To Be Ugly And Stupid

To Be Ugly And Stupid
episode 3 - masa lalu



Ririn pergi. karma akhirnya bisa sendirian. lalu karma berbaring di lantai sambil menunggu hasil ujiannya keluar


setelah beberapa saat karma berbaring, para peserta calon murid baru di panggil menggunakan mig.


"bagi seluruh peserta calon murid baru untuk berkumpul di papan pengumuman, karena hasil ujiannya telah keluar" kata guru


mendengar pengumuman itu, karma langsung bangun dan pergi ke papan pengumuman


saat di papan pengumuman herik melihat namanya terpampang di urutan ke 172 dari 220 siswa yang di terima.


"lulus juga ternyata, kirain gak bisa lulus" kata karma


"oke sekarang cari nama ruruni" kata karma lagi


karma melihat papan pengumuman lagi, dan melihat nama ruruni di peringkat 3.


" wah, ternyata anak itu memang masuk di sini. bararti dia tidak lupa dengan janji yang sudah kita berdua sepakati" gumam karma


cerita berubah ke masa lalu atau flashback


pada umur 6 tahun, karma pernah di culik. dia di maaukin ke ruangan yang gelap dan mengerikan. saat karma di dalam sana dia tidak merasa takut. lalu karma mengelilingi sekitar ruangan itu dan betapa terkejutnya karma, ternyata di dia tidak sedirian di ruangan itu. di ruangan itu ada seorang anak kecil berumur 6 tahun berbadan gendut, pipi yang tembem dan pakaian yang imut. anak itu adalah Ruruni. Ruruni jongkok sambil memeluk kakinya. Ruruni sangat takut, melihat itu karma langsung mengajaknya bicara.


"hai, kenapa kamu seperti itu? apa kamu ketakutan? " tanya karma


ruruni tidak mempedulikan karma dan tetap pada posisnya.


melihat itu, karma langsung melepaskan jaketnya dan memasangkan ke ruruni. Ruruni terkejut dan memandang karma, lalu karma hanya tersenyum


"kenapa kamu kasih aku jaket ini? " tanya ruruni


"aku melihatmu jongkok sambil memeluk kaki. biasanya orang yang ke dinginan yang berpose seperti itu" jawab karma sambil senyum


"nama aku karma, dan siapa nama mu?. " tanya karma


"nama aku ruruni" jawab ruruni


"senang berkenalan denganmu ruruni" kata karma sambil senyum


" kenapa kau bisa ternyum seperti itu dan bukan ketakutan?. kita ini lagi di culi, maungkin saja kita bisa di bunuh!!" tanya ruruni


" aku takuk kok. cuman aku mendengar mereka menculik kita untuk uang tebusan. jadi mereka tidak akan membunuh kita, karena mereka butuh uang. " jawab karma


" kalau kau ketakutan, kenapa bersikap seolah olah tidak terjadi apa apa?.. " tanya ruruni lagi


" serius kok aku takut. cuman aku gak mau bersikap panik dan murung gak jelas. mending nikmatin aja biar gak ada rasa trauma" jawab karma


mereka berdua mengobrol bareng. saat mereka lagi asik mengobrol tiba tiba ada suara keras di luar. kemudian pintu ruangan itu terbuka.


saat pintu terbuka terlihatlah polisi dan orang tua ruruni. orang tua ruruni langsung memeluk ruruni membawa ruruni pulang. sebelum pulang ruruni berbicara sama karma


" aku tinggal di saki, jalan indah maju, dan rumah aku nomor 27. datang ya biar kita bisa main sama sama" kata ruruni


karma mengangguk yang artinya iya


ruruni di bawa pulang dengan keluarganya dan karma di bawa ke kantor polisi. dan sampailah karma di kantor polisi


setelah beberapa waktu, orang tua karma datang dan berterima kasih kepada polisi karena menyelamatkan anaknya. karma di bawa pulang sama orang tuanya.


sampailah karma di rumah. saat di rumah karma di marahin sama orang tuanya karena main jauh di luar. karma di beri hukuman, yaitu tidak beloh bermain ke luar rumah lagi. mendengar kata kata orang tuanya karma nangis dan kesal. lalu karma langsung pergi ke kamarnya.


saat di kamar karma tidak menangis lagi. dia memikirkan cara untuk bisa pergi keluar rumah dan berjumpa dengan ruruni.


besok pun tiba. saat itu jam 7 pagi. karma sudah mandi dan bersiap untuk pergi ke rumah ruruni. karma pergi mengendap ngendap supaya tidak ketahuan orang tuanya, saudaranya dan pelayan di rumahnya.


akhirnya karma berhasil keluar rumah. karma langsung pergi menuju ke rumah ruruni. karena posisi rumah ruruni jauh, karma naik taksi. sopir taksi itu kebingungan melihat anak umur 6 tahun pergi jauh sendirian dan menggunakan taksi, bukan pergi bersama orang tua.


"siapa?.." jawab pelayan rumah itu


"saya karma temanya ruruni" jawab karma


kemudian tebukalah pintu rumah ruruni. karma melihat di pagar ruruni dan pelayan menghampirinnya.


"akhirnya kamu datang juga ke rumah aku" kata ruruni sambil senyum


karma membalasa senyum ruruni.


pagar pun terbuka. ruruni langsung menarik karma masuk ke dalam rumahnya. di sana karma bertemu dengan orang tua ruruni


"ini bukannya anak saya di culik kemarin kan?.. " tanya mama ruruni


"iya tante. boleh kah saya bermain sama anak tante di rumah tante?.." jawan karma dan bertanya balik


"boleh dong. yang akrab akrab ya sama ruruni" kata mama ruruni


"iya tante" kara karma


karma pergi bermain sama ruruni di karmanya.


berhari hari mereka selalu bermain bersama.


dan tibalah saat ruruni untuk pindah rumah. saat pindah rumah ruruni dan berpamitan sama karma.


"karena rumah kami sudah jadi di sana, jadi aku pindah rumah dulu ya" kata ruruni sambil senyum.


"kenapa harus pindah?.. kenapa tidak tinggal di sini aja?... kan rumah di sini besar dan bagus. kenapa harus pindah sih?.. " tanya karma


"tapi ini keinginan orang tua aku. jadi maaf ya" kata ruruni sambil senyum


"kenapa, kenapa, kenapa, aku tidak mengerti sama jalan pikiran orang dewasa. kenapa harus pindah rumah, padahal rumah di sini bagus" kata karma


"karma, kita buat janji yuk" kata ruruni


"janji apa?.. " tanya karma


" kita janji saat SMA nanti masuk ke SMA cahaya negeri. dan kita pacaran kalau bisa kita menikah" kata ruruni sambil senyum


"baiklah, kita janji bakal masuk SMA cahaya negeri. dan tidam peduli bagaimana rupa kita saat di masa depan, mau itu jelek, gendut atau pum cantik. kita tetap akan pacaran dan menikah" kata karma


"iya, kita akan pacaran dan menikah. kalau gitu aku pergi dulu ya" kata ruruni sambil menangis


melihat percakapan anaknya, orang tua ruruni terharu dan mereka melihat bagaimana nanti kedua anak ini tumbuh


ruruni dan orang tuanya masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan karma.


oke kita balik ke masa sekarang.


karma tersenyum karena ruruni masih ingat dengan janji mereka. karma sangat senang karena ruruni tidak lupa dengan karma.


seketika karma langsung terpikir


"apakah ruruni akan menerima aku yang berbentuk seperti ini ya. bentuk aku lagi berdandan jelek seperti ini apakah dia akan mau pacarana sama aku ya?" karma bicara dalam hati


"bakal di terimalah. kami kan sudah janji akan menerima dan pacaran bagaimana pun bentuk kami di masa depan" karma berkata dalam hati lagi


karma pulang ke apartemennya. lalu melepaskan baju badan palsu dan membersikan tubuhnya


BERSAMBUNG ~~