
Ternyata Ruruni masih ingat dengan janji mereka waktu kecil. Mendengar Ruruni dapat menerima dirinya apa adanya, itu membeuat Karma senang. Karma tidak menyangka, ternyata masih ada wanita yang menyukainya dengan bentuk jelek seperti ini.
"Kau masih yakin mau menepatin janji kita waktu kecil? Kita bisa membatalkan janji kita kok. Aku yakin kau pasti tidak mau pacaran, apa lagi nikah sama aku. Jadi kita batalkan saja ya janji kita" Kata Karma
Karma mencoba menguji keseriusan Ruruni akan janji mereka. Karma mau melihat seriusan Ruruni.
"Kau kok bicara seperti itu. Padahal aku sudah menunggu sangat lama untuk janji ini, tapi saat ingin memenuhi janji ini kau malah minta di batalkan. Apakah kau tidak suka sama aku lagi" Kata Ruruni dengan sedih
"Gak kok, aku masih suka sama kau. Aku gak mau saja kau di ejek pacaran sama orang yang jelek seperti b*bi" Karma menguji Ruruni lagi
"Dengar ya. Aku suka sama kau, aku gak akan mendengar omongan orang orang tentang kita yang terpenting aku bisa sama kau" Kara Ruruni dengan senyum
Melihat ketulusan hati Ruruni membuat Karma terharu. Setelah di uji beberapa kali jawabannya tetap sama.
"Baiklah. Kita penuhin janji kita, tapi aku ada syarat?." Kata Karma
"Apa?.." Tanya Ruruni dengan bingung
"Syaratnya, kau tidak boleh dekat dekat sama aku saat di lingkungan sekolah dan aku mau tidak ada orang yang tau kalau kita pacaran" Kata Karma
"Kok seperti itu? Aku kan sudah bilang kalau aku gak peduli dengan omongan orang orang" Tanya Ruruni
"Iya aku tau kau gak peduli dengan omongan orang orang, tapi saat siswa laki laki tau aku pacaran sama kau mereka pasti akan membully aku. Aku gak mau di perlakukan seperti itu" Kata Karma
Mendengar Karma berkata seperti itu Ruruni menyetujuinya.
Lalu Ruruni bertukar nomor telepon dan mengajak karma pergi main ke rumahnya juga untuk bertemu lagi dengan orang tuanya. Karma menyetujuin ajakan Ruruni.
Setelah pembicaraan selesai mereka pergi ke kelas masing masing.
Saat di kelas karma masuk. Karma langsung di kerumunin sama siswa di kelas itu, hal ini membuat Karma terkejut. Mereka bertanya tentang hubungab Karma sama Ruruni, Karma menjawab kalau Ruruni salah mengenal orang. Mendengar Karma berkata seperti itu membuat siswa yang mengerubungi Karma bubar dan berkata
"Ternyata betul salah orang. Ya aku juga gak percaya kalau si bab* gendut ini di sukai gadis cantik" Kata siswa membicarakan Karma
Karma pergi ke tempat duduknya. Di sana sudah Raihan sedang menunggu Karma. Saat Karma datang dan duduk Raihan langsung berkata
"Bagaimana kau bisa mengenal wanita secanti itu, padahal aku lebih tampan dari pada kau"
Karma tersenyum dan menjelaskan kalau Ruruni salah mengenal orang. Mendengar itu, Raihan langsung menyemangatin Karma agar tidak besedih.
"kalau kau tau dia pacaran sama aku mungkin kau bisa pingsan. Dan kalau kau tau aku lebih tampan dari kau bahkan bisa di bilang kalau aku orang tertampan di sekolah ini kau bakal mati dadakan" Karma berkata dalam hati
Pelajaran pun selesai. Karma pergi ke tempat yang di janjikan Ruruni untuk pergi ke rumahnya. Karma datang ke tempat itu. Di sana Karma melihat Ruruni sedang menunggu. Ruruni melihat Karma dan langsung menarik Karma masuk ke dalam mobilnya. Mereka pergi menuju rumah Ruruni
Di perjalan Ruruni mengobrol dengan Karma tentang kehidupan mereka. Mereka menghabiskan perjalan dengan mengobrol.
Tibalah mereka di rumah Ruruni. Mareka berdua masuk ke rumah. Saat di dalam rumah Ruruni memanggil orang tunya
Kedua orang tuan Ruruni datang.
"Siapa yang datang?" Tanya Mama Ruruni
Ruruni langsung menunjukkan Karma ke kepada kedua orang tuanya.
"Lihat ini, dia Karma" Kata Ruruni
Mangatahui kalau anak laki laki yang di bawak Ruruni adalah Karma, kedua orang tua Ruruni senang dan langsung mengajak Karma makan siang bersama
Karma bingung, kenapa kedua orang tuanya Ruruni tidak menunjukan ekspresi penolakan terhadap Karma padahal Karma berwujud jelek. Walaupun jeleknya di buat buat, tapi tetao saja Karma merasa aneh.
Kedua orang tuanya Ruruni tau akan janji anaknya dengan Karma, tapi di ekspresi mereka tidak ada tanda penolakan malahan ekpersi senang akan kehadiran Karma.
Karma merasa masih bingung, tapi dia mengesampingkan rasa bingungnya. Mereka akhirnya pergi makan.
Saat makan mereka mengobrol dengan santai. Suasana saat makan terasa hangat.Tiba tiba Papanya Ruruni ingin berkata serius.
"Begini ya Karma, om tau tentang janji kalian jadi om ingin kalian membatalkan janji itu" Kata Papa Ruruni
Mendengar kata kata itu membuat Karma tersontak dan terdiam. Berbeda dengan Ruruni, Ruruni mendengar kata kata itu langsung marah dan berkata
"Papa kenapa bicara seperti itu. Apakah Papa tidak suka dengan Karma karena dia tidak seperti dulu. Papa tidak suka kan sama Karma yang jelek seperti ini"
Seperti itulah kata Ruruni dengan marah. Melihat kejadian ini Karma langsung menyuruh Ruruni bersabar
"Tenanglah Ruruni, dia itu papa mu" Kata Karma
"Iya tapi--" Ruruni berkata namun langsung di Potong Karma
"Iya aku, tapi ingat dia adalah papamu. Dialah orang yang merawat kau saat masih kecil hingga sekarang sedangkan aku, hanya orang yang baru kamu kenal" Kata Karma kepada Ruruni
Ruruni terdiam dan langsung duduk. Karma bediri dari kursi dan berkata
"Saya mengerti dengan kata om. Jadi maaf kalau saya mengganggu kerukunan keluarga om, kalau gitu saya permisi"
Begitulah kata karma kepada papa Ruruni. Karma bergegas pulang
"ya begitulah orang tau. Selalu mengekang kebahagiaan anaknya" Karma berkata dalam hati
Karma berjalan menuju keluar
BERSAMBUNG ~~