Reborn With The System

Reborn With The System
Markas Bandit Dan Pergi Kesekte Hwasan



Fiona masih merasa bingung, "Tapi, bagaimana aku bisa menyembuhkan luka-luka, Pangeran?"


“Ada banyak cara untuk melakukan penyembuhan. Kamu bisa memusatkan pikiranmu dan mengalirkan energi positif ke tempat yang membutuhkan penyembuhan. Namun, cara yang tepat untuk melakukan penyembuhan tergantung pada kondisi dan kebutuhan pasien.“ Albert menjawab dengan bijak


Fiona merasa tertarik dengan penjelasan Pangeran Albert dan ia berencana untuk mencoba. Ketika ia melihat Ryuku yang sedang terluka parah dalam pertarungan melawan Bandit Sebelumnya, Dan dia merasa ingin mencoba untuk menyembuhkannya.


Ryuku setuju untuk mencoba penyembuhan oleh Fiona. Fiona memusatkan pikirannya dan merasakan energi penyembuhan mengalir keluar dari tangannya. dia menempatkan telapak tangannya di atas luka-luka Ryuku dan mengalirkan energi penyembuhan ke dalam tubuhnya.


Ryuku merasakan hangatnya energi yang masuk ke dalam tubuhnya dan perlahan-lahan luka-lukanya mulai membaik. Setelah beberapa saat, luka-luka Ryuku sembuh sepenuhnya dan ia merasa lebih baik dari sebelumnya.


Ryuku terkejut dan bersyukur kepada Fiona karena telah menyembuhkan luka-lukanya yang begitu parah.


"Terima kasih banyak, Fiona. Kamu adalah penyembuh yang luar biasa," ucap Ryuku dengan rasa terharu.


Albert juga merasa bangga melihat Fiona menggunakan kemampuan penyembuhan yang luar biasa.


“Kamu benar-benar mempunyai kemampuan yang luar biasa, Fiona. Aku yakin kamu akan menjadi seorang penyembuh yang hebat suatu saat nanti,“ ucap Albert dengan penuh keyakinan.


Fiona yang merasa terdorong untuk mempelajari lebih banyak tentang kemampuan penyembuhan yang dimilikinya. Albert membantunya untuk memahami lebih dalam tentang energi penyembuhan dan membimbingnya dalam memperkuat kemampuannya.


Tiba-Tiba Kereta Yang mereka Tunggangi Terhenti.


“Baiklah, Sepertinya kita sudah sampai, Di markas Para Bandit sialan itu“ Ucap Albert Agak kesal.


Ketika mereka tiba di markas para bandit, Albert memeriksa keadaan para bandit dan melihat bahwa semua bandit sudah tidak bernyawa.


Dia kemudian meminta Ryuku untuk membantu Fiona dalam memeriksa para tawanan dan yang terluka, sementara dia sendiri mencari barang berharga yang bisa dikembalikan ke pemiliknya.


Ryuku setuju dan dengan sigap membantu Fiona. Dia menggunakan bakat pedangnya untuk memotong rantai yang mengikat para tawanan.


dan kemudian mengamankan markas dari para bandit yang masih berusaha melarikan diri.


Setelah semua tugas selesai, mereka berkumpul untuk membicarakan rencana selanjutnya.


Albert menunjukkan Pedang Magnanimitas itu kepada Albert dan Fiona


"Aku menemukan Ini didalam Ruangan Kepala Bandit" Albert Kharismatik.


Ryuku dan Fiona Terkejut


"Ini kan Pedang Magnanimitas Legendaris, Ini adalah Salah Satu Dari Tiga Pedang Legendaris Di Benua Ini" Ryuku Terkejut.


Setelah Albert Melihat Ryuku Yang seperti nya sangat tertarik dengan pedang itu, Dia memberikan Pedang itu pada Ryuku


“Pedang ini Untuk Kamu“ Albert Sambil Melempar Pedang Magnanimitas.


Ryuku Sangat Terkejut Dan terheran-heran Mengapa Albert memberikan Pedang seberharga Ini.


"Pangeran Albert Apa kamu Serius memberikan Pedang ini Untuk saya?" Ryuku Dengan mata yang berkilau


Mereka berhasil menyelamatkan para tawanan, mengambil tindakan yang tepat terhadap kejahatan yang telah dilakukan, dan mengembalikan barang berharga ke pemiliknya.


“Aku Tidak Punya tujuan, Apa Ada tempat yang ingin kalian kunjungi?“ Ucap Albert Sambil Berhenti berjalan.


"Ha?!!" Teriak Fiona Dan Ryuku.


Mereka menyentuh dahi mereka.


"Jadi Selama ini kita tidak punya tujuan?" Ryuku Kesal.


“Ya“ Albert Bodoh.


Melihat Albert Yang Begitu Fiona Mulai ikut bicara.


"Bagaimana Kalo Kita Pergi Ke sekte Hwasan?" Fiona Lembut.


“Sekte Hwasan? Baiklah Ayo kita pergi kesana“ Albert Teriak dan Mengeluarkan Burung Phoenix.


Melihat Burung Phoenix Muncul Itu membuat Fiona Dan Ryuku Sangat Terkejut.


"Phoenix?!! Ini kan Burung Surgawi, Bagaimana?" Fiona Ketakutan.


"Pangeran, Kamu ini apa sih? Baru Umur Segitu Udah Punya kemampuan Seperti dewa aja" Ryuku Agak Kesal.


Mendengar Kata Dewa Albert Seketika Mengeluarkan Aura miliknya dan membuat Tanah di sekitar Tempat dia Berdiri Retak, Bahkan hancur, dan membuat Gravitasi Seperti Meningkat.


“Punya Kemampuan Seperti Dengan Dewa?“ Albert Kesal.


Tetapi Karena Dia mengerti bahwa Ryuku hanya bercanda melepas Tekanan Aura Miliknya, Dan Menunggangi Phoenix Miliknya.


Ryuku yang masih menggigil ketakutan hanya terdiam, Sedangkan Fiona dengan senang hati Naik Ke atas Punggung Phoenix.


“Sedang apa? Cepat Naik“ Albert Santai.


Mendengar Itu, Ryuku Ikut naik juga Ke punggung Phoenix.


Phoenix Itu Terbang Berjalan Ke sekte Hwasan.


"Kalo Pangeran Bisa Mengeluarkan Phoenix, Kenapa Tidak Dikeluarkan Dari Awal kita berangkat Saja?" Fiona Bingung.


“Itu Karena bisa Menimbulkan Banyak perhatian, Aku juga gamau diperhatiin oleh ayah“ Albert Santai.


Mereka bertiga Terbang Dengan Tujuan Sekte Hwasan.


-BERSAMBUNG