NPC Life

NPC Life
CHAPTER 2



Pergi ke kamp, hmm… 50m?


mungkinkah maksudnya jarak tempuh ku untuk menuju kamp sejauh 50m?


Kututup saja dulu jendela misi ini.


Didepanku muncul arah panah bewarna biru yang diatasnya tertulis 50m.


Taman dan pepohonan mengelilingin batu teleportasi ini, bahkan ada air mancur besar yang berada tepat di depanku, di kiri dan kanan terdapat jalan yang berbeda tujuan, banyak para pemain berbincang dengan armor yang sudah berbeda,


Kulihat kebawah aku mengenakan pakaian standar bewarna putih, dan disekitarku juga banyak player yang mengenakan pakaian standar.


Sebelum berangkat, aku membuka jendela menu, pilihan menu nya lebih banyak dari pada demo kemarin, terdapat status, pohon skill, inventory, quest, friend, achievement, map, help, dan log out.


Aku langsung membuka statusku, terlihat exp untuk naik level 2 adalah 50, berarti otomatis aku akan naik level ketika menyelesaikan misi di kamp pelatihan, pada level satu HP dan MP ku sebanyak 50, sepertinya semua job memang diawali dengan 50 HP dan MP, karena terlihat dari atribut ku seperti Strength, Vitality, Intelligence, Instinct, Luck dan Agility semuanya 2.


Sedangkan skill, setiap class akan mendapatkan satu skill berbeda, di class fighter skill pertama bernama running kick, di deskripsinya skill ini memberikan serangan sebesar 10 dalam satu kali penggunaan skill, dengan jeda 3 detik, dan skill berikutnya minimal level 3.


Aku bergegas berjalan menuju kamp pelatihan, setiap satu meter, jarak yang tertulis di misi berkurang satu meter juga, jadi benar seperti dugaan ku kalau 50m itu adalah jarak dari tempatku berdiri dan tujuan dari quest tersebut.


Aku sampai didepan kamp pelatihan, misi mendatangi kamp pelatihan mendapatkan centang biru di sebelah kirinya, menandakan misi itu selesai, tersisa satu misi lagi yaitu misi berbicara dengan pelatih Roger.


Kamp pelatihan ini ternyata masih berada di dalam kota, dan banyak juga pemain yang masuk kesana dan menumpuk mendatangi pelatih masing masing, disana terdapat tiga NPC pelatih yang salah satunya adalah pelatih Roger yang ternyata adalah pelatih khusus class Fighter, dan dua nya lagi adalah pelatih class Warrior yang bernama Simon, dan pelatih Mage Tiara.


Tapi aneh sekali, kenapa tidak ada yang mendatangi pelatih Roger, padahal yang lain sudah berbaris sesuai instruksi pelatih mereka, bahkan di barisan Warrior jika ku perkirakan ada seratus lebih player yang mengerjakan misi disana, sedangkan pelatih roger masih kosong tanpa player.


Aku coba mendatangi pelatih Roger,


“Hey hey, ada orang bodoh yang memilih class fighter.” Kata seorang player yang berbaris di pelatihan class Warrior


“Beneran… Mana?" Sahut player lainnya


Seluruh player yang ada di kamp melihat kearahku semua.


“hey bro.., kenapa kau memilih class Fighter, padahal class itu adalah class terlemah dari class lainnya, bahkan Warrior level 80 saja bisa mengalahkan Fighter yang berlevel 100.’


Aku terkejut mendengar perkataannya,


“Serius!?”


“yeah, sayang sekali kau tidak bisa mengganti class lagi, atau membuat karakter baru. haha”


“HAHAHAAHA……..”


Para player itu tertawa dengan pandangan meremehkan.


Lagi lagi aku kena sial. Batinku dengan sedikit kecewa.


Pelatih Roger melihatku dan tersenyum sambil menyapa, pelatih Roger memiliki perawakan lebih muda dari pada pelatih lain, pelatih simon terlihat seperti pensiunan prajurit yang memiliki otot dimana mana dan pelatih Tiara terlihat seperti wanita berusia 30 tahunan, sedangkan pelatih Roger terlihat seperti remaja berusia belasan tahun.


Emm…, Jangan-jangan dia lebih muda dariku?


“Yoo.. class mu Fighter?” sambil berdiri mendatangiku.


“Y-ya”


“Wah akhirnya aku memiliki pekerjaan, jadi siapa namamu?”


“Architect”


“Ok pemula, mari kita berlatih.”


Mendengar dia mengataiku seorang pemula membuatku sedikit kesal.


Tidak seperti pelatih yang lain, pelatih Roger memberikan pelatihan teori terlebih dahulu, Pelatih Roger berkata, class Fighter adalah class yang bisa menggunakan pedang pendek maupun hanya dengan tangan kosong, karena class fighter tipe jarak dekat, class fighter harus memiliki kecepatan serangan yang tinggi dan perlu memiliki HP yang banyak agar bisa seimbang dengan class lain, jadi pelatih Roger menyarankan ku menaikan atributku ke VIT, dan AGI.


Setelah menjelaskan dengan Panjang lebar, pelatih Roger memberiku sebuah perintah yaitu melawan boneka kayu yang bisa bergerak, jika aku menang maka aku mendapatkan hadiah dari misi ini.


Boneka itu memiliki level 1 serta 20 HP, pelatih Roger mengangkat tangan yang menandakan pertarungan dimulai.


