Reborn With The System

Reborn With The System
Berkelana



Setelah Pergi Dari Tempat Latihan Albert Jalan Masuk Keruangan Raja, Dan saat Albert Berhadapan dengan raja.


“Ayah, Aku akan Pergi Dari kerajaan Untuk mencari pengalaman.“ Albert Dengan Hormat.


Dengan Ekspresi Agak Marah Trayu Mengeluarkan Aura yang Sangat Kuat.


"Pergi Mencari Pengalaman? Dengan Umurmu yang baru sebelas tahun? Apa Kamu sedang Main-Main Dengan Ayahmu?!" Trayu Menggigit Bibirnya.


“Bukan Maksudku Untuk Main-Main, Aku Ingin Pergi dan Kembali Dengan Pasukan Pribadi Yang aku Inginkan“ Albert Mengeluarkan Auranya Juga.


Aura Mereka Bertabrakan Dan Menyebabkan Ledakan Besar Diruangan Raja, dan Membuat Ruangan Itu Berantakan, Melihat Hal itu Albert Memperbaiki Semua Itu Hanya Dengan Mengangkat Jari Miliknya.


"Fiuh, Kamu Memang Sudah Kuat di umur yang baru menginjak sebelas tahun, mungkin kamu adalah Jenius yang lahir satu Juta tahun sekali" Trayu Pasrah.


“Terimakasih, Karena Ayah Telah Mengizinkan Aku akan Pergi Bersama Fiona Dan Ryuku, Kalau Begitu Saya Akan pergi Bersiap-siap Terlebih Dahulu“ Albert Berbalik Pergi.


Sambil Melihat Albert yang mulai Menjauh Trayu sangat terpukau Dengan Pikiran Albert, dan Trayu Berpikir.


"Dalam hati; Albert, Kamu Akan Menjadi Orang yang bisa Menguasai Dunia" Trayu Tersenyum Senang.


"Berapa Lama kamu akan Pergi Albert?" Teriak Trayu.


Mendengar Suara Ayah nya Albert Berhenti.


“Lima Tahun, Aku akan Pergi lima tahun, Sampaikan Salamku Kepada Leon Dan Terdy.“ Albert Tersenyum Kearah Ayah nya dan pergi keluar.


Albert Berjalan ke kamar milik nya, Saat Albert Berjalan ke arah kamar, Dia Mengeluarkan Aura Nya untuk menghubungi Fiona Dan Ryuku


“Fiona, Ryuku, Apa kalian Mendengar suaraku? Jika iya Siapkan Sesuatu yang menurut kalian berharga dan juga sedikit baju, Kita akan Pergi Berkelana“ Suara Albert Dalam Pikiran Fiona Dan Ryuku.


"Pangeran?!! Dia Menyuruhku untuk Bersiap-Siap Untuk Berkelana" Fiona Senang.


"Pangeran?! Kenapa Suaranya ada di telingaku, Dan yang lebih Penting dia Mengajak Aku berkelana? Baiklah" Ryuku Terkejut.


Ryuku Dan Fiona Bersiap-Siap Untuk Berkelana, dan Menyiapkan Barang-Barang yang mereka butuhkan, Sedangkan Albert Dikamarnya.


Sambil Mengangkat tangannya Kedepan dia Mengatakan.


“absorb“


Seketika Seluruh Hal Yang Berada Dikamar Albert Terserap Dan Masuk Penyimpanan Sistem.


“Sekarang Saatnya Pergi“ Albert Keluar Kamar.


Saat Albert Keluar Kamar Fiona Dan Ryuku Terlihat Sudah Menunggu Di depan Pintu.


"Pangeran!!!" Teriak Fiona Dan Ryuku.


“Ayo Pergi“ Albert Sambil Tersenyum.


Mereka Bertiga Pergi Keluar.


"Pangeran... Kita Ga Bawa Kendaraan?" Ryuku Lemas.


“Baru Keluar Gerbang Udah Minta Kendaraan“ Albert Kesal.


"..." Fiona Diam.


"Ini tidak Mewah." Ryuku Kesal.


“Kita Tidak boleh Mengambil Perhatian Orang lain, Jadi Tidak usah kesal Begitu“ Albert Masuk Kekereta.


"Biarkan Aku yang mengendarai Kuda ini" Fiona Tersenyum.


“Kereta Ini Bisa Jalan Sendiri Jadi tidak Perlu, Masuklah“ Albert Tersenyum.


"Sungguh Terhormat Bagi pelayan Seperti saya bisa Masuk Satu kereta dengan anda pangeran" Fiona Senang.


“Tidak Perlu Sungkan“ Albert Tersenyum.


“Kita Akan Berkelana Selama Lima Tahun Penuh, Apa kalian mengerti?“ Albert Mendominasi.


"Mengerti" Ucap Fiona Dan Ryuku Yang Merinding.


Albert Menghentikan Jarinya Dan Membuat Kereta Yang Mereka Tunggangi Berjalan.


"Hebat, Aku baru pertama kali melihat ini" Ryuku Senang.


Setelah Beberapa Beberapa Jam Perjalanan, Di Gurun Pasir.


“Ryuku, Sepertinya ada Sesuatu yang Mengintai“ Albert Serius.


"Emang iya? Aku ga ngerasain Apa-Apa" Ryuku Heran


Albert Membuka penutup Kereta Dan Melihat Sekitar.


“Dalam Hati; Sistem Deteksi“ Albert Serius.


Seketika Seluruh Bandit Terlihat Dimata Albert.


“Ryuku, Fiona, Tetap Waspada, Kita Sedang Diintai Ratusan Bandit“ Albert Serius.


Mereka Berdua Yang mendengar perkataan Albert Kaget.


"Apa?!! Bandit? Ratusan?! Menakutkan Sekali" Fiona Ketakutan.


"Bandit? Yaelah Baru Jalan Sebentar, Yaudahlah, Sambil Latihan" Albert Serius.


Albert Dan Ryuku Keluar Dari kereta.


"Oi, Bandit-Bandit Sampah, Keluar Kalian, Gaada Gunanya Bersembunyi" Ryuku Berteriak Sangat Keras.


Seketika Ratusan Bandit Keluar dari Gunung Pasir.


"Anak Kecil, Kalian Boleh Juga, Bisa merasakan Kehadiran kami" Pemimpin Bandit Keluar di Atas Gunung Pasir.


Albert Membuat dua Senjata Dan Memberi satu untuk Ryuku.


“Bandit, Kalian Telah Merampok Orang Yang salah“ Albert Tersenyum Layaknya Devil Sambil Mengeluarkan Aura yang Membuat Tanah Bergetar.


-Bersambung