Stevanie's Destiny

Stevanie's Destiny
chapter 1:luka terdalam



"Hai nama ku Stevanie Zephanya Stewart,aku biasa nya di panggil vanie umur ku 18 tahun aku adalah anak tunggal atau lebih tepatnya aku anak sematawayang yang sangat manja kepada orang tua ku.Tapi hari ini adalah hari terburuk dan terkelam dalam hidup ku yang menyebab luka yang begitu dalam di hati ku tepat pukul 1:30 aku mendapat telephone bahwa orang tua ku kecelakaan dan mobil nya masuk jurang yg ada sungai nya,aku sangat terpukul terlebih lagi saat polisis mengatakan bahwa jasad orang tua ku tidak di temukan.Itu mbuat ku menjadi seperti orang gyang tidak dapat menerima kenyataan,aku berteriak"gak jelas sampai semua orang memandang ku menjadi sangat prihatin atau lebih tepatnya aku sudah seperti orang yang tidak waras atau orang gila.


"vanie kamu yang sabar ya nak,bibi tau perasaan mu saat ini bagaimana karna bibi juga perna mengalami hal yang sama dengan kamu.


ucap bibi sambil menghibur ku


"iya cuman itu yang dapat keluar dari mulut ku saat semua orang memgatakan hal yang sama dengan bibi ku.


aku hanya bisa menangia dan memikirkan nasib ku yang malang ini.


"kamu mau makan nak?tanya bibi sama ku


"aku hanya menggeleng kan kepala ku menandakan bahwa kau tidak ingin makan karna aku tidak berselerah.


tidak lama kemudian sahabat ku datang anastasya dan setelah itu kekasih ku datang sambil memeluk ku,aku semakin menamgis dan menjadi"


"yang sabar ya vanie,aku tau kok gimana rasanya kehilanagn orang yang kita sayangi yang penting kamu doain aja om sama tante supaya di tempat kan di sis Tuhan.ucapnya seraya menghibur ku


aku menangis tanpa henti,selama semalaman aku menangis dan tidak dapat tidur sampai mata ku bengkak.Aku merasa semua badan ruk dan sangat lelah hingga aku tertidur di lantai dan bersandar di tepi ranjang sambil memeluk foto papa sama mama ku.


ke esokan hari nya


"vanie bangun nak


ya bibi dan paman ku masih tinggal di rumah ku mereka menginap di rumah karna tidak tega meninggal kan aku.


"iya bi.jawab ku dan setelah itu aku langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi.


setelah mandi aku turun ke bawah menuju ruang makan aku melihat paman,bibi,dan abang sepupuku telah disana,aku melihat mereka sepertinya mereka sedang mendiskusikan sesuatu.


di meja makan


"vanie paman rasa kamu tidak sanggup mengurus perusahaan papa mu jadi om menyaran kan supaya kamu membiarkan abang mu yang mengurus nya.


"ternyata dugaan ku benar ucap ku dalam hati.


singkat cerita


dari dulu paman tidak suka melihat papa ku, karna papa yang telah mewarisi perusahaan kakek dan bukan nya om.mama ku dan om adalah kaka beradik,om adalah abang nya dari mama.


"aku masih sanggup kok om ngurus perusahaan papa.


karna sifat ku yang keras kepala aku bersikeras untuk mempertahan kan perusahaan papa.karna aku tau apa yang dipikir kan om samuel,dan tidak lain adalah mengambil ahli perusahaan papa dan di jadikan milik anank nya yaitu bang vedrick.