
🌟🌟Pagi pun Tiba
Seperti biasanya bangun dari tidurnya , tapi kali ini Shreya bangun lebih cepat tepat pukul 07.00. Shreya langsung pergi menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri , Selesai mandi seperti biasa Shreya turun kebawah untuk sarapan . karena sekarang ayah nya sedang keluar kota jadi Shreya sarapan sendiri.
Shreya berangkat menuju sekolahnya/Kampusnya.
Sesampai di kampus
"Astaga kenapa aku harus terlambat , pasti aku akan dihukum jika terus terlambat". Gerutu Bella (Sahabat Shreya).
"Tetottttttttt***Suara Klakson mobil.
"Minggir". ucap Shreya.
"Ehhh , nyet tolongin gw . gw dihukum nih karena terlambat" . ucap Bella penuh emosi.
"Udah deh Lo , lho gk boleh masuk . kalian berdua memang rajanya terlambat". Gerutu Alfaro(Ketua osis).
"Bell , sini lho naik cepetan". Ucap Shreya kesal .
"Mau apa lho Ya". jawab Bella.
"Udah cepetan naik".Timpal Shreya datar.
"ok ok ". Jawab Bella.
Lalu Bella pun naik ke mobil Bella.
Setelah itu Bella menancapkan gas dan tiba tiba
***Brakkkk.
"Woy , lu dah gila apa ".Ucap Alfaro kesal.
"Lu yang gila ******".Ucap Bella sambil tertawa.
"Udah yu , ngapain ngurusin bocah bla*u kayak dia". Gerutu Shreya dingin.
Shreya dan Bella pun pergi meninggalkan Alfaro yang sedang kebingungan . menuju ke kelas.
Didalam kelas seperti biasa Shreya tidur di kelas nya dan menggunakan earphone di telinganya.
karena hari ini ada rapat jadi kepala sekolah membebaskan semua murid di sekolah Mahesa.
yang lain pulang , tapi beda dengan geng nya Sintya mereka membuli orang .
"Hei jelipung "jelek ibin kampung" , hahaha. ejek tawa mereka bertiga .
"Tolong kembalikan kacamata ku ". Ucap Calista adik kelas dari mereka yang mereka buli.
tiba tiba
"Brughhhh***
Sintya tersungkur sambil memegangi perutnya yang ditendang oleh Shreya.
"Hai , kau . berani nya kau membuly adik kelas dasar kau tidak punya otak , dasar badGrill" .Ucap Bella yang cerewat.
"Guys , ayo kita kabut . ada anak yang dikenal dengan keseramannya , hahaha ". Tawa Sintya yang sedang mengejek Bella , dan menyuruh geng mereka bubar.
Lalu geng Sintya pun pergi meninggalkan mereka.
"Trimakasih kak , atas pertolongannya".Ucap Calista.
Shreya memang terkenal dengan wajah yang seram saat dia marah , jadi mereka takut . juga Shreya mempunyai keahlian yaitu , kungfu , silat , dan juga karate.
Merekapun akhirnya pulang kerumah masing masing setelah pertengkaran tersebut.
Beda degan Shreya dia lebih memilih keluyuran keluar rumah , dia pergi ke sebuah tempat .
Seperti biasa dia pergi ke markasnya bersama teman karibnya.
"Bro , ada yang ngajak balapan nih ". Ucap Nabil kepada Shreya.
"ok , baiklah siapkan motorku". Jawab Shreya.
Setelah itu Shreya pergi menuju tempat balapan tersebut dengan memakai jaket dan helm .
"Brumm brummm*****
1 2 3
mulai
Lalu kedua orang tersebut melajukan motornya dan Shreya berhenti di tengah jalan , sedangkan Pria itu melaju dengan cepat , saat pria itu akan menuju garis finis pada babak pertama Barulah Shreya menancapkan gas nya hingga pria tersebut tertinggal jauh.
"Oohhh sial , dia mempunyai triknya sendiri ".Ucap Alvaro.
Ya ternyata pria yang mengajak balapan Shreya ternyata Alvaro , Alvaro tidak tahu padahal wanita yang diajaknya balapan adalah Shreya.
Balapan selesai
Mereka membuka helm masing masing tiba tiba
"Kau".Ucap mereka berbarangan , sontak membuat mereka terkejut.
"Ooh , sial kenapa aku terus bertemu wanita ini , dunia ini serasa sempit😒".Batin Alvaro.
"Aku menang , jadi aku tidak mau apapun darimu aku sama sekali tidak menginginkan sesuatu darimu".
"Baiklah jika kau tidak mau , padahal aku mau mentraktir mu makan di sebuah lestoran".
•
•
•
•
___________________
________________________
Bagaimana cerita selanjutnya
Jangan lupa Like,komen dan Vote cerita ini ya
Terimakasih atas dukungan para Readers
Maaf jika ada kesalahan kata
Trimakasihhh