
Di ruangan Latihan
Terdengar Suara Antar Senjata Tajam Yang Terus Menerus Terdengar.
Jin Menghilang Dan Tiba Tiba Dagger Milik nya Sudah Berada Di Leher Ryuku dan Siap Menebas, Tapi Sesaat Sebelum Itu Ryuku Menghindar Dan menjaga Jarak.
"Apa Kamu hanya bisa berlari" Ryuku kesal.
Jin hanya Tersenyum dan Maju Mencoba Menyerang Ryuku Terus-Menerus.
"Dalam Hati; Lagi Dan lagi, Tuan Albert Membawa Orang Berbakat" Valdemar Senang.
Ryuku Mencoba Menghindar Dan menangkis Dengan Susah Payah.
Ryuku Menancapkan Pedang nya dan membuat Ledakan Dan Membuat Jin Mencoba Kabur, Tapi Saat Jin ingin Kabur.
Tiba-Tiba Ryuku Sudah Di depan dirinya Sambil Menghunus kan Pedang nya di leher Jin.
"Aku Menyerah" Jin Mengangkat Tangan.
Ryuku Memasukkan pedang nya ke sarung pedang.
Albert Tepuk Tangan, Valdemar Dan Fiona Ikut Tersenyum.
“Pertunjukan Yang Bagus, Ryuku Dan Jin“ Albert Tersenyum.
Ryuku Tersenyum Dan Berjalan Ke arah Albert.
"Pangeran, Ayo Bertarung Dengan Kita Berempat" Ryuku Tersenyum Menantang.
Fiona, Albert, Jin, Dan Valdemar Terkejut.
"HA" Ucap Dari Mereka.
“Kamu Menantang Anak Berumur Sebelas Tahun? Yang Benar Saja“ Albert Tersenyum Gugup.
Ryuku Mengeluarkan Pedang nya Dan Bersiap.
"Aku Serius" Ryuku Menyerang Leher Albert.
Albert Dengan Reflek Menghindari Serangan Ryuku Dan Menendang Ryuku.
Ryuku Tersenyum Dan Menatap Jin, Fiona, Valdemar.
"Sedang Apa kalian? Bantu Aku" Ryuku Kesal.
dengan Terpaksa Mereka Bertiga Bergabung Untuk Latih Tanding melawan Albert.
“Yang Benar Saja“ Albert Kesal.
Terlihat Empat Orang Berpose Seperti Pahlawan, Dan Albert Yang Menciptakan Sebuah Tongkat Kayu Di telapak tangan nya.
“Sini Maju“ Albert Berdiri Dan menunjuk Mereka Berempat Dengan Kayu Miliknya.
Ryuku Dan Valdemar Langsung Maju Menuju Albert, Sedangkan Jin Mencoba Menyerang Ke belakang Albert, Dan Fiona Tetap Di tempat Mencoba Memberikan Buff Untuk Teman-Temannya.
“Baru Pertama Bertarung Bersama, Tapi Sudah Sekompak Ini?“ Albert Kesal.
Valdemar Mencoba Menyerang Albert Dengan melempar Dagger Yang Dilapisi Api, Dan Ryuku Mencoba Mengeluarkan Pedang Aura Miliknya dan menyerang Albert
Albert Tersenyum Dia Menghindari Dagger Milik Valdemar Dan Menepis Pedang Aura Milik Ryuku, Saat Albert Sedang Menepis Pedang Ryuku, Tiba-tiba Jin Sudah Dibelakang Ryuku Dan Ingin Menebas Leher Albert
Albert Berjongkok Dan Menendang Kaki Jin, Lalu Melompat Dan berputar untuk mencoba Menendang Kepala Ryuku.
Ryuku Menghindar Dan Valdemar Menyerang Albert Dengan Mengeluarkan Rantai Untuk Menangkap Albert, Sedangkan Jin Berdiri kembali Dan Mencoba Melempar Pisau Yang Dilapisi Aura Untuk Menyerang Albert.
*Duar, Suara Ledakan Dari Pedang kayu dan Pisau milik Jin.
Albert Turun dari udara dan Mengeluarkan Gelombang Kejut Dan membuat Mereka Bertiga Terlempar.
"Gila, Dengan Turun Dari udara Membuat Kita Terlempar" Ryuku Senang.
Fiona Mengeluarkan Buff miliknya dan Membuat Mereka Bertiga Memiliki Kekuatan dua kali lebih kuat.
Mereka Bertiga Mencoba Menyerang Albert Dan Maju Kembali.
“Kalian Ini Membosankan Sekali ya?“ Albert Mengejek.
Ryuku Yang Terpancing Mencoba Menyerang Albert Dengan Gegabah Dan Berakhir Tertendang Dan Teroental Menghancurkan Tembok.
"Bodoh" Valdemar Kesal.
Valdemar Mengeluarkan Sihir Cahaya Dan Menyerang Albert Secara Beruntun.
Jin Menyerang Albert Sambil Mengikuti Serangan Cahaya Milik Valdemar.
“Wow, Ini sangat Cepat“ Albert Kagum.
Albert Dengan Hebatnya Menghindari Seluruh Serangan Cahaya Dengan Sempurna.
Dia Menebas Tangan Jin Dan Mengeluarkan Kekuatan Gravitasi Untuk Membuat Jin Terjatuh.
"Buset, Sama Pasukan Sendiri Sadis Banget ya?" Valdemar Terkejut.
“Tentu, Aku harus Melatih Pasukan Milik Diriku Dengan Baik!—Dalam Hati; Sistem, Kira-Kira Tadi Aku Menghindar Berapa Derajat, Dan Berapa kali Aku menghindar“ Albert Tersenyum Jahat.
^^^45 DERAJAT^^^
^^^13× MENGHINDAR^^^
Albert Tersenyum Sambil Memikirkan Bahwa Dirinya Itu sangat hebat.
"Knowledge Punch" Valdemar Teriak.
Ryuku Dan Fiona Terkejut Dan hanya bisa berkata.
"Ha" Ucap Fiona, Ryuku.
Albert Menangkis Pukulan Itu Dan...
*DUARRR, SUARA LEDAKAN YANG SANGAT BESAR DAN MEMBUAT RUANGAN ITU PENUH ASAP.
Saat Asap Mulai Menghilang, Terlihat Valdemar Yang Di duduki oleh Albert Dengan Tatapan Tajam.
Albert Mendatangi Jin yang sedang kesakitan.
“Bangun“ Albert Menatap Tajam.
Jin Yang ketakutan Bangun Sambil Memegang Tangan nya yang berdarah-darah.
Albert Mengarahkan tangan miliknya kedekat Tangan yang patah Milik Jin dan Seketika Tangan Itu tumbuh kembali.
Jin Terkejut Tetapi Senang.
Albert Melempar Ryuku Dengan Telekinesis Nya Untuk Pingsan Bersama Valdemar Di tengah-tengah Ruangan.
...----------------...
...–BERSAMBUNG–...