
iyaaa...pak tolonglah kami pak...maaf kan kami pak kami berjanji tidak akan mengulangi nya lagi...melas pak Anton
mereka berdua terus saja memohon agar tidak di pecat...tapi farel diam hanya menatap mereka berdua dengan tatapan tajam seakan-akan ingin mengoyak-ngoyak mereka berdua..
kami mempunyai bkeluarga pak...jika kami dipecat kami akan bekerja dimana pak dan anak2 kmi akan makan apa klo kami tidak dapat pekerjaan lagi...ucap Anton..
pernyataan saya td sudah jelas apa perlu saya ulang...tanya farel..
kalian sudah bekerja di hotel ini sudah lama bahkan bertahun-tahun sejak hotel ini didirikan dan kalian berdua JD org kepercayaan papa kenapa kalian bisa melakukan hal yg bodoh dan terhina seperti ini...
kamu pak anton jika kamu memikirkan keluarga mu dan kehormatan mu tidak akan mgkin kamu melakukan hal lbodoh ini...kenapa pemikiran itu baru muncul setelah kamu mau di pecat dan setelah melakukan hal itu...teriak farel..
kalian sungguh manusia yg tak tau berterimakasih kalian kerja di sini jd kepercayaan papa dgn gaji atau upah yg besar apa itu kurang bagi kalian berdua...teriak farel lagi...
mereka hanya diam tertunduk merenungi kesalahan yg telah mereka perbuat...
saya bukan orang bodoh yg ingin tetap memperkerjakan orang yg suka berkhianat...klo sekarang saya maafkan berarti suatu saat kalian akan melakukan nya lagi dan lagi...ketus farel...
silahkan kalian keluar pintu nya ada di sana ucap Deni...
dengan langkah gontai dan lemah kedua org itu keluar dr ruangan farel dan keluar dari hotel keluarga Kurniawan...
tuan...!?? apa perlu saya melakukan tindakan...tanya Deni..
tggu mereka 3x24 jam..jika mereka tidak melakukan apa yg ku perintahkan td kamu baru boleh bertindak...ucap farel...
tuannn...maff sebelum nya ucap Deni
heemmmm...
apa yg tuan lakukan kepada nona ayya apa tidak kelewatan tuan...ucap Deni
nona ayya menangis tersedu-sedu kmrin malam ...seperti orang gila...ucap Deni lagi ..
tp dia pantas mendapatkan mya...gumam farel...
dia yg telah membuat mama koma... jika perlu aq bisa saja membunuh nya tp TDK semudah itu aq akan terus membuatnya tersiksa perlahan-lahan sehingga dia merasakan apa yg saya rasakan dan mama...gumam farel lagi...
*disisi lain..
jam sudah menunjukkan jam 12.30 wib...
dengan malas ayya bangun untuk kerja di restoran... setelah bangun ayya menuju ke dapur betapa kaget nya aayya saat dia keluar dari kamar melihat ibunya tergeletak di lantai
tangis dan teriak ayya pecah...
ibuk..ibuk...bangun buk...ada apa ini...teriak ayya...
ibukkk...ibuk teriak ayya semakin panik ketika mendapati darah segar keluar dr hidung dan mulut ibu nya...
tolong..tolong...teriak ayya
tiba-tiba tak lama warga datang menolong ibu ayya dan membawanya ke rumah sakit...
ibuk masuk ruang UGD dan menjalani pemeriksaan sedangkan ayya mondar mandir karena resah dan sedih dengan apa yg menimpa ibunya...
kelurga nyonya aisyah panggil seorang suster...
iyaaa saya...ayya menjawab dan sambil mendekat ke suster...
nona ikut saya keruangan dokter..ajak suster
iya baiklah angguk ayya sambil mengikuti suster td..