
Dibalik sepasang pintu yang besar ini, terdapat seekor naga besar yang gagah sedang tertidur, kulit merahnya memancarkan kilauan cahaya yang menyilaukan.
Naga itu sedang terlelap dari tidurnya dengan sepasang sayap yang masih terbuka lebar seperti sedang bersiaga.
Di atas kepalanya terdapat sebuah bar bertuliskan nama berwarna merah, yaitu Red Dragon. Yang memiliki level yang cukup tinggi yaitu 105.
Misi mengalahkan Red Dragon adalah misi penting dan wajib kita ikuti jika level karakter kita sudah mencapai level 100, karena hanya menyelesaikan misi ini saja karakter kita dapat naik level ke level 101. Ketika kita mengalahkan Red Dragon itu, kita akan berteleport dan berpindah kedunia yang baru, sesuai dengan update terbaru game ini.
Dunia baru itu bernama Endless World, Dunia tanpa ujung. Aku penasaran bagaimana tampilan didunia itu, akankah tanpa ujung seperti nama dunia nya?
.......
Ketika semua kru kami yg ber anggotakan 50 orang mendekati Naga itu, sebuah pesan muncul di depan kepala kami.
[Sudah Siap Melawan Red Dragon?]
Tentu saja kami sudah siap melawan dia, tapi kami juga perlu mengurangi keletihan kami dan memberikan sebuah spell untuk memperkuat diri kita masing masing, terlihat di menu status Red Dragon memiliki life poin sebanyak 79 ribu lebih.
Tapi bukan itu yang ku khawatirkan, monster ini memiliki MP sebanyak 92 ribu! Benar benar tidak masuk akal dengan level kita saat ini, mungkin ini akan menjadi pertarungan yang Panjang, lalu tak berapa lama, kami menekan menu bar yang bertuliskan siap.
“Dasar Kalian berani beraninya membangunkan aku si Penguasa Pulau ini!”
Aku terkejut, mataku terfokus melihat Red Dragon itu, tanganku gemetaran dan tak sadar aku menggigit bibirku sendiri. Bagaimana tidak terkejut, baru pertama kali aku melihat monster di game yang bisa berbicara seperti ini, sekilas terlihat seperti sebuah cut scene yang ada di setiap game RPG, namun kali ini dibentuk dengan sangat nyata bahkan suara nya terasa nyata seperti berbicara dengan para NPC.
Dari awal kita ber main, hanya NPC saja yang dapat berbicara, sedangkan para monster tidak dapat berbicara atau kami saja yang tidak mengerti perkataan mereka.
Jika Monster ini bisa bicara, akan kah semua monster yang ada di endless World bisa berbicara?
“Selalu saja mengganggu waktu tidurku! Kenapa kalian tidak pernah berhenti menggangguku?”
Karena masih tercengang tidak ada satu pun dari kami menjawab pertanyaannya, tapi jika kami menjawabnya dan dia membalas dengan benar, maka tidak salah lagi, kita dapat berkomunikasi dengannya.
“Hey….! Kalian tuli?”
Dan ya, itu benar benar mengejutkan, sepertinya kami bisa berkomunikasi dengan monster ini seperti berkomunikasi dengan NPC.
“Karena ini satu satunya cara agar kami dapat naik ke level 101.”
Salah satu Warrior di belakangku berbicara dengan sedikit tergugup, dengan badan kekar seperti dia namun dikombinasikan dengan wajah masam ketakutan, benar benar sesuatu yang buruk.
“Ya.. aku tau itu.. …setidaknya buatlah jadwal yang pasti untuk penyerangan kastilku ini, sudah enam bulan aku tidak dikalahkan jadi aku tidak ada waktu tidur karena belum mati selama enam bulan itu.”
“Karena itu aku hanya ingin Tidur sekarang, tapi ya pasti kalian akan kecewa karena berhenti sekarang tanpa mencoba melawanku.”
Naga itu tersenyum lebar, taring runcingnya keluar menampakan dirinya, di dalam mulutnya terlihat sebagian gigi taringnya bewarna putih kebiruan, pancaran sinar matahari terlihat di taring itu, sepertinya taring itu terbuat dari berlian.
“Ayo kalian serang aku sekarang.”
"Sapphire berikan spell pelindung!" Teriak Scarman, dia adalah orang yang memimpin kru ini dan ketua guild ku.
Sapphire memberikan kami sebuah mantra pelindung dan penguat serangan, tapi aku yakin itu saja tidak cukup, lalu Scarman memberikan spell terkuatnya yang memiliki efek penguat daya tahan dan serangan fisik.
Setelah usai kami berbaris sesuai formasi yang kita rencanakan kemarin, para Tanker bersiap dengan tamengnya dan kami membentuk formasi segitiga.
Tapi ketika siap, Naga itu tidak sama sekali niat untuk menyerang kami, sehingga Scarman kebingungan, karena tidak ingin berlama lama, Scar memerintahkan kami mengubah formasi menjadi segitiga terbalik.
Namun tidak ada yang terjadi, life point naga itu tidak berkurang. Ia melihat kami dan tersenyum sombong, dari raut wajahnya terlihat jelas dia sedang merendahkan kami yang ada didepannya.
“Oke giliranku.”
Red Dragon menggerakan ekornya dan menginbaskan kearah kami, karena terlalu mendadak, kami tidak sempat memasang perangkap counter attack untuknya, sehingga kami terkena serangan itu dan terlempar cukup jauh.
Formasi kami seketika hancur, dan para Tanker mendapatkan luka yang cukup parah, jika kita terkena serangan, bagian tubuh yang terkena serangan akan mengalirkan efek kejut menuju saraf otak pemain sehingga kita akan merasakan kesakitan yang sangat besar sesuai damage yang kita terima.
Dari 10 tanker hanya tersisa tiga saja yang masih berdiri, betapa dahsyatnya serangan bos dungeon ini, scarman yang berada di belakang para tanker saja hampir terjatuh karena serangan naga itu, namun untung saja para healer mampu menghindari serangan itu dengan skill menghindar mereka.
Sementara aku dan yang lainnya hanya terdorong berkat bantuan tanker yang meredam ayunan ekor Red Dragon.
Serangan dasarnya saja dapat membuat kami kewalahan, bagaimana cara kami agar bisa mengalahkannya?
Taktik yang sudah kami rencanakan matang matang saja hancur dengan sekali serangan.
Para Healer mulai memberikan skill regenerasi kepada para tanker yang terlempar tadi, walaupun kami terlihat mudah untuk dikalahkan, tapi entah mengapa naga itu tidak menyerang kami. Seperti sedang menunggu kami bersiap lagi.
Bukankah tadi dia berkata ingin pertarungan ini cepat selesai?
“Buat formasi seperti tadi!” Teriakku.
“Ta-tapi itu tidak mempan.” Balas Scarman.
“Percaya padaku.”
Aku melihat kearah anggota satu persatu bahwa aku benar benar serius tentang pertempuran ini, wajah putus asa mereka tadi perlahan lahan mulai menghilang.
“Oke baiklah, sekarang kau yang mimpin.” Ucap Scar sambil menepuk pundakku.
Nah sekarang, ada sesuatu yang janggal dari naga ini, kenapa serangan tanker itu tidak memberikan damage apapun?
Padahal mereka menggunakan salah satu skill terkuat mereka yang ditambahkan spell penguat serangan, sepertinya aku harus mencoba sesuatu.
Aku berlari kencang kearah naga itu dan menebasnya menggunakan skill ‘X strike’ ku, dan tepat sekali tidak ada damage sepersen pun yang mengenainya, aku melompat keatas dan menancapkan daggerku tepat kearah perutnya lalu menghindar kembali ke barisan.
Dan akhirnya Red Dragon itu terkena serangan damageku, jadi bisa disimpulkan, kaki Red Dragon memiliki suatu efek kebal dari serangan apapun, ya walaupun Cuma sebuah asumsi tapi setidaknya kami dapat mengurangi membuang tenaga dengan menyerang bagian kakinya.
Naga itu tiba tiba memasang rawut wajah yang sedikit terkejut dan bingung, mungkinkah dia tidak tau aku menyerangnya atau karena aku mengetahui tentang kakinya
Lupakan itu, setidaknya kami dapat menang walaupun hanya 1% saja.
_______________________________
Bantu dengan:
* Saran & Kritik, karena saya masih pemula dalam membuat sebuah novel, jadi mohon saran kritik yang membangun ya:)
*Komen biar saya tau ada yang baca ni novel
THANK YOU