THE LEGEND OF THE FIRST LOVE

THE LEGEND OF THE FIRST LOVE
TIGA IDIOT



Tidak sempat terfikir bahwa apa yang ku katakan bisa berdampak besar. Sudah seminggu waktu berlalu sejak kejadian itu. Namun beberapa kali aku memulai percakapan ataupun sekedar menyapa, yang dia lakukan hanyalah mengabaikan ku dan berlalu pergi.


Bagaimana caranya untuk meminta maaf jika memulai pembicaraan saja sangatlah sulit. Aku paham dia berhak marah. Karena ucapan ku lah yang membuat orang-orang mulai dari saat itu sampai sekarang memanggilnya dengan nama kwon mi.


Sekarang adalah jam olahraga dan kebetulan guru nya tidak masuk karena sakit. Aku sedari tadi hanya duduk diam di pinggir lapangan basket sambil melihat sosok gadis itu yang duduk cukup jauh dari tempatku sekarang. Dia selalu saja memakai earphone dan asik mendengarkan musik jika sedang sendiri.


Baru saja aku ingin mendekat kearahnya, seseorang tiba-tiba saja duduk dan mulai berbicara padaku "Yeol, beneran nih lu ga mau ikutan main basket?"


"Haishh bawel lu, udah berapa kali gua bilang gua nggak ikutan" Jawabku


"Yaelah biasa aja kali kambing". Sewotnya seraya meraih air minum disebelahnya.


" Makanya jangan nanya mulu hun. Kalo lu mau maen ajak aja si kyungsoo". Saran ku untuk sehun.


"Tadi pas dikelas udah gua ajak tapi dia nggak mau, katanya males keringetan". Ucap sehun sambil mulai meminum air yang tadi di ambil.


" Yaudah lu maen sendiri aja sono, gua ada urusan". Pamitku


Belum juga aku sempat melangkah dia berkata.


"Ahhh soal kwon mi. Belom kelar juga itu urusan? ". Tanyanya


"Kalo udah tau kaga perlu nanya". Ucapku yang mulai sebal karena lagi-lagi sehun menghambatku.


"Dari seminggu yang lalu nggak kelar-kelar dah. Perkara minta maaf doang, sini gua aja yang kelarin". Tanpa meminta persetujuan ku, sehun langsung nyelonong pergi.


Sepertinya ada yang salah dengan otaknya. Sebenarnya apa yang dia pikirkan? Alih-alih menghampiri kwon mina, dia malah menghampiri bomi yang sedang berjalan kembali ke lapangan dari arah kantin.


Sesampainya dia di depan bomi, aku melihat dia sempat berbicara sesuatu sambil menunjuk kearah mina dan aku bergantian. Setelah itu, sehun melambaikan tangan ke arah ku lalu mengacungkan jempol nya. Apa maksudnya?


SKIP


Aku, kyungsoo, dan sehun sedang duduk di sebuah kafe seusai pulang sekolah. Dia akhirnya menjelaskan kepadaku dan kyungsoo apa yang dia bicarakan dengan bomi di lapangan tadi.


Dia bilang ke bomi bahwa kyungsoo menyukai bomi, dan ingin mencoba kencan satu hari dengannya. Bomi awalnya menolak tapi entah bagaimana akhirnya dia setuju dengan syarat dia akan membawa teman agar tidak canggung katanya.


"LU WARAS KAGA SIH? YANG PUNYA MASALAH ITU SI CHANYEOL SAMA MINA, KENAPA HARUS GUA YANG JADI TUMBAL? " Teriak kyungsoo setelah selesai mendengar cerita sehun.


"Sabar-sabar, mending minum dulu. Noh lu teriak-teriak gitu diliatin banyak orang". Ucapku mencoba menenangkan amukan kyungsoo.


Kyungsoo pun melihat sekeliling dan akhirnya memutuskan untuk meminum espresso with macha yang telah dia pesan.


Setelah selesai minum kyungsoo pun berkata " Ini lu boong kan hun? " Tanyanya lagi untuk memastikan.


" Bukan boong tapi cuma bercanda". ucapnya santai.


Sambil berdiri kyungsoo pun mulai geram lalu berkata "Wah, ngajak ribut ini anak. Maksud lu apaan bukan boong tapi bercanda"


"Hun, udahan aja bercandanya. Lu bercanda sama kyungsoo kalo kelamaan bisa-bisa koit lu". Timpalku.


" Iya iya gua serius nih ya kaga bercanda lagi. Gua itu kaga bakalan bantuin temen dengan cara ngorbanin temen gua yang satu lagi. Inget kan kesetiaan itu nomor satu buat gua". Sombong sehun.


Dia pun mulai menjelaskan bahwa dia tadi nyamperin bomi buat minta tolong supaya dia mengajak mina ke kafe ini biar bisa diomongin dan diselesaiin hari ini.


Setelah terdiam sebentar mencerna ucapan dan penjelasan sehun, kyungsoo berkata kepada sehun.


"Lu mau bercanda tapi nggak lucu, dasar ketiak komodo". Suaranya sudah sedikit lebih pelan hanya saja dia tetap emosi.


"Yee pakai segala ngatain. Kurang ajar sekali kau gajah sumatra". Ucap sehun merespon ucapan kyungsoo.


Jika sudah seperti ini aku enggan untuk ikut campur terserah mereka deh kalo mau mengabsen anggota ragunan. Tak berselang lama aku melihat bomi, eunji dan mina yang baru masuk ke kafe.


"Woi bisa ditunda dulu ga bentar, mereka udah dateng tuh". Pinta ku kepada kyungsoo dan sehun.


