
Setelah beberapa saat kemudian, terlihat seseorang dengan wajah tertutup keluar dari sebuah ruangan dan berkata
" tangkap mereka berdua dan ambil liontin nya"
" apa apaan ini kenapa kalian menangkap kami" bentak Rika.
" cepat tangkap mereka dan temukan liontin nya habis itu bunuh mereka" perintah orang itu.
Para pengawal langsung menangkap Rika dan sandra, pada saat mereka sedang mencari lointin di badan mereka tiba-tiba sebuah pisau melayang dan menusuk para pengawal itu sehingga membuat Rika dan sandra bisa kabur dari ruangan itu, meskipun mereka belum bisa keluar dari tempat itu tapi mereka bersyukur setidaknya mereka bisa kabur dan bersembunyi dari orang-orang itu.
Setelah beberapa menit berlari akhirnya mereka memutuskan untuk masuk ke sebuah ruangan yang sangat gelap dan bersembunyi di ruangan itu, dan di luar terdengar suara para pengawal yang sedang berusaha mencari mereka.
"Cepat temukan mereka atau kita akan di hukum oleh bos besar" ucap salah satu pengawal.
Setelah para pengawal itu pergi mereka baru merasa lega dan memutuskan untuk mencari tau ada apa sebenarnya di tempat yang mereka datangi ini.
"Sudah kuduga orang yang membawa kita ke sini bukan orang yang baik" ucap Rika
" tapi Sepertinya kekuatan lemparan pisau mu sudah mulai meningkat" ucap sandra sambil tersenyum
"Aku ngga akan bisa melempar pisau dengan baik kalau bukan karena kamu" jawab Rika dengan membalas senyuman Sandra
"Tapi ini ngga terlalu asik, ngga se asik waktu membunuh para siswa yang suka membuli itu" ucap sandra
" ya setiap mau membunuh rasanya memang berbeda-beda, waktu itu kan kita membunuh untuk menyingkirkan pembuli, sedangkan ini membunuh untuk melarikan diri"
Mereka berdua pun tertawa seakan-akan tak terjadi apa-apa. Dan ternyata orang yang melempar pisau pada pengawal itu adalah sandra dan rika, begitu juga dengan siswa yang di kabar kan bunuh diri waktu itu.
Pada waktu itu setelah mereka baru pulang dari panti asuhan mereka tidak sengaja melihat siswa dari Sekolah Sandra sedang membuli siswa dari sekolah lain awalnya mereka berdua tidak memperdulikan nya tapi salah satu siswa itu melihat sandra dan rika sehingga mereka juga membuli sandra, karena sandra merasa tidak senang di buli di luar sekolah akhirnya sandra dan rika membunuh salah satu siswa yang membuli sandra, lalu mereka membuatnya seakan-akan siswa itu bunuh diri dari lantai 3 sekolah. Sedangkan untuk siswa yang melihatnya sampai sekarang tidak pernah masuk sekolah karna takut pada sandra
"Ruangan ini sangat gelap, dan tidak ada penerangan sedikitpun" ucap Rika
"Namanya juga gudang" jawab sandra
"Tadi pada saat masuk kesini aku membaca papan yang ada di pintu"
"Ya ampun ada banyak ruangan di sini tapi kita malah memilih gudang untuk bersembunyi"
"Tapi ini bagus mungkin saja kita bisa menemukan sesuatu di sini" ucap sandra
Pada saat itu mereka memutuskan untuk berada di dalam gudang itu dulu dan menggunakan handphone mereka untuk menerangkan ruangan itu walaupun hanya bisa melihat keadaan sekitar mereka.
" San, lihat deh sepertinya ini bingkai foto para pengusaha sukses, tapi kenapa wajah mereka ada tanda silang merah dan hitam" ucap Rika
" Iya ini sangat aneh, dan lebih anehnya lagi dari kelima bingkai foto ini hanya ada satu bingkai yang fotonya tidak ada coretan merah ataupun hitam sama sekali" jawab sandra
" Eh tunggu tunggu... kayanya aku pernah melihat barang yang di pakai oleh keluarga ini deh" ucap Rika sambil menunjuk salah satu bingkai
" ini kan liontin yang sama seperti yang di berikan ibu lidya"
" kamu benar liontin kamu sama seperti liontin yang ada di foto ini, itu artinya mereka pasti anggota keluarga kamu"
" kita harus cari tau siapa orang-orang yang menculik kita dan mencari tau siapa orang yang ada di foto ini" ucap sandra
" dan jangan lupa juga untuk mencari tahu cara untuk keluar dari sini" ucap Rika
" kenapa harus ter buru-buru untuk keluar dari sini, bagaimana kalau kita melihat-lihat isi gudang ini dulu" ucap sandra
Setelah mereka melihat-lihat isi dari gudang tersebut mereka langsung menyelinap keluar dari tempat itu tanpa ketahuan oleh penjaga.
Saat mereka sudah berada di luar mereka melihat ada sebuah mobil yang baru saja datang dan masuk ke dalam. Tapi karena hari sudah mulai gelap mereka tidak memperdulikan nya dan memutuskan untuk kembali ke markas mereka, markas mereka terletak di lantai bawah kos-kosan mereka.
"San, menurut kamu siapa yang datang ke tempat itu tadi" tanya Rika
"Aku yakin itu pasti bos mereka, karena pada saat orang itu keluar dari mobil, ia di sambut dengan penuh hormat oleh para pengawal" jawab Rika
"Sayang bangat ya kita ngga sempat tau nama dan wajah bos mereka"
" Rika, suruh orang untuk mencari tahu semua hal tentang bos mereka"ucap sandra dengan senyum jahat.
" oke, kamu tenang saja aku akan mengurus semuanya" ucap Rika
Di rumah pak efan
" lusy, ada apa sayang kenapa kamu marah-marah seperti ini siapa yang udah bikin kamu marah seperi ini" tanya bu nina
" siapa lagi bu kalau bukan wanita jalang si sandra itu" ucap lusy dengan penuh emosi
" anak itu memang sudah keterlaluan, kita harus memberinya pelajaran agar dia tau betapa rendahnya dia" ucap bu nina
" iya bu, aku ingin sekali menyingkirkan wanita jalang itu"
" siapa yang kaka bilang wanita jalang" ucap sandra yang baru saja datang dan tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka
" kamu, ngapain kamu ada di sini siapa yang memberi mu keberanian untuk datang ke sini" ucap bu nina
" aku yang menyuruh nya untuk datang ke sini, apa aku harus perlu bertanya pada kalian" ucap pak burhan
" papa, ngapain ayah menyuruh nya untuk datang ke sini dia itu ngga pantas untuk ada di sini, dia itu cuman wanita jalang yang ngga tau di untung"
" CUKUP........ siapa yang memberimu keberanian untuk memaki sandra seperti itu" teriak pak burhan
" papa kenapa sih terus saja belain wanita jalang itu" teriak lusy
" CUKUP LUSY...... sekali lagi kamu mengucapkan kata-kata itu papa ngga akan segan-segan untuk mengusir kamu dari rumah ini" teriak pak efan
" sandra ayo ikut papa, ada yang ingin papa katakan pada sandra" ucap pak burhan lalu pergi ke sebuah ruang belajar bersama sandra
" iya pa" ucap sandra sambil menunjukan senyum jahat pada lusy dan bu nina
" apa maksudnya menunjukan senyum seperti itu pada kita" ucap bu nina
" mama liat kan gara-gara wanita jalang itu papa bahkan berani untuk mengusir aku dari rumah ini" ucap lusy kesal
" udah sayang kamu tenang aja, mama akan cari cara untuk menyingkirkan wanita jalang itu
Di dalam ruang belajar
"Sandra, papa dengar kamu sedang mencari orang tua kandung kamu" ucap pak burhan
" iya pa, aku memang sedang mencari tau keberadaan kedua orang tuaku"
"Hmmmmm lalu bagaimana perkembangan nya, apa kamu sudah menemukan informasi tentang orang tua kandung kamu" tanya pak burhan
" itu aku belum...."
Kring.......... handphone sandra berbunyi
" maaf pa aku angkat telfon dulu" ucap sandra
" iya silahkan"
" iya halo rika, ada apa"
" sandra aku punya sesuatu yang harus kamu lihat, aku sudah menemukan informasi tentang orang yang sedang kita selidiki" ucap sandra
" lima menit lagi aku akan sampai" ucap sandra lalu menutup telfon nya
" pa, aku pamit dulu ya" ucap sandra
" kenapa buru-buru pulang, kamu kan baru saja datang"
" ngga apa-apa ko, maaf ya pa aku harus pergi" ucap anisa
"Iya ngga apa-apa, tapi kalau kamu butuh sesuatu kamu jangan sungkan untuk telfon papa ya" ucap pak burhan
Setelah itu pak burhan mengantar sandra sampai ke depan gerbang dan menyuruh supir untuk mengantar sandra sampai ke kos-kosan.
Jangan lupa untuk favorit kan karya ini ya teman-teman, dan terus dukung autor caranya gampang bangat kamu tinggal LIKE AND COMEN karya ini (karna like dan comen itu gratis), dan jangan lupa juga untuk memberikan hadiah dan vote pada autor (seiklasnya saja)
🗡❤TERIMA KASIH❤🗡
🗡💞salam manis dari psikopat💞🗡