To Be Ugly And Stupid

To Be Ugly And Stupid
episode 2 - pendaftaran



karma pergi pulang ke apartemen. sampainya di apartemen, karma langsung melepaskan baju badan palsunya. dan langsung mandi


selesai mandi, karma pergi ke mini market membeli bahan makanan untuk makana malam dan stok makan. karma keluar dari apartemenya, lalu menarik nafas yang dalam dan berkata


"ini adalah hari yang baru. aku akan tunjukkan kepada kalian orang tua sialan itu, bahwa aku bisa hidup dengan normal dan bahagia tanpa bantuan dari mereka" kata karma


karma pergi menuju mini market terdekat. saat di jalan semua orang menatap karma dengan rasa kagum dan tepesona, baik itu cowok maupun cewek. tatapan ini membuat karma merasa sangat tidak nyaman, karena dia malas menjadi bahan sorotan di masyarakat


"apa aku harus pakai baju badan palsu dan make up, supaya tidak menjadi pusat perhatian." dalam hati karma


untuk pergi ke mini market karma harus menyerbangin jalan, tapi saat itu lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau untuk pengendara. jadi karma harus menunggu. saat sedang menunggu untuk bisa menyerbangin jalan tiba tiba ada wanita terjandung dan kehilangan keseimbangan, lalu badannya jatuh ke jalanan. pada saat itu ada mobil melaju cepat. wanita itu terbaring di jalanan dan mobil itu tidak bisa berhenti. tiba tiba karma langsung lari menuju wanita itu, lalu menggendongnya. saat karma sedang menggendong wanita itu, mobil yang melaju cepat dan tidak dapat berhenti itu berjarak sekitar 1 meter dari tempat mereka.


semua orang yang melihat kejadian itu takut dan deg degan. mereka berpikir bahwa karma dan si wanita itu akan terluka tertumbur mobil.


namun kenyataan berkata lain. karma langsung melompat ke atas mobil itu dan berlari di atas mobil itu, lalu melompat lagi untuk mendarat. mereka berdua akhirnya selamat


orang orang yang melihat kejadian itu takjub dan terkesan. orang yang mengendarai mobil itu langsung keluar dari mobil. ternyata pengendara mobil itu adalah seorang laki laki kira kira berumur 35 tahun


"apakah kaliam berdua baik baik saja?" tanya pengendara mobil itu dengan cemas


"iya, kami baik baik saja kok" jawab wanita itu


"maaf ya pak, saya tadi kehilangan keseimbangan " kata wanita itu


"tidak tidak seharusnya saya yang minta maaf karena tidak bisa berhenti tadi.


saat mereka berdua lagi mengobrol karma langsung pergi dari sana, tanpa mereka berdua sadarin


"terima kasih ya adik, kalau tidak ada adik pasti paman sudah menumbur orang" kata pengendara itu ke karma tanpa melihat karma


"anu.. anak laki laki tadi sudah pergi dari tadi " kata pejalan kaki


"ehhh... kapan dia pergi?" tanya pengendara mobil itu dengan bingung


"saat kalian berdua sedang bicara dia langsung pergi" jawab pejalan kaki itu


seketia suasana di situ menjadi membingungkan


karma berjalan pergi karena dia tidak mau jadi pusat perhatian. karma itu adalah orang yang benci menjadi pusat perhatian, karena kalau dia jadi pusat perhatian orang orang di sekitarnya, maka karma harus menjaga sikapnya. karma paling benci dengan keadaan itu


sampainya karma di mini market. karma membeli sayuran, bumbu masak, daging, dan makanan kering. sesudah memilih makan karma pergi membayar


setelah selesai melakukan pembayaran karma pergi pulang ke apartemen. saat sudah sampai dia langsung masak makan untuk dia makan. makan malam pun jadi. karma makan dengan senang dan damai. setelah selesai makan, karma mencuci piringnya dan pergi tidur.


sebelum tidur karma berbaring sambil membayangkan kebahagian dan kegembiraan apa yang sedang menunggunya di sana.


besok pun tiba. karma bersiap untuk ujian masuk SMA. seperti biasa karma memakai make up dan baju badan palsu untuk memperjelek dirinya.


karma pergi ke sekolah. sampainya di sekolah karma pergi ke ruangan dimana dia melakukan ujian.


ujian di mulai. karma mengerjakan ujiannya dengan santai, seperti tidak ada hambatan. akhirnya ujian masuk sma selesai.


karma pergi ke kanti sekolah di sana, untuk sarapan. saat lagi berjalan menuju kantin sekolah karma di pandang dengan mata menjijikan oleh orang orang di sana. karma tidak mempedulikannya, karena keadaan ini bagi karma sudah bagus.


akhirnya karma sampai di kantin. karma memesan 2 roti isi daging dan pergi ke mesin minuman untuk membeli 2 kaleng jus jeruk. lalu karma pergi ke tempat yang sepi untuk makan.


karma pergi ke belakang sekolah, karena di belakang sekolah ada tempat yang sepi. jadi dia bisa tenang menikmati makanannya.


karma penasaran apakah wanita itu memang asli lagi tidur atau pingsan, jadi karma menggoyangkan tubuh wanita itu


"permisi, apakah kamu lagi tidur" kata karma sambil menggoyangkan badan wanita itu


lalu wanita itu membuka mata dan terkejut melihat karma


" ahhhhh, ada **** gendut" kata wanita itu sambil memukul karma


karma terjatuh karena di pukul wanita itu


" dasar wanita sialan. aku baik baik mau tanya kenapa kau tidur di sini, tapi kau malah nyerang aku" kata karma dangan marah


"aduh. maaf, maaf, maaf. aku tidak sengaja. aku terkejut sekali bangun ada orang yang...... " kata wanita itu sambil sujud


" yang apa?.. pasti kau mau bilang, saat bangun tiba tiba melihat orang yang besar dan jelek seperti **** gendut. itukan yang mau kai bilang" kata herik


"anu.. itu... i.. itu.. maafkan aku. aku tidak bermaksud mengejek begitu" kata wanita itu


saat bicara tiba tiba perut si wanita itu berbunyi. suasana menjadi sunyi seketika. karma pun membagikan makanan dan minumannya


"ini buat kamu" sambil memberi makanan dan minuman


"ma.. makasih" kata wanita itu dengan malu.


mereka berdua makan bersama


"kakak senior di sini ya, apakah kakak osis?." tanya karma


" iya kakak senior di sini, tapi kakak bukan osis" jawab wanita itu


"terus kakak kenapa ada di sini ?.." tanya karma lagi


"bantu gantikan teman kakak menyiapakan ujian masuk" kata perempuan itu


"jadi teman kakak itu osis. mau maunya kakak di suruh gantikan tidak ngerjakan tugas yang merepotkan " kata karma


mendengar kata kata karma, wanita itu cuman tertawa. itu membuat karma bingung.


" kalau boleh tau nama kakak siapa ya?.. " tanya karma


" nama kakak Ririn, kalau adik sendiri?..." jawab wanita itu dan bertanya balik ke karma


" nama aku Karma, senang berkenalan sama kakak Ririn" jawab karma


" iya senang berkenalan sama kamu" jawab Ririn


"kalau gitu kakak pergi dulu ya" kata Ririn


"hati hati ya kak Ririn" kata karma


Ririn pergi. karma akhirnya bisa sendirian. lalu karma berbaring di lantai sambil menunggu hasil ujiannya keluar


BERSAMBUNG ~~