
Disebabkan oleh waktu perlelangan akan dimulai, Tian Li yang sedang terburu buru hendak menyimpan pil yang ingin di lelang oleh Li Chen ke belakang pentas
Ketika Tian Li sedang berjalan, dia terus menerus memikirkan sesuatu tentang siapa sebernarnya Li Chen
'Apa Tuan muda itu seorang Alchemists? '
'Tidak tidak, mungkin saja dia menemukan pil ini di suatu runtuhan! '
'Ahh, kepalaku pusing, tidak ada pil tingkat surga benar benar ada di Alam Rendah ini!.'
'Nanti saja aku memikirkannya, sekarang perlelangan akan dimulai dan yang terpenting aku harus menjalin hubungan yang baik dengan tuan muda itu! ' benar Tian Li terus menerus penasaran dengan identitas Li Chen yang sebernarnya dan bagaimana dia bisa memiliki pil tingkat Surga
...
Pelayang yang diperintahkan oleh Tian Li untuk mengantarkan Li Chen ke ruangan VVIP perlelangan pun sudah tiba di depan ruangan tersebut
Ruangan tersebut sangat Luas dan berada di lantai 2 supaya dapat melihat acara pelelangan dengan lebih jelas
Terdapat 5 ruangan VVIP di dalam ruangan perlelangan itu dan Li Chen berada di ruangan yang tengah atau yang ketiga
"Apa ada bisa saya bantu lagi tuan? " ucap pelayan itu
"Tidak ada, terimakasih "
"Baiklah, jika begitu pelayan ini undur diri tuan..Jika tuan memerlukan sesuatu pelayan ini sentiasa. berada di depan pintu masuk ruangan ini" ucap pelayan itu lalu membungkuk dan berjalan keluar
Tidak lama setelah Li Chen berada di ruangannya, Para kultivator mulai masuk ke ruangan perlelangan
Dari setiap wajah kultivator yang masuk kedalam ruangan pelelangan itu, Li Chen mengenali wajah sesorang yang tidak asing baginya
'Bukankah itu Patriak Hu Feng dari Sekte Pedang Matahari... ada perlu apa diadatang ke perlelangan ini?' benak Li Chen
Li Chen melihat Patriak sekte matahari duduk di tempat duduk yang biasa. Dia juga melihat dan mendengar bahwa Patriak Hu Feng sedang dicemooh oleh Patriak dari Sekte lain yang berada di samping nya
Dari sudut pandang Li Chen, Patriak Hu Feng berinisiatif untuk tetap tenang dan sabar walaupun dirinya sedang di sindir oleh Patriak sekte yang lain
Melihat Patriak Hu Feng diperlakukan seperti itu, Li Chen kemudian meminta untuk pelayan memanggilkan Hu Feng supaya mengundangnya ke ruangan Li Chen
~POV Hu Feng
"Patriak Hu, kenapa kau hadir di acara pelelangan ini? apakah kau mampu untuk membayar harga barangnya? "
"Benar apa yang di katakan oleh Patriak Gu! , Sekte Pedang Mataharimu tidak dapat membeli barang yang di lelang disini"
"Memang benar jika yang dikatakan oleh Patriak Gu dan Patriak Song, Sekte Pedang Matahariku memang sudah jatuh" balas Hu Feng lembut
"Jadi kenapa kau masih disini patriak Hu? " ucap Patriak Gu
"tetapi jika ada sesuatu di perlelangan ini yang dapat membangkitkan kembali sekteku, aku akan mendapatkannya berapapun itu! " balas Hu Feng
Patriak Gu dan Patriak Song merupakan Patriak sekte dari kekaisaran Wei selain Patriak Hu.
