Stevanie's Destiny

Stevanie's Destiny
chapter 14:kepulangan vanie



setelah sadar dokter menyaran kan vanie untuk menginap beberapa hari agar dokter dapat dengan mudah memantau keadaan nya.setelah seminggu berlalu dokter mengizinkan vanie untuk pulang,vanie pulang ke apartemen louis.selama di sana louis memperlakukan vanie dengan sangat istimewah layak nya kelopak bunga yg dijaga supaya tidak terjatuh dari tangkain nya seperti itu lah perlakuan nya kepada vanie.


............


saat louis pulang dari kantor dia tidak menemukan vanie dia berteriak memanggil vanie tapi tidak ada sahutan dari vanie


"vaniee...vanieee.....vaniee....,kamu di mana kamu di mana baby ucap nya panik


"lucas cepat lacak keberadaan vanie ucap nya kawatir namun saat lucas hendak pergi vanie pun datang


"ada apa ini mengapa kalian semua terlihat cemas apa ada masalah?tanya vanie


"dari mana saja kau apa kau tau aku sangat menghawatirkan mu.ucap nya sambil memeluk vanie


"tenang lah ico aku hanya keluar sebentar membeli persediaan makan


"kenapa kau tidak bilang pada ku?aku sangat cemas vanie


"aku sudah menghubungi mu tapi kau tidak menjawab nya


louis pun mengecek handphone nya dan ternyata benar


"aahhkk maaf aku baby karna telah memarahi mu....


"tidak apa apa ico aku tau kau sangat menghawatirkan aku,aku mengerti


"maaf nona muda seharus nya nona memberi tahukan saya,maka saya akan mebelikan keperluan nona muda


"tidak masalah lucas


"apa yg kau beli baby??


"aku membeli perlengkapan makanan kita.sambil berjalan menuju dapur


"kita bisa membelinya saat aku sudah pulang baby


"sudah lah tidak masalah aku janji tidak akan seperti ini lagi tidak akan mebuat mu kawatir.ucap nya sambil memeluk louis


"baik lah kali ini aku memaafkan mu


"kembalilah ke depan aku akan memasak makan malam kita


"tidak aku akan di tetap di sini menemani mu memasak


"iya aku tau kau ingin menemani aku tapi jika kau terus memeluk ku aku tidak akan bisa masak.ucap vanie sambil melepas pelukan louis


"baik lah aku akan menunggu di meja makan


"tenang saja aku akan memasak makanan yg sangat lezat sambil mencium bibir louis


"tidak nanti kau ketagihan


"lalu aku harus apa??apa aku harus mencari orang lain untuk memuaskan nafsu ku ucap louis dengan nada manja


"apa ucap vanie dengan tatapan tajam mengarah louis


"ampun princes ampun aku tidak akan mengulangi perkataan itu lagi


tapi vanie tidak melirik louis sedikit pun dia tetap fokus dengan masakan nya


"baby apa kau marah ucap louis sambil memeluk vanie dari belakang


"tidak aku hanya ingin fokus memasak untuk calon suami ku tercinta ucap vanie sambil mencium bibir louis dan melepas pelukan nya.


"baik lah aku akan mandi dan kembali untuk mencicipi masakan mu


"kau belum mandi????tanya vanie sambil melotot


"belumm jawab nya sambil nyengir


"sana kau mandi sambil hendak memukul louis


louis yg melihat itu langsung kabur menuju tangga


sementara vanie telah menyiap kan makanan di meja makan


"kenapa ico lama sekali turun


vanie pun memutus kan memanggil ico le kamar dan ternyata kamar itu tidak di kunci,tidak sengaja vanie mendengar percakapan louis dengan seorang wanita


"jangan datang ke apartemen ku.ucap louis


"kenapa terdengar jawaban dari suara wanita itu.karna telephone itu di leaspeker sama louis,karna louis sedang pakaian


"aku bilang jangan datang ya jangan datang


"aku akan tetap datang,louis kau tau aku sangat mencintai mu aku juga sangat merindukan mu aku tau pasti kau merasakan apa yg sedang aku rasakan


"aku memang merindukan mau dan aku memang masih mencintai mu ucap louis dan di dengar oleh vaniee,mendengar itu vanie langsung turun kembali ke meja makan sambil menunggu louis.


"kau sudah turun ico


"hmmm cuman itu yg keluar dari mulut louis


vanie merasa sikap louis berubah.


setelah makan vanie langsung menuju ke kamar dan tidur sementara louis pergi ke balkon rumah sambil bertelephone,vanie mendengar suara wanita itu lagi mereka terdengar sangat mestra di telephone dan saat louis masuk ke dalam kamar vanie langsung pura pura tidur dan louis juga tidur tapi dia tidak memeluk vanie padahal biasanya dia akan memeluk vanie.