
Tiga minggu sudah terlewati, Nabila keluar dari rumah sakit juga sudah mampu untuk belajar di sekolah
" Wah kamu udah sembuh Nabila ?" tanya Hani
Nabila tidak menjawab dia hanya melihat Hani sekilas dan melewatinya saja
" Hai Nabila kok gitu kamu? " Tanya Hani lagi dengan mengejar Nabila
Setelah itu dia duduk di kursi sekolah dan hanya merenung saja, seperti ada rasa takut di wajahnya
" Eeee, kamu kenapa? " Hani bertanya lagi, dengan cemas
tak menjawab dan juga hanya menggeleng kan kepala nya saja
Tapi saat Roy tiba di kelasnya, Nabila menunduk tak berani menatap wajah Roