanya, " kau mau kemana Casa, aku akan mengantarkan sampai di depan rumah mu, "


Cassandra erna pun menjawab nya sambil berteriak "aku ikut kamu saja, lagi pula rumah ku sudah di jual,,"


karena rasa penasaran yang begitu besar, Cassandra Erna nekat ingin pergi kerumah Andrian,


"Ikut........ " andrian merasa di kagetkan saat mendengar kata Ikut


" Ya aku ikut ke rumah mu ,jika di perbolehkan" dan juga jika Andrian mengantarkan Cassandra Erna kedepan rumahnya, ia takut penyamaran nya terbongkar oleh Andrian, karena dia telah membohongi andrian bahwa dia seolah - olah sudah tidak memiliki apapun lagi


"Boleh saja, tapi kosan ku kecil " dalam hatinya Andrian, dia tidak bisa mengatakan tidak,


" Tidak mengapa, terimakasih Andrian, kelak aku akan membalas hutang budi " dalam pikiran Cassandra Erna dia masih ingin mengetahui latar belakang nya Andrian, dia juga tidak takut untuk di apa apakan oleh Andrian,karena Handpone yang ia pegang telah mengaktifkan Gps, membuat 5 pengawalnya nya mengikuti Cassandra menuju kosan, saat di jalan Erna, telah mengirimkan sebuah pesan, kepada ketua pengawalnya, " tenang saja, jika aku memiscall atau menelpon, itu pertanda aku memintan bantuan kalian, jika tidak ada kode dari ku, kalian santai saja,"


Dulu saat di sekolah Cassandra erna tinggal dengan pengasuh nya, yaitu nyonya Maly dan tuan Edwar, karena Ayah Cassandra Erna, Mr Im harus terus berada di luar Negri demi perusahaan nya, maka dari itu semua temanya nya menyangka Cassandra erna adalah anak dari nyonya maly dan tuan Edward.


sesampainya di kosan mereka pun langung masuk ke dalam kosan tersebut, sesampainya di dalam kosan, dengan melohat seisi kosan disana, sekarang Cassandra erna yang merasa prihatin kepada Andrian, di kosan itu terdapat satu kamar, ruang tengah, dapur dan toilet, ukuran nya sangat kecil sekali.


Saat itu Andrian bertanya kepadanya ," inilah rumah kosan ku, anggap saja rumah mu sendiri,"


"Apakah aku boleh mandi, soalnya badan ku sudah sangat lengket,"


" Sebentar aku ambilkan Handuk" Andrian langsung masuk ke dalam kamar lalu keluar lagi membawa Handuk dan setumpukan baju, erna pun merasa kaget karena Andrian membawa baju begitu banyak, sekitaran sepuluh baju yang sudah di lipat dan ter tata rapi,


Andrian langsung berkata kepadanya " ini handuk nya, jangan lupa selesai mandi kamu harus berganti pakaian, itu kan pakaian kerja mu di Cassandra cosmetic, pasti tadi kamu bekerja mengenakan baju itu, Cassandra Erna hanya tersenyum kepada Andrian kemudian, membawa handuk dan langsung berjalan ke kamar mandi.


di dalam Kamar mandi Erna bergumam di dalam hati nya " arrgh tidak ada shower,, , untuk malam jni saja deh, "


Saat selesai mandi dia keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk saja, dengan membawa celana jeans dan bajunya didalam celana jean nya ia telah menyiapkan pisau lipat berjaga jaga, jika setelah mandi lelaki pasti akan melakukan hal kotornya,, , ia melihat Andrian tidak ada di ruang tengah, setelah itu ia berjalan ke depan pintu kamar Andrian, lalu mengetuk pintu kamar nya dan berkata " tok tok ," Andrian aku ikut berganti pakaian dulu," tapi tidak ada jawaban pada saat itu, Erna pun langsung membuka pintu kamar Andria, stelah pintu kamar terbuka, dia salut melihat kamar seorang pria begitu rapi sekali, ia langsung masuk ke dalam kamar, dan melihat kesana kemari, tidak ada siapa pun, di kamar nya Andrian "Andrian kemana ya" melihat situasi di sana tidak ada sosok Andrian, ia langsung mengganti pakaian nya, setelah selesai berganti pakaian cassandra erna berbaring di kursi tengah rumah, setelah ia berbaring selama sepuluh menit, terdengarlah pintu rumah itu terbuka, cassandra Erna berpura-pura tidur di sofa dengan membawa Pisau lipat di saku celanaya,


saat itu Andrian masuk membawa dua kantong plastik berwarna hitam., Andrian melihat Cassandra erna yang sedang berbaring, ia rasa Cassandra erna memang begitu sangat cantik, dan menggoda, dalam hatinya ia berkata, "pantas saja Fabio si keparat itu mengganggu nya, dia begitu sangat menggoda" setelah itu Andrian berkata pelan , "Casa bangun makan dulu," seketika Cassandra erna terbangun setelah itu ia berkata " apa ini Andrian "


" itu adalah Nasi goreng" jawab Andrian lalu berjalan ke arah dapur nya kemudian mengambil dua piring dan dua sendok, setelah itu ia pun kembali lagi ke ruangan tengah dan langsung membuka nasi goreng yang sudah ia beli tadi, akan tetapi dalam hati Cassandra Erna ia tidak pernah makan - makanan yang berminyak di malam hari, ingin menolak nya pun dia tak bisa, tiada daya dan upaya, agar kebohongan nya tidak terungkap dia langsung membuka nasi goreng itu, dan langsung menyantap nya, setelah selesai makan, Andrian berkata kepadanya "Casa kamu tidurlah di kamarku, biar aku yang tidur di sofa ini," Cassandra erna hanya mengangguk setelah itu, ia pergi kekamar Andrian dan langsung membaringkan badan nya, begitu juga Andrian ia langsung membaringkan badan nya di atas sofa dan langsung terlelap tidur terlelap.


keesokan harinya, Andrian terbangun pada pukul 06-20, ia langsung bergegas ke kamar mandinya, tidak membawa handuk, karena ia rasa Cassandra Erna masih terlelap di dalam kamar nya.