Patraik Gu adalah Patriak dari Sekte Pedang Langit yang merupakan sekte paling terkenal di kekaisaran Wei. Dan untuk Patriak Song, Merupakan patriak dari sekte pedang batu
pada Intinya, Sekte Pedang Langit, Pedang Batu dan Pedang Matahari adalah tiga sekte yang berada di Kekaisaran Wei
Kedua patriak tersebut ketawa lepas mendengar apa yang dikatakan oleh Patriak Hu Feng
Walaupun dari luaran Patriak Hu sangat tenang tapi di dalam hatinya dia merasa sangat kesal dengan apa yang kedua patriak itu katakan
tidak lama kemudian, muncul seorang pelayan dengan tiba tiba di hadapan Patriak Hu dan melakukan apa yang Li Chen perintahkan
"Maaf jika mengganggu obrolan tuan tuan, siapa yang disini adalah Patriak Hu Feng? " ucap pelayan itu
"Itu aku pelayan" balas Hu Feng sambil mengangkat seditkit tanggannya
"Patriak Hu Feng mari ikut saya tuan, karena tuan telah di undang oleh tamu VVIP kami ke ruangannya " ucap pelayan itu sambil menunjukkan ke arah ruangan Li Chen yang berada di atas
Hu Feng masih kebingungan dengan apa yang telah terjadi dan hanya dapat mengikutinya karena di benaknya yang mengundangnya adalah tamu VVIP berarti tamu ini bukan orang biasa
"Apa dia memiliki kenalan orang yang luar biasa? " ucap Patriak Gu
"Sepertinya begitu Patriak Gu" balas Patriak Song
~POV End
Setelah tiba di depan ruangan Li Chen, pelayan itu meminta untuk masuk karena Li Chen telah menunggunya di dalam ruangan tersebut
Patriak Hu Feng pun masuk kedalam dengan hatinya yang masih gugup karena tidak tahu siapa yang telah mengundangnya
"Maaf mengganggu ~" ucal Hu Feng
"Patriak Hu, tidak ku sangka kita akan bertemu di tempat seperti ini" balas Li Chen dengan lembut sambil menoleh ke arah Hu Feng
"Tu.. tuan muda Li!!?" ucap Hu Feng
"Benar, silahkan duduk perlelangan sebentar lagi akan dimulai" ucap Li Chen
Patriak Hu Feng duduk di tempat di duduk bersebelahan dengan Li Chen dan mulai mengobrol
"Jadi, bagaimana kabarmu dan murid murid yang lain? setelah sampai di kekaisaran ini tidak terjadi masalah kan? " ucap Li Chen membuka pembicaraan
"Kami baik baik saja tuan muda Li, tidak ada masalah apapun dan semuanya lancar" balas Hu Feng
"Baguslah kalau begitu"ucap Li Chen singkat
Suasana mulai menjadi canggung bagi Hu Feng.Dia tidak tahu ingin berbicara tentang apa dan mulai memberanikan diri
"Apa tuan muda Li sudah mendengar jika ada pertarungan di sekitar penginapan tidak jauh dari sini ?" ucap Hu Feng
"Aku dengar bahwa ada ratusan orang yang mati" ucap Hu Feng lagi
"Ahh, i.. iya" balas Li Chen gugup, dia tidak ingin mengingat kejadian yang telah berlalu
Li Chen mencoba mencari cara untuk mengalihlan pembicaraan, tiba tiba dia melihat seorang wanita berdiri di atas pentas dan mulai mendapatkan ide/rencana
"Patriak Hu sepertinya pelelangan akan dimulai... lihat! "ucap Li Chen menunjuk pada seorang wanita di atas pentas
"Ah Benar!, aku tidak sabar untuk melihat apa yang mereka akan lelang nanti" ucap Hu Feng
"Ohhoo~ apa ada sesuatu dipelelangan ini yang menarik perhatian patriak Hu? " ucap Li Chen penasaran
Patriak Hu Feng hanya menggaruk pipinya yang tidak gatal mendengar pertanyaan dari Li Chen
tiba tiba terdengar suara seoarang wanita bergema di ruangan perlelangan tersebut
"Selamat Datang di Acara Pelelangan Paviliun Bulan Perak! Apakah para kultivator sekalian membawa uang yang cukup? karena di akhir perlelangan ini kami mempunyai barang yang sangat sangat LANGKA! " ucap wanita tersebut
karena kata kata dari pembawa acara lelang ini, membuat para kultivator di ruangan llelang itu penasaran dan membincangkan antara satu sama lain
"Kira kira barang apa yang akan ditampilkan pada akhir acara ini? "
"Aku penasaran sampai ingin mati! "
"Mari Kita mulai Acara Pelelangan ini! " teriak wanita pembawa acara itu
B E R S A M B U N G
ヘ(^_^)ヘ
Like👍
Komen📔
Favorite ♥
Djangan lupa follow juga he he he🐥