Rika Juna

Rika Juna
Sore itu



Sepeda matic terparkir dengan orangnya. Seorang pemuda 21 th sedang menunggu seseorang di depan minimarket. Bukan utuk berbelanja melainkan pulang bekerja.


Junaidy. Nama pemuda tersebut. Sedang terlihat memainkan ponselnya dan menunggu dengan sangat bosan. Beberapa kali dia mengirim pesan kepada wanitanya agar segera keluar dari tempatnya bekerja. Setelah 45menit menunggu perempuan itupun muncul dengan senyuman lebar memperlihatkan barisan gigi yang rapi dan rambut panjang terurai di hiassi jepit ungu di ujung kepalanya. Berjalan sedikit tergesa menghamoiri Juna.


"sorry yaaa abang Juna ku " masih mempertahankan senyum tidak bersalahnya


"udah deh nggak usah senyum senyum gitu.. merinding aku lihatnya"


"gitu amat se kamu. gak ada manis manisnya ke aku " sambil segera mengambil helem di depan sepeda motor Juna, naik di belakang juna rika memberi aba aba untuk segera jalan. Dengan malasnya Juna melajukan kendaraanya.


"kamu nggak nanya kenapa aku kok lama banget di dalam? "


"palingan juga duit ilang lagi" tebaknya asal


"yang lain? "


"nguntit camilan heytoss"


"gitu amat sih. lainnya?? "


"karna kamu emang males ngitung jadinya ngitung sambil ngecuap sama temen temen kamu rikaaa, puas?? "


"pinter deh! "


"junaa' " panggil gadis itu sedikit mendekatkan wajahnya yg terhalang helm pada juna


" eemm"


"jangan kapok yaa jemput aku.. kalo g kamu sapa lagi cobak " dengan suara memelas


"jadi gak tega kan aku, huuft.. iya iya aku gak sebel lagi. Tapi belikan bensin yaa "


"baru kali ini aku tau cowok minta beliin bensin ke ceweknya"


" hahaha.. emang aku udah kaya cowok kamu ya rik?? " "ngerep banget kayaknya kamu " sambil terkekeh geli.


rika hanya terdiam menanggapi kata kata juna. Sambil melihat awan di langit yg seakan ditinggalkannya melaju di atas sepeda motor lelaki yang di sayanginya.


PROLOG


Perawakan yang tidak gemuk dan cenderung kurus dengan tinggi 160 cm dengan berat badan 50kg . Rambut hitam panjang bergelombang serta kulit kuning langsat hidung yg tidak begitu mancung juga tidak pesek. Tipikal wanita indonesia. Sudah sejak lulus SMK dia bekerja di Minimarket Intermart sudah 3 th lamanya. Dan dia jomblo . Bukan tidak pernah berpacaran, hanya saja memang hatinya untuk seorang yang selalu ada buat dia mungkin untuk pemikirannya sendiri, karna sering kali menunjukan perasaanya terhadap sahabat nya mulai balita tapi entah kenapa tidak pernah terbalaskan.


Junaidy Andika,


Sahabat yang selalu dicinta oleh rika. Sebenarnya hanya orangtua dan rika saja yang memanggilnya Juna. entah kenapa sering kali Rika membuat lelucon dengan namanya, mungkin terdengar kampungan kalo pas ditanya nama, misal, " siapa namanya? " "Juna! " "nama panjangnya Junaidy tau' hahaha.. " oleh karenanya juna lebih sering bilang namanya Dika ke teman temanya. Mungkin memang dia malu mengakuinya.


Anak bungsu dari kakak permpuannya. dia juga bukan dari keluarga kaya. Juga berkerja di sebuah pabrik di kota XXCC . Meskipun anak bungsu tidak membuatnya manja., meski orangtua cenderung memanjakannya karna kakak perempuanya yang tinggal ikut suaminya di kota sebelah. Orang tuanya juga sering berpesan kalau mencari istri cari yang deket aja. jangan jauh jauh kalo bisa tetangga juga nggak apa haha.. bukan karena apa tapi memang orang tuanya takut anaknya di bawa oleh pasangannya lagi. dan tentu tau kalo rika memang menyukai juna sejak dulu .


 


setelah setengah jam perjalanan pulang yang entah kenapa membuat rika bisu, akhirnya sampaindi depan rumah juna.


 "Turun sini ya rik? " entah kenapa dia sedikit iba melihat gadis yang turun di sepeda motornya dengan senyum sedikit dan dipaksakan.


"Makasih" sambil belalu begitu saja.


"besok masih bareng nggak?" sedikit mengeraskan suaranya


"aku naik ojol aja Jun, makasi ya sebelumnya"


" ok kalo gitu "


sebenarnya Juna tau kalo Rika memang marah tapi dia juga kurang tau alasanya, biasanya besok juga minta jemput lagi. Juna sudah terbiasa denga sikap Rika yang gampang berubah dalam sekejap. haha


'kapan sih kamu bisa nerima aku jun. nggak nggak.. aku cuman mau kamu tegas nolak aku meskipun bakalan sakit banget. dari pada kamu cuman ngegantung aku kayak gini.'


'tapi aku juga ngerasa Juna suka sama aku.. apa cuman aku yang ke GRan dari dulu yaa.. ahhh... cinta sepihak emang bikin kesel yaaa!! padahal aku jelek juga enggak. aku ngaak pendek pendek banget. meskipun kurus aku gemesin. banyak juga yang deketin tapi aku bilang udah punya Juna.. huuh.. sebeeeeelll ' rika ngedumel dalam hati sepanjang perjalanan pulang kerumahnya. emang nggak terlalu jauh hanya berjarak sekitar 4 rumah.


"Assalamu'alaikum.. Rika pulang buk " sambil membuka sepatu ketsnya dan bersiap mencuci kakinya sebelum memasuki rumahnya.


mengambil handuk dan bersiap untuk segera menyegarkan badannya.


 


Hayy.. disini vallera. Menulis karena emang suka berimajinasi aja.. lagi pula juga g ada salahnya coba" .. paa. an see ga jelas banget autornya 😂😂