NPC Life

NPC Life
CHAPTER 5



Untuk sekian kalinya kami yang masih bertahan berkumpul dan membentuk formasi sederhana, sudah terlalu banyak waktu yang kami habiskan di dungeon ini.


Dungeon besar yang berlokasi di ketinggian  10.000 meter dari daratan dan hanya memiliki tiga ruangan dan satu lantai saja, namun di dalamnya terdapat monster ganas yang lumayan sulit untuk dilawan.


Aku memberikan strategi dan sedikit teoriku tentang Equipment Diamond yang dapat mengalahkan Red Dragon, sehingga aku memerintahkan untuk menyerang dengan kekuatan penuh secara bersamaan lalu menyerang sebebas yang mereka mau.


Aku ingin menjadikan pertarungan ini cepat berakhir, sehingga aku memberi perintah untuk masuk ke awakening mode, setiap ras dapat melakukan awakening mode ketika sudah mencapai level 80, awakening mode dapat meningkatkan statistik atau kemampuan penggunanya sampai melewati batas kemampuan tubuh character, sehingga mendapatkan kekuatan dua kali lipat dari sebelumnya, namun skill ini hanya bisa bertahan selama lima menit saja dan ketika sudah menggunakannya, MP player akan terus terkuras hingga sampai ke angka 0, yang dapat mengakibatkan kelelahan dan melemah, dan dapat diaktifkan kembali setelah 30 menit berlalu.


Dengan waktu yang singkat itu aku ingin mengerahkan semua kekuatan kami secara bersamaan, sehingga dapat mengalahkan Red Dragon itu.


"AWAKENING MODE!!"


Summoner menyerang menggunakan pet mereka, dan terlihat ada dua Hardzilla yang di summon, Hardzilla itu menyerang dari depan dengan acak, tubuh yang lumayan besar dan kelincahannya membuat hardzilla lumayan susah untuk di jinakan, karena berbeda dari godzilla biasa.


Hardzilla pertama melompat dan menyerang Red Dragon menggunakan tanduk berlian yang ada di atas kepalanya. Red Dragon dengan cepat menghindar, namun serangan Hardzilla menggores sedikit pipi kanannya yang keras itu, dan sudah dipastikan kelemahan Red Dragon adalah berlian.


Dua Hardzilla menyerang secara serempang menggunakan cakarnya dan ditepis oleh Red Dragon, tetapi serangan mereka tetap memberi damage kepada Red Dragon walau dengan skala yang kecil.


Mereka mundur lalu melemparkan duri duri berlian mereka kearah Red Dragon yang masih menutup tubuhnya menggunakan sayap.


Seluruh pasukan yang tersisa menyerang menggunakan skill terkuat mereka secara bersamaan, serang gabungan itu memberi dampak yang besar sehingga membuat HP Red Dragon terkurang sangat banyak yaitu sekitar 30%.


"Sialan kalian! Kali ini aku akan sedikit serius!"


Setelah terkena serangan terus menerus Red Dragon melebarkan kembali sayapnya lalu terbang mundur kebelakang hingga mentok ke dinding.


"Arghh..... Areanya kurang luas."


Red Dragon membuka mulutnya lalu menembakan bola api kearah atap dan menghancurkan atap itu hingga terlihat langit yang biru.


"Nah sekarang Akan ku perlihatkan 50% kekuatanku, dijamin kalian bakalan mati semua."


Red dragon mengangkat kepala keatas hingga lurus, dari dalam mulutnya keluar setitik cahaya kecil bewarna merah yang terang skali, bahkan dari jarak pandangku hanya terlihat siluet hitam saja yang nampak dari Red dragon.


Perlahan lahan, siluet Red dragon menghilang sedikit demi sedikit, cahaya merah itu berubah menjadi cahaya yang benar benar putih bahkan bisa saja membuat mataku buta.


Cahaya itu terasa sangat perih setiap detik aku menatap, dengan terpaksa aku menutup kedua mataku meski terangnya masih terlihat samar samar.


Sekitar sepuluh detik cahaya itu mulai meredup, dirasa sudah aman lalu aku membuka mataku perlahan lahan dan terkejutnya aku, semua teman teman dan anggota lain terbaring secara bersamaan dan mulai menghilang menjadi debu.


"Archy!!!"


Mereka menjadi seperti itu karena HP mereka sudah habis dan melakukan respawn ke kota terdekat.


"Wah...., sangat mengejutkan, ternyata ada orang sekuat kau di kumpulan cecunguk sampah itu."


"Jika kau kesini bersama party yang sepataran dengan mu, mungkin saja kau bisa mengalahkanku,"


"tapi sekarang kau hanya seorang diri, dengan kekuatan yang hanya sekecil itu tidak akan menumbangkanku dan juga tidak ada seorang player pun yang dapat mengalahkanku satu lawan satu."


memang benar, tidak mungkin orang sepertiku dapat mengalahkannya, tapi setidaknya aku bisa memberi perlawanan kepadanya dan dapat membaca gerak geriknya untuk pertempuran lain kali.


"kalau begitu aku orang pertama yang bisa mengalahkanmu satu lawan satu"


"Hahaha..., Jangan cakap besar saja, buktikan dengan kekuatanmu!"


"Tapi tunggu sebentar, aku harus bersiap dulu, sebentar lagi awakening modeku akan berakhir, jadi aku perlu meminun banyak mp agar mpku penuh kembali."


"Oke tidak masalah, Tidak akan seru jika kau langsung kalah tanpa perlawanan."


Aku menyimpan dagger ku dan hanya menggunakan sarung tangan saja, sarung tangan ini bukan sarung tangan biasa, Smashing Fist namanya, menggunakan campuran bahan tembaga yang dicampur dengan sihir listri sebagai daya serangnya.


Karena tidak dilapisi berlian, aku dengan cepat menempa Fist itu dengan Berlian, dengan begini aku dapat memberikan damage kepadanya.


Aku mengaktifkan skill berlari di udara dan mendekati Red Dragon dengan kecepatan maksimal.


"Rocket Punch"


"Rocket Kick"


"Swinging Elbow"


"Moonsault Kick"


Bertubi tubi ku serang Red Dragon dengan serangan combo, namun sepertinya hanya sedikit saja damage yang dapat dikeluarkan, serangan listriknya pun tidak membantu dan akan menjadi lama jika hanya melakukan itu saja.


"Meski kau tau kelemahanku tapi dengan kekuatan yang hanya segitu tidak akan membunuhku dengan mudah."


oke ku coba senjata kedua


Senjata ini bernama Diamond Claw, lebih kuat dari smashing Fist, Claw ini memiliki tiga cakar panjang yang tajamnya seperti sebuah pedang normal.


Red Dragon melempar batu yang ada disekitarnya menggunakan ekornya, lemparan batu itu cukup cepat seperti sebuah senapan, tapi aku berhasil menghindari semua serangannya dan bergerak maju lagi untuk menyerangnya.


Setelah semakin dekat, aku memutar kencang tubuhku secara horizontal hingga memunculkan angin tornado besar yang mengarah ke Red Dragon


"Tornado Attack!"


Seranganku itu lumayan memberikan damage yang besar, sisik sisik Red Dragon terkelupas satu persatu dan terbang mengikuti pusaran anginku, terlihat Red Dragon hanya menepis seranganku dengan siku nya.


sekitar 15 detik seranganku berlangsung, tornado itu mulai perlahan lahan menghilang, samar samar kulihat tangan kanan Red Dragon terluka dan mengeluarkan banyak darah, karena skill ku ini memiliki efek debuff yang bernama bleed, efeknya akan bekerja ketika satu menit telah berlalu, dan dalam satu menit itu darah Red Dragon akan terkuras sebanyak 10%.


"Usaha yang bagus bocah, seranganmu lumayan juga, sampai sampai aku pendarahan seperti ini."


Red Dragon trus memegang tangan kanannya yang terluka itu,lalu tetiba cahaya bewarna hijau muncul dari tangannya, bagaimanapun kau melihatnya itu sudah jelas Red Dragon sedang memulihkan lukanya, sepertinya dia memiliki skill penyembuh atau bahkan bisa saja dia memiliki regenerasi yang lumayan cepat.


"Ti--tidak mungkin."


aku terkejut melihat luka Red Dragon mulai memudar hanya dalam waktu 5 detik, efek bleed yang kuberikan menghilang begitu saja.


Regenerasi tubuhnya benar benar cepat, tidak sesuai dugaanku, jika aku terus melawan bisa saja aku akan kalah.


"Volcano!!"


Red Dragon meneyemburkan api ke atas langit, bola api itu tersembur sangat jauh sampai tidak terlihat oleh mata telanjang.


"Apa kau salah sasaran?" tanyaku sembari menyinggungnya.


"Tidak."


tiba tiba lantai kastil ini bergetar dan perlahan lahan semakin kencang dan membuat sebagian lantai hancur seperti terkena gempa bumi, dan sedangkan Red Dragon masih terbang sambil mengeluarkan semburan api.


Tak berapa lama, langit mulai gelap dan menghitam aku sontak melihat keatas dan aku terkejut dan mengeluarkan skill protection secepatnya, tapi sebelum sempat mengaktifkannya, semburan Red Dragon mulai mengeluarkan lahar panas yang bergerak cepat mendekatiku, dan hampir menutupi semua lantai di ruangan ini.


Kaki ku terjebak oleh lahar ini dan tidak bisa berlari karena lahar itu memiliki efek Paralyze bahkan menghindari serangan meteor yang berada di atasku.


Meteor itu jatuh tepat diatasku kepala ku dan menindihku hingga masuk kedalam lantai, lahar yang berada ditubuhku cukup menyakitkan dan sekarang seluruh tubuhku terkecuali kepalaku tersangkut di lantai, efek burn juga bersemayang di tubuhku, efek terbakar ini lumayan sakit dan banyak mengurangi HP secara terus menerus.


Damagenya yang lumayan besar membuat HPku Tersisa 10% dan hanya beberapa kali skill saja bisa membuatku mati.


*Kekuaran kami benar benar berbeda jauh, kemungkinan menang itu sepertinya benar benar sangat mustahil.


Tidak ada pilihan lain lagi, aku akan menggunakan itu*....


Terimakasih sudah membaca