
keesokan harinya ansel menunggu sky di depan pagar sekolah, tidak berapa lama muncul sky yang hendak masuk ke sekolah.
" sky... " ansel memanggil sky
sky pun menoleh dan menjawab panggilan ansel" iyaaa kak " jawab sky sambil tersenyum. ntah kenapa ketika melihat ansel perasaan sky begitu nyaman.
"kamu kemarin pulang bareng jun? "tanya ansel, hal itu membuat sky sedikit gugup. apakah kalau sky menjawab iya ansel akan marah dan menjauhi nya? tetapi sky hanya bisa diam saja tanpa sepatah kata pun
"mulai sekarang jauhi jun, aku gak mau kamu terlibat dalam masalah dia. mulai sekarang aku akan lebih memperhatikanmu"kata ansek
Deggg.... jantung sky berdegup kencam, antara senang dan gugup. apakah ini nyata? apakah ansel menyukaiku? pikir sky
sky dan ansel pun berjalan menuju ke lorong kelas, sky sudah di sambut oleh nana.
" skyyy..... " nana melambai dan menyapa nana
" sky besok adalah hari ulang tahun ku, aku akan membuat acara dirumah. kamu datang yaaa.... aku juga mengundang satu sekolah " kata nana mengundang sky
" wahhh.... iyaaa aku akan datang kok na "jawab sky mengangguk
lonceng masuk pun berbunyi, semua berjalan seperti biasa hinggal bel pulang kembali. terdengar.
diperjalanan pulang, sky yang bingung dan melamun yang memikirkan hadiah apa yang harus diberikan kepada nana. tiba tiba ansel menghampiri nana
" kamu mau cari kado buat nana? mau pergi bareng? " kata ansel
" kakak diundang juga? " tanya nana
" iyaaaa... "jawab ansel
" oh ya udah boleh, tapi kita ganti baju aja dulu. nanti aku tunggu kakak ditaman biasa ya. " jawab sky
" okeyyy... " kata ansel lalu mereka kembali pulang kerumah masing masing.
disisi lain yoo na dan jun sedang ada pertemuab keluarga, dimana keluarga jun dan yoo na akan mengadakan acara pertunangan. jun hanya mengikuti apa yang di inginkan orang tuanya jun belum berani membantah perintah orang tua nya karena jun adalah pewaris tahta berikutnya, sedangkan yoo na sangat senang akan pertunangan ini.
" jun dan yoo na sudah berteman baik sejak kecil ya " kata ibu yoo na membuka percakapan kebetulan ibu yoo na dan jun juga teman dan partner kerja
" iyaaa.... tidak terasa sekarang sudah remaja. " jawab ibu jun
" baiklah, tanpa basa basi disini kita akan membicarakan tentang pertunangan kalian. yaa alangkah lebih baik kalau kalian di jodohkan sekarang. benarkan bu jun? "
"iyaaa.... biar kedepannya keluarga kita bisa lebih baik " jawab ayah jun
jun hanya diam dan menerima kedaaan
"jun, bagaimana? " tanya ibu jun
" atur saja ma gimana baiknya. " jawab jun begitu dingin
" baiklah yoo na bagaimana? " tanya ibu jum dengan yoo na
" baiklah, minggu depan akan kita adakan acara pertunangan untuk kalian berdua. mari bersulang" kata ayah jun, semuannya bersulang dan makan malam bersama. ntah apa yang ada di pikiran jun hanya saja dia tidak bisa berhenti memikirkan sky. di tengah acara jun pamit untuk keluar, tetapi di tahan oleh yoo na.
" bukankah acara belum selesai? " kata yoo na menahan jun
" aku ada sedikit urusan " jawab jun
" oh, baiklah. setidaknya minggu depan kita kamu tidak akan bisa sebebas ini. kita akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama. oke silahkan. " jawab yoo na
mendengar hal itu membuat jun ingjn mengurungkan niat nya tapi apalah daya. jun tidak bisa mengecewakan orang tua nya.
sky dan ansel pergi ke sebuah toko serba ada, disana sky mencari hadia untuk nana. sky tertuju pada kalung yang sangat indah, ya walaupun bukan emas setidaknya ini bagus.
" sepertinnya ini bagus, aku juga ingin satu. tapi uang nya hanya cukup membeli 1 sayang sekali" kata sky murung, hal itu terdengar oleh ansel
" kamu mau? ambil aja ntar aku yang bayarin"kata ansel.
" ehh... nggak kak gak usah repot" gak apa apa mungkin lainkali aku akan kesini untuk membelinya " kata sky tertawa kecil
" ohh.. ya sudah, kamu udah dapat hadiahnya? " tanya ansel
" sudah kak, kakak? " tanya sky
" sudah" jawab ansel
kemudian mereka menuju ke kasir, tanpa sepengetahuan sky ternyata ansel sudah membelikan kalung untuk sky.
di tengah perjalanan pulang jun melihat ansel dan sky sedang berjalan bersama, ntah kenapa jun cemburu melihat hal itu. tetapi jun hanya bisa melihat dari kejauhan. jun mengikuti mereka dilihat jun ansel dan sky ternyata tetanggaan. setelaah mengetahui rumah sky jun bergegas pulang.
sampailah mereka di depan apartemen masing masing
" kak, aku duluan ya. makasih ya udah mau luangkan waktu nya buat nemenin cari kado buat nana" kata sky
" haha gak apa apa kok sky, santai aja kebetulan kita ada urusan yang sama" kata ansel
"hmm... okey kak, bye " kata sky pamit
ketika sky hendak masuk, ansel memanggil sky
"tunggu.... " kata ansel, ansel mengeluarkan sebuah kotak yang tidak asing dilihat sky. dan yaaa... benar itu adalah kalung yang di inginkan sky
" ini.... " kata ansel
" apa ini kak? gak usah repot repot aku jadi tidak enak" kata sky menolak halus pemberian ansel
tetapi ansel tiba tiba mendekati sky dan langsung memasangkan kalung itu pada sky. jantung sky berdegup sangat kencang baru kali ini sky jarak begitu dengan ansel, sehingga sky bisa merasakan aroma ansel yang begitu wangi...
next >>>