
ketika sampai disekolah semua mata tertuju pada sky, kenapad dia bisa pergi bareng jun yang termasuk siswa populer disekolah itu hal itu membuat iri wanita yang ada di sekolah itu.
ketika sky hendak menuju ke kelas terlihat seseorang akan melempar sky dengan sebotol air, tapi hal itu di tepis oleh jun. dan yaaa... itu ada yoo na itu adalah orang yang dekat dengan jun tapi jun hanya menganggap nya sebagai sekedar teman sedangkan yoo na mengangggap jun seperti seseorang yang berharga karena keluarga mereka juga saling dekat.
" heyyy.... siapa kamu berani sekali turun dari mobil pacar orang haa??? " kata yoo na berteriak di samping sky hal itu membuat orang menonton kejadian tersebut
" kalau di tanya itu jawab...!!!! " bentak yoo na
" anu... kk, tadi jun cuman ngajak berangkat sekolah bareng gak lebih. " jawab sky gugup
" banyak alasan jadi perempuan, masih baru aja udah coba coba mau ngambil pacar orang" kata yoo na yang mendorong sky hingga terjatuh.
"yoo naaa!!! apa apaan kamu,kamu gak bisa seenaknya berbuat seperti ini dengan orang lain ." kata jun kembali membentak yoo na,yoo na pun terkejut mendengar kata kata jun.karena selama ini jun menurut nya sangat nurut dengan apa yang dia katakan,karena itu juga jarang sekali jun terlihat dekat dengan wanita lain.karena mereka yang sudah di jodohkan sejak kecil oleh orang tua mereka sehingga hal itu juga yang membuag yoo na merasa jun adalah tunangan nya.
jun pun langsung menarik sky dan menggenggam tangan sky, lalu jun pun berkata" jangan pernah seenaknya memperlakukan orang lain, dan berhentilah menggangguku " kata jun dengan tegas terhadap yoo na, yoona pun terkejut mendengar hal itu.
dalam pikiran yoo na, siapa perempuan ini yang berani ambil alih kekasihnya. kenapa karena perempuan ini jun jadi berubah? hal ini membuat yoo na sangat membenci nya dan akan terus membuat perhitungan kepada sky. jun dan sky akhirnya pergi ke kelas masing masing.
sesampainya di kelas nana melihat baju nana terlihat kusut dan ditangan nya teleihat sedikit terluka. hal itu membuat nana khawatir dengan sahabat nya
" sky, tangan kamu berdarah. kamu gak apa apa? aku ambil obat dulu ya ke uks. " kata nana
" na, gak usah. aku gak apa apa " kata sky menahan nana, tetapi nana tetap bergegas pergi ke uks dan mengambil obat untuk sky.
ansel yang baru saja sampai di sekolah mendengar cerita anak kelas, kalau sky dan jun berangkat sekolah bersama. lalu yoo na datang melabrak sky dan mendorong nya hingga terjatuh, hal itu membuat ansel segera pergi ke kelas sky untuk mengetahui kondisi nya. saat ini ansel lebih perduli keadaan sky di banding rasa cemburu nya...
ketika akan menuju ke kelas sky, ansel bertemu dengan nana.
" ehh... kamu nana kan? teman sekelas sky? " tanya ansel
" iyaaa kak,kenapa ya kak ?" tanya nana
"sky dimana? dia ada dikelas? " tanya ansel dan tanpa sengaja ansel melihat nana membawa kotak P3K lalu ansel kembali bertanya "itu buat siapa? " tanya ansel menunjuk kotak tersebut
" oh ini buat sky kak, tangan nya terrr... " belum sempat nana selesai berbicara ansel langsung menuju kelas sky, nana pun bingung melihat ansel lalu ikut bergegas menemui sky
" kenapa bisa sampai seperti ini? " kata ansel
" nggak apa apa kok kak ini hanya luka kecil" jawab sky, tapi dilihat aku wajah ansel terlihat begitu khawatir. hal itu juga yang membuat sky merasa sangat bahagia, karena masih ada lelaki yang begitu perhatian dengannya.
disisi lain jun juga merasa bersalah dengan kejadian tadi, ketika jun hendak menemui sky tiba tiba lonceng masuk berbunyi. pelajaran pun berlangsung hingga lonceng pula berbunyi.
ketika sky hendak pulang, sky melihat jun sedari tadi sudah menunggu nya. sky yang melihat hal itu mencoba pura pura untuk tidak melihat jun, tetapi jun menyadaru kehadiran sky.
" sky.... " jun memanggil
sky masih pura pura tidak melihat, tetapi jun menghampiri sky
" kenapa pura pura gak dengar ayok aku antar pulang" kata jun dengan dingin
" hmm.... nggak usah kk, aku bisa kok jalan pulang sendiri" kata sky
" udah gak usah banyak cerita ayok" kata jun menarik tangan sky, tetapi jun melihat tangan sky yang terluka tadi. membuat jun merasa sangat bersalah. tetapi jun tetap menarik sky untuk pulang bersama, jun dan sky pun pulang bersama
ansel yang hendak menjemput sky pun melihat kelas sky sudah kosong. salah satu teman sky menyapa ansel
" kak ansel, cari siapa? " tanya salah satu teman sky
" sky udah pulang? " tanya ansel
" oh... sky udah dari tadi pulang kak. kalau gak salah tadi pulang bareng jun.kenapa kak? " tanya kawan sky
" ohh gak apa apa kok" ansel lalu pergi
mendengar hal itu ansel semakin khawatir dengan sky, ansel takut sky akan lebih sering di ganggu nanti nya
nexxt >>>>