
perasaan bersalah menyerang daniel,ia telah salah menuduh yoriko,sesampainya di rumah setelah mandi,daniel berusaha menepis rasa bersalahnya dengan menyibukan diri di ruang kerjanya tapi ini benar benar tidak berhasil dan itu membuat daniel putus asa,pertama kali daniel merasakan perasaan ini karena seorang perempuan,
waktu menunjukan pukul 2 dini hari daniel blm juga tertidur,hatinya masih gelisah,pelan ia berjalan ke kamar yoriko,daniel melihat yuriko yg sedang tertidur pulas dengan memegang kalung,terdapat bekas air mata mengering di pipi yoriko,pelan pelan daniel mengambil kalung yg beada di tangan yoriko
terdapat foro bayi dan perempuan muda di dalam liontin tersebut,

daniel mengeluarkan handphone iphone x nya dan mem foto gambar perempuan yg ada di liontin tersebut...setelah itu ia memandangi wajah yoriko yg sedang tertidur pulas,

kadang kening nya berkerut, tanda sang istri bermimpi,lalu yoriko meneteskan air mata dlam tidurnya dan itu membuat daniel kaget,spontan daniel menghapus air mata yg mengalir di sudut mata yoriko...
"maaf....tolong maafkan aku,maaf sudah bikin kamu menangis,saya akan menebusnya dengan membantu kamu mencari keluargamu,tidur yg nyenyak istriku"ucap daniel sambil menghapus air mata yoriko lalu mengelus pucuk kepala istrinya....
** keesokan harinya **
"tumben om masih dirumah,biasanya uda menghilang ga tentu rimbanya"celetuk rarien,sang om hanya melihat keponakannya sekilas lalu beralih fokus pada laptop disampingnya...

"matiin laptopnya,di meja makan ga ada yg boleh bekerja"ucap tari yg baru datang dari dapur..daniel segera membereskan pekerjaanya dan mematikan laptop
"iya nih om,katanya lulusan harvard tapi fungsi meja makan aja ga tau..."ucap rarien sinis sambil mendelik ke arah sang om,yg didelik hanya diam tanpa menghiraukan ucapan sang keponakannya...daniel malah fokus melihat ke arah yoriko yg baru turun dari tangga,rambut disanggul asal dgn memakai kaca mata dan sweeter yg terbuka,tidak mengurangi kecantikan yoriko...

"loh yori....masuk siang ya?"tanya tari..
"libur ma....besok masuk pagi"ucap yoriko sambil duduk di pinggir rarien ,depan daniel,mereka saling tatap unuk beberapa detik,yoriko lah yg membuang muka duluan,sedangkan daniel masih terus menatap yoriko..
"kalo ga sibuk mau donx mama di bikinin makan siang"ucap tari sambil tersenyum...
"bleh ma,mau makan siang sama apa?"tanya yoriko tersenyum geli melihat mata berbinar tari yg sudah ia anggap sebagai mama nya sendiri..
"ok ma.nanti yori anter ke kantor"ucap yoriko.
"gue juga mau ya,tapi ga mau avocado sushi,mau chicken cordon bleu ok"ucap rarien tersenyum lebar..
"asyiap....."ucap yoriko tersenyum,sementara untuk beberada detik daniel tenggelam,terhanyut melihat senyuman indah sang istri....
dua jam menjelang makan siang yoriko langsung membuat pesanan mama tari,ia sengaja membuat untuk 3 porsi sekaligus,




setelah selesai yoriko pergi mandi setelah itu berangkat ke sinclair corp.....
tidak lama yoriko sampai di gedung tersebut,karena yoriko sudah terbiasa ia langsung menuju ruangan rarien,dengan memakai pakaian serba orange ,sepatu off white,ia menjadi pusat perhatian para karyawan muda.

"asyik...makan siang.....telat 20 menit,laper gue nungguin lu datang kelamaan"ucap rarien sambil membongkar makan siangnya..
"tadi gue ke ruangan nyokap lu dulu,abis itu nitip ke mba ay ay buat om lu juga"ucap yoriko sambil rebahan di sofa panjang yg menghadap ke arah pintu..
"laki lu juga p.e.a...."cibir rarien....
"gue numpang tidur ya,bangunin gue jam3 an,terlalu lelah gue ampe jalan rasanya seperti melewati paku paku yg runcing"ucap yoriko lebay..
"najis lu...udah sana tidur,abis ini gue mau rapat di accounting,lu bisa tenang tidurnya"ucap rarien...