Mereka bertiga menghampiri kami dan langsung ikut bergabung. " Tumben cuma bertiga? ". Tanya sehun


" Naeun ada keperluan, makanya nggak bisa ikut". Jelas bomi


" Mau pesen apa biar gua pesenin". Ucapku. Baru saja ingin berdiri, mina mencegahku.


"Gua aja yang pesen". Ujarnya dingin kepadaku.


Anehnya saat berbicara dengan temannya sikap berbeda 180°.


"Eunji sama bomi yang biasa? Dua es americano, satu smoked beef sama satu chocolate chip cookies kan? ". Lanjut kwon mina seraya tersenyum kepada kedua temannya itu.


"DING DONG DENG, seratus untuk kwon mina". Ucap bomi dan eunji bersamaan.


Dia pun tersenyum lebih lebar melihat tingkah kedua temannya, kemudian berlalu pergi ke meja kasir untuk memesan.


"Hmm lagi-lagi di abaikan", ucapku dalam hati.


" Tau nih, sono susulin". Ucap sehun seraya mendorong ku pelan.


"Nnti kalo tambah di judesin gimana? ". Tanyaku


"Resiko itu mah. Lagian ngapain kali ngomong gitu. Lu tau kan efek omongan lu itu ngebuat anak sekelas manggil dia begitu". Sambar kyungsoo yang di tanggapi lainnya dengan anggukan.


" Yaudah gua kesana". Akhirnya aku bangkit untuk menyusul mina.


Kafenya cukup ramai ternyata, aku melihat dia sedang berada di antrian yang cukup panjang. Dan aku langsung menghampirinya.


"Kenapa kesini? Gua kan udah bilang gua aja yang mesen". Tanyanya setelah setelah aku sampai.


Aku pun membuat alasan "Ada lagi yang mau dipesen".


Dia pun hanya menengok ke arah ku sebentar. Lalu tiba-tiba dia berkata, "Yaudah ngomong aja".


"Kan belom gilirannya pesen". Tanyaku bingung.


"Alesan aja, lu kesini mau bilang maaf kan".


Sontak aku kaget dan bingung harus bagaimana menanggapi omongannya. " Kok lu tau? ".


" Lu sama dua temen lu pantes deh di panggil 3 idiot. Pertama tadi kan gua ada di lapangan jadi liat sehun nyamper bomi, kedua bomi itu orangnya nggak terlalu pandai bohong jadi salah si sehun minta bantuan dia. Dan yang terakhir jarak antara meja tadi ke kasir itu ga jauh ya pasti gua denger lah kalo kyungsoo ngomong sekenceng itu". Jelasnya panjang lebar.


"Ah i-iya juga ya. Karena lu udah tau maksud gua, gua langsung aja deh. Maafin gua soal kejadian itu ya. Gua ga pikir panjang dulu sebelum ngomong, maaf". Ucapku


Dia pun tersenyum dan menjawab, "Kalo ini lu yang bayar, gua maafin".


"Ini doang nih? Padahal gua bisa beliin kalaupun lebih dari ini". Candaku


"Ha-ha-ha sombong sekali masnya". Ucapnya kepadaku seraya tersenyum manis. "Tapi gua heran deh, apa sesusah itu ya kalo lu minta maaf? Dari satu minggu yang lalu gua udah sempet nebak kalo berniat minta maaf tapi karena kelamaan gua tinggal pergi aja". Lanjutnya


"Bukan gua yang susah ngomongnya tapi situ yang terlampau jutek sampai takut guanya".


"Salah sendiri kalo ngomong asal ngejeplak aja tanpa dipikir". Sahutnya.


"Yaelahhh kan udah minta maaf woi, ga usah dibahas mulu dong". Ucapku merajuk


"Iya iya".


"Akhirnya damai juga", ujarku dalam hati.


Setelah kami selesai memesan dan sedang berjalan kembali menuju meja akupun memanggilnya, "Mina". Ucapku


" Iya, kenapa? "


"Soal anak kelas yang masih manggil gitu lu nggak masalah? " Tanyaku ragu.


" Awalnya sih cukup risih dan nggak suka tapi setelah beberapa hari udah mulai terbiasa sih gua. Lagian semenjak dipanggil gitu, gua juga jadi nggak ngalamin kejadian salah panggil lagi". Jelasnya.


Akupun mulai merasa bersalah mendengar penjelasannya.


"Tadi lu manggil kita 3 idiot kan? Supaya fair lu bisa manggil gitu deh". Ujarku


" Serius nih? Lu aja kaya nggak suka gitu waktu gua panggil ****, masa di panggil idiot nggak masalah".


"Kan waktu itu yang dipanggil **** gua sendiri doang, kalo ini bertiga jadi no problem". Candaku


" Hahaha oke deh kalo situ yang nyuruh". Jawabnya sambil tertawa.


 


💕💕💕


 


Nih author kasih foto mereka bertiga yang tadi dipanggil 3 idiot sama mina


v( ̄∇ ̄)v


Sebelum itu, bahas tentang oh sehun dulu ya..



*Namanya oh sehun. Dia ini yang paling deket sama chanyeol. Walaupun mereka kenal baru beberapa hari mereka itu udah akrab banget. Mungkin ini karena sikap sehun yang bersahabat ke siapa pun makanya dia gampang bergaul. Seperti yang udah kalian baca tadi, kesetiaan itu penting buat dia. Ahh sekedar pengingat kalo ada sehun, jangan heran ya kalo chanyeol sama kyungsoo jadi kotor mulutnya.