
saat pulang sekolah
"aku lelah, tetapi aku sedikit lega" - yunha
tiba tiba seseorang berlari tergesa gesa sambil memanggil nama yunha
dan dia sampai di hadapan yunha dengan muka pucat
"tolong, di atap sekolah ada pembantaian, 1 laki laki dibantai oleh para wanita ****** itu, dan laki laki itu berkata bahwa kau yang bisa menolongnya" - unknown
yunha terkejut, dan berfikir yang aneh aneh, yunha berfikir bahwa yang dibantai adalah Jihan Han, tetapi yunha kembali berfikir kalau Jihan Han adalah orang yang kuat dan tidak mungkin dibantai hanya dengan tiga wanita ****** seperti mereka yang sebenarnya hanyalah seorang budak para orang tua mereka.
yunha membalikkan badannya dan pulang ke rumah nya dengan santai
saat itu yunha selalu kepikiran tentang kata katanya tadi, mengapa yunha tak menolong nya yunha adalah anak baik tetapi mengapa tidak ditolong olehnya?
"apakah aku salah? mengapa aku terus kepikiran tentang hal bodoh itu padahal kan aku tidak melakukan apa apa" - yunha
"kau melakukan kesalahan yunha, kau tidak menolong laki laki itu, kau malahan pulang dengan santai tanpa rasa bersalah sedikit pun" - ibu
"apa yang terjadi pada ibu" -dalam hati yunha
"ibu adalah seorang pemarah sekali aku terlambat 2 menit pulang sekolah saja aku sudah tidak boleh makan 2 hari, aku telat 3 jam hari ini tetapi mengapa ibu tidak merespon ku ya? apakah ada yang salah dari aku hari ini" - yunha
ibu tak mendengar itu ibu sudah keluar masak jadi dia tak dengar percakapan sendiri yunha
ha ha ha ha ha ha ha, suara tertawa laki laki dari luar jendela yunha
yang membuat yunha penasaran, awalnya yunha kira itu adalah teman ibu tetapi suara itu tak berhenti, kalau yunha menengok ke arah jendelanya suara itu tak ada, tapi jika yunha merasa tidak memperdulikannya suara itu makin kencang, yunha takut dan memutuskan untuk membuka jendelanya perlahan demi perlahan.
yunha bertanya kepada ibu tetapi ibu hanya terdiam dan tidak mengrespon pertanyaan yunha
" apa yang harus aku lakukan sekarang" - yunha
yunha meminta komputer yang telah disita oleh ibu, ibu memberikan nya kepada yunha tanpa ragu sedikit pun, tiba tiba saat malam tiba suara itu terdengar lagi, yunha mencari ke bawah ujung sampai sisi kamar nya pun tak ada siapa siapa, lalu? dari mana suara itu muncul yunha ketakutan dan memanggil ibu nya, bahkan setelah berkali-kali yunha memanggil ibunya, ibunya tak ada? yunha menangis ketakutan, tiba tiba ada orang mengetuk pintu yunha.
yunha tambah takut, siapa yang mengetuk pintu itu? aku tak akan membukanya, dalam hati yunha
tetapi, dia memanggil itu,
"yunha, apakah kau ada dirumah " - zera
oh tidak, itu adalah suara wanita ****** yang selalu membully yunha di sekolah nya, mengapa dia datang kerumah yunha?
yunha bersiap siap mengambil pisau dan membuka pintunya perlahan lahan
"kenapa kau datang kesini" - yunha
"aku ingin meminta maaf pada mu" - zera
"mengapa?" - yunha
"karena aku sudah membunuh teman mu, yaitu Jihan Han" - zera
"A - APA?" - yunha
yunha terkejut mendengar itu dan berfikir, berarti benar yang dibilanh dengan seseorang yang mengejar yunha siang tadi, di atap ada pembantaian seorang laki laki. -