SANDRA'S STORY

SANDRA'S STORY
BAB 2



Keesokan harinya


Seperti hari biasa Sandra dan Rika berangkat ke sekolah bersama-sama. Pada saat mereka sampai di sekolah mereka melihat para siswa sedang berkumpul di sebuah papan informasi yang ada di luar sekolah.


Lalu Rika bertanya pada salah satu siswa apa yang mereka lihat di papan informasi di luar sekolah.


"Tunggu.. ada apa ko rame bangat di papan informasi luar sekolah" tanya Rika


"Dengar-dengar ada siswa yang bunuh diri dengan menusuk dirinya sendiri dan karena ia belum mati lalu melompat dari lantai tiga sekolah" jawab siswa itu


"Yaudah kalau gitu makasih ya"


"Sungguh menyedihkan sekali hidupnya itu" ucap Sandraa


" kemarin ngga ada informasi tentang siswa yang bunuh diri jadi pasti kejadian ini baru saja terjadi pagi tadi, tapi informasi nya sudah ada di papan informasi luar sekolah, hebat bangat ya siswa dari sekolah kita membuat berita" gumam rika sambil tertawa kecil


" namanya juga sekolah teknologi, jadi beritanya cepat" jawab Sandra


KRIÌIIIING ..... .....


bel masuk berbunyi dan semua siswa masuk ke dalam kelas nya masing-masing.


Saat di kelas pun masi terdengar orang-orang yang bercerita tentang pembunuhan siswa du sekolah lain itu. Di tengah perbincangan para siswa tiba-tiba ibu ira masuk dan terlihat seorang siswa masuk ke dalam kelas bersama ibu ira.


" baiklah anak-anak semuanya duduk di tempat nya masing-masing, hari ini kita kedatangan murid baru" ucap bu ira


"silahkan untuk perkenalkan diri" ucap ibu ira pada murid baru itu


" makasih bu,halo teman-teman nama saya Ferdy saya pindahan dari sekolah SMA harapan bangsa"


" baiklah karna sandra duduk sendiri sekarang kamu duduk di....." ucap Bu ira


"Samping sandra aja bu" teriak Rika


"Rika... ko kamu malah nyuruh dia duduk di sini sih" bisik sandra pada Rika


" udah ngga papa san" ucap rika


" ok silahkan ferdy kamu duduk di samping sandra" ucap bu ira


" baik bu" ucap ferdy


" oke sekarang kita lanjutkan pelajaran kita buka halaman 10" ucap bu ira


Ferdy langsung menuju tempat duduk nya yaitu di samping sandra. Ferdy memiliki wajah yang tampan sehingga membuat para cewek-cewek di kelas selalu memandang nya termasuk lusy kakak perempuan sandra


" hay aku ngga papa kan duduk di sini" tanya ferdy


" ngga papa ko" ucap sandra singkat


Berhubung sandra memiliki sifat pendiam di sekolah ia pun tidak terlalu banyak bicara pada orang-orang kecuali dengan teman nya rika. Setelah pembelajaran selesai bel istirahat pun berbunyi, para siswa bergegas ke kantin.


" emm san, kamu mau ngga ke kantin bersama aku?" Tanya ferdy


Lusy yang melihat ferdy mengajak sandra ke kantin langsung merasa kesal pada sandra lalu lusy langsung menghampiri ferdy seraya berkata


" Hay aku lusy" ucap lusy


Ferdy hanya tersenyum kecil pada lusy dan langsung memalingkan pandangan nya pada Sandra seakan-akan tidak mementingkan keadaan lusy. Lusy pun merasa agak malu karena ferdy sama sekali tidak menghiraukan nya tapi lusy tidak memperdulikan nya.


"kamu mau ke kantin kan? Yaudah sama aku aja" ucap lusy pada ferdy


" ngga apa-apa ko kamu duluan aja ke kantin, aku mau ke kantin barang sandra aja" jawab ferdy


" ehem... elo pergi aja sama lusy, sandra ngga suka jalan sama orang yang dia ngga kenal" ucap Rika yang kebetulan duduk di belakang sandra


" oh.. yaudah kalau gitu aku ke kantin dulu ya" ucap ferdy


" eh ferdy tunggu aku" teriak lusy


Sandra dan rika hanya tersenyum melihat lusy yang tidak di peduli kan oleh ferdy


" san, ada hal penting yang ingin aku omongin sama kamu" ucap Rika serius


" kamu mau ngomong apa emang, serius amat" jawab sandra


" kayanya siswa baru itu suka sama elo deh" ucap Rika dengan serius


" rikaaaa... gue fikir hal penting apa yang bakal lo omongin sama gue" teriak sandra


" hahaha hahaha sekali-kali lah becanda" ucap Rika sambil merayu sandra


" mau ngapain?" Tanya sandra


" udah kamu ikut aja" jawab Rika sambil menarik tangan sandra


Di taman sekolah


"Rik, makasih ya" ucap sandra


"Ko elo tiba-tiba bilang makasih sama gue, emang gue udah ngasih kamu duit banyak ya" ucap rika sambil becanda


"Rikaa aku serius"


"Iya iya,tapi kenapa kamu tiba-tiba bilang makasih" tanya rika


"Makasih ya kamu udah mau jadi teman aku dari kecil, trus kamu mau bantu aku juga untuk nyari orang tua aku" ucap sandra


Rika hanya tersenyum pada sandra dan berkata


"Kamu itu udah aku anggap seperti saudara aku sendiri, jadi kamu ngga usah bilang makasih sama aku" ucap Rika


"Tetap aja makasih" ucap sandra


Mereka pun berpelukan lalu mereka melanjut kan cerita tentang mencari keberadaan orang tua sandra. Waktu terus berjalan dan kini sudah waktunya mereka untuk pulang sekolah


"Rik, kamu ada acara ngga hari ini" tanya sandra


" kayanya ngga ada, kenapa emang?"


" aku mau nyari alamat yang tertulis di kertas yang kita temukan di kotak itu, kamu mau ikut ngga" tanya sandra


" oke aku ikut, tapi kita ngga mungkin kan pergi dengan memakai pakaian sekolah" ucap rika


" ya engga lah, kamu ada ada aja deh"


Setelah mereka selesai mengganti pakaian mereka langsung pergi mencari alamat yang ada di kertas itu. Mereka pun bertanya pada orang-orang yang ada di jalan tapi anehnya tidak seorang pun yang tahu tentang alamat itu, hingga mereka sampai di tempat yang sudah jarang ada orang nya dan tiba-tiba mereka bertemu dengan seorang pria lalu mereka berdua turun dari mobil dan bertanya pada pria itu.


" permisi pak, saya mau nanya bapak tau ngga alamat ini?" Tanya sandra sambil memperlihat kan sebuah kertas yang ada di tangan nya


" mau ngapain kalian nyari alamat ini, mending kalian pulang aja" ucap pria itu


" kayanya bapak tau alamat ini, saya mohon pak untuk bantu saya" ucap sandra


" ngga saya ngga tau alamat ini" ucap pria itu lalu pergi meninggalkan sandra


" saya kesini mau nyari orang tua saya pak" teriak sandra


Pria itu berhenti dan diam sejenak sambil menatap sandra


" apa kamu punya liontin berlian?" Tanya pria itu


Sandra masih merasa ragu untuk mengatakan kalau dia punya liontin itu, tapi sandra tetap mengatakannya pada pria itu


" iya saya punya liontin itu" ucap sandra


" apa kamu membawanya sekarang?"


" iya saya membawanya"


lalu pria itu melihat sekitar untuk memastikan apakah ada orang yang mengikuti sandra dan teman nya. Pria itu pun membawa sandra dan rika ke suatu tempat.


" Tunggu, siapa yang anda bawa" tanya pengawal pada pria itu


" dia punya liontin berlian" ucap pria itu


"oh kalau begitu cepatlah masuk"


Mereka pun langsung masuk ke dalam


" kalian tunggu di sini saya akan panggil kan bos saya" ucap pria itu


Setelah beberapa saat kemudian, terlihat seseorang keluar dari sebuah ruangan dan berkata


" tangkap mereka berdua dan ambil liontin nya"


Jangan lupa untuk favorit kan karya ini ya teman-teman, dan terus dukung autor caranya gampang bangat kamu tinggal LIKE AND COMEN karya ini (karna like dan comen itu gratis), dan jangan lupa juga untuk memberikan hadiah dan vote pada autor (seiklasnya saja)


🗡❤TERIMA KASIH❤🗡


🗡💞salam manis dari psikopat💞🗡