To My Little Wife

To My Little Wife
i do



"Lagian irene ga tau diri,orang dia yg punya niatan buat besanan,tp dia juga yg pergi,kamu sih jd orang dingin banget,pokoknya kita harus cari cewek yg mau nikah sama kamu..ga apa apa kita bayar,klo ga gitu perusahaan jatuh ketangan orang lain,papa sih pake syarat beginian,pusing jadinya,gimana setuju ga? Ucap tari...


"Terserah kakak,baiknya gimana" Ucap daniel singkat.


"Tapi siapa ya,yg mau nikah kontrak sama kamu?" Ucap tari sambil menerawang,daniel hanya diam memijit pelipis nya..


"Ada mih...rarien punya calonnya hehehe" Ucap rarien sambil cengengesan...


"Jangan becanda rarien..." Ucap tari kesal...


"Rarien,gila" Celetuk yoriko dengan nafas yg tidak beraturan karena habis berlari mengejar rarien...


"Ini mah calonnya" Ucap rarien enteng sambil menunjuk kearah yoriko..


"Hah......" Ucap yoriko kaget dengan menunjuk dirinya sendiri...


"Ide yg bagus....bisa tolong mama ya nak.....tolongin mama,hanya 6 bulan kok" Ucap tari sambil menarik yoriko dan mendudukan di sampingnya...


"Tapi tante,bukannya om daniel mau nikah sama tante irene..." Ucap yoriko dengan mimik tegang...


"Tau ah rese.....malah pergi disaat saat genting seperti ini" Ucap tari dengan mimik sedih..


"Please ya,jangan khawatir,mama bakalan lindungi kamu dari mondi,gimana?hanya 6 bulan" Ucap tari...


Yoriko pun akhirnya hanya bisa mengangguk tanda setuju, 1 minggu kemudian,pesta pernikahan diadakan secara privat dengan hanya dihadiri oleh teman dan keluarga terdekat saja....yoriko  resmi menjadi keluarga sinclair.


Setelah menikah,tidak ada yg berubah dari mereka,seperti biasa daniel dengan kesibukannya dan jarang pulang,begitu juga yoriko dengan kesibukannya sebagai chef the party di hotel mulya....


Semua berjalan dengan tenang tanpa ada halangan sampai suatu hari....


Kala itu,yoriko mendapat giliran shif malam,sehingga ia hanya prepare buat small event besok,setelah itu ia pun free pada jam berikutnya,sambil nongkrong diruangannya,yoriko mengotak atik hp,saking ga ada kerjaan karena waktu menunjukan pukul 3 dini hari...ketika ia fokus melihat tayangan youtube,terdapat whasapp yg masuk dari mondi dengan mengirimkan foto bergambar kalung yg telah lama hilang dengan caption.....


'kalo masih menginginkan kalung ini,besok temui saya di jcc senayan cafe gelatik'


Hati yoriko jadi panas,ia marah besar,ia harus mendapatkan kalung tersebut,itu satu satunya peninggalan orang tua yg menitipkan dia di panti asuhan,yoriko bingung tidak tau harus gimana,ia tidak ingin menemui mondi,ia juga tidak mungkin meminta tolong rarien atau mama tari karena mereka sudah terlalu baik,untuk meminta tolong daniel apa lagi,mustahil,kerena memang mereka tidak pernah ketemu bahkn bertatap muka sekaligus   tidak pernah,bertemu mondi adalah satu satu cara,sungguh yoriko tidak ingin kehilangan harta satu satu juga petunjuk tentang jati dirinya....


Sedikit flashback,mondi dan yoriko tinggal di panti asuhan,mereka sellalu bersama,bahkan waktu itu yoriko rela pergi ke paris mengikuti mondi...


Yoriko pun menjawab chat dari mondi dan menyanggupi untuk bertemu besok....keesokan harinya ia besiap siap untuk pulang sekalian bertemu dengan mondi di jcc senayan