Boneka kayu itu tidak mendekatiku sama sekali, jadi aku memberanikan diri dan menyerang duluan, karena aku tidak memiliki senjata apapun, ku gunakan tinju ku dan menggunakan kuda kuda ala petinju professional, ku angkat dua tanganku lalu ku genggam seperti seorang yang ingin memotong kayu dan berlari menyerangnya.


Aku langsung mengarahkan seranganku ke depan, tetapi si boneka kayu menghindar dengan cepat, kupikir akan dengan mudah melawannya, ku tinju lagi kearah perut kanannya tapi ditepisnya dengan mengangkat lutut kanannya.


“Ouch..”


Rasa sakitnya terasa nyata, aku benar benar seperti memukul sebuah batang kayu, jika aku menyerangnya menggunakan tangan sepertinya tidak akan berhasil.


Boneka kayu itu melancarkan tangannya dan mengarahkan tinjunya ke wajah kiriku, aku menghindar dan menyapu kakinya hingga terjatuh, lalu muncul angka bewarna merah bernomor 3.


Sip! menggunakan kaki berhasil.


Aku melompat kearahnya dan menginjaknya menggunakan kedua kakiku, boneka itu terkena 5 damage, benar benar keren sekali game virtual ini, kita bebas menggunakan gerakan apa saja, dan akan memberikan damage.


Boneka itu langsung berdiri dan menendang kakiku, HP ku terkurang 5, walaupun hanya NPC berlevel 1, tapi gerakannya lumayan cepat dibandingkan aku.


“Haaaaa….?”


Berarti aku harus menyerangnya beberapa kali lagi, HP nya sekarang tersisa 13, gimana caraku menyerang dengan se efisien mungkin?


*Gerakan baru? Atau tendang sembarang saja?


Boneka ini tidak selemah itu*.


Hmm…, oiya akhirnya aku menemukan caranya.


Kayu itu berlari kearahku, dan dia melompat sambil mengarahkan kakinya menuju kepalaku, aku mengelak serangan itu dengan tangan kananku dan mendorong kakinya agar mendarat di samping kiriku.


“Dan SEKARANG!!”


Aku berteriak sambil menyebut nama skill ku.


“RUNNING KICK!”


Boneka yang baru saja mendarat itu tertendang dibagian perutnya.


“Oke selesai.” Kata pelatih Roger sambil memberikanku tepuk tangan.


“Kau berhasil mengalahkannya tanpa merusaknya dan menyisakan 3 HP sesuai target yang ku berikan.”


“Oke pemula kau lulus.”


{Misi Selesai}


{kamu naik level 2}


“Gunakanlah hadiahku dengan baik pemula!”


Dia masih saja memanggilku pemula.


“Dan sampai jumpa.” Tuturnya sambil melambaikan tangan. --- “Pemula.”


“Dasar kau  pelatih pendek!”


Aku pergi meninggalkan kamp pelatihan, lalu aku mendapatkan 1 set perelengkapan itu dan aku menbuka 1 set pakaian pemula yaitu sebuah bandana pemula, baju pemula, celana pemula, sepatu kulit pemula, dan sarung tangan pemula, lalu aku mendapatkan 10 batu teleport yang berukuran kecil untuk bisa kembali kekota terdekat jika aku ingin keluar dari dungeon, dan ada 10 small HP potion dan 5 small MP potion yang menambahkan


30 HP atau MP setiap satu item.


Aku menggunakan seluruh perlengkapan dan menyimpan item di inventori.


Lalu aku membuka statusku untuk melihat apa yang berubah ketika aku mengenakan perlengkapan ini.


Kulihat aku sudah dapat menambahkan atributku, setiap naik level mendapatkan point atribut sebanyak 10.


Hmm… dari pertarungan tadi sepertinya aku harus berfokus dengan Strength, Agility, dan Sense.


Lalu aku memberikan 3 point ke STR, 2 point ke SEN lalu sisanya ke AGI.


Dan terkait skill, aku tidak mendapatkan skill baru tapi, aku bisa menaikan level Running Kick ku menjadi lvl 2.


Matahari terlihat mulai turun, dan dari menu bantuan jam sekarang sudah jam 4.


Apa? Jam 4? Bukannya aku main baru sebentar ya?


Aku log out saja lah dulu


------


Aku melepas VPE di kepalaku dan melirik kearah jam weker yang berada diatas lemari kecilku.


Tidak salah lagi, jarum jam itu mengarah ke angka 10, berarti dunia virtual sana dengan dunia nyata memiliki perbedaan waktu. Aku mengambil buku panduannya dan menemukan bahwa perbedaan waktu antara dunia virtual dengan dunia nyata, 24 jam dunia virtual sama dengan 6 jam didunia nyata, jadi jika kita berada di dunia virtual seharian kita  akan merasa berada di sana sekitar 24 jam padahal waktu yang dihabis kan di dunia nyata hanya 6 jam.


Jika membahas boneka kayu tadi, dia benar benar lebih cepat ketimbang aku, sepertinya aku harus belajar bela diri, atau berlatih kombinasi serangan.


------


Dan ya itu lah awal ceritaku memainkan game yang sangat bagus ini.


Tiga tahun berlalu, aku berhasil mencapai level 100, dan aku sekarang sedang bergabung Bersama party untuk mengalahkan bos dungeon level 105 yaitu Red Dragon.


_______________________________


Bantu dengan:


* Saran & Kritik, karena saya masih pemula dalam membuat sebuah novel, jadi mohon saran kritik yang membangun ya:)


*Like & komen biar saya tau ada yang baca ni novel


THANK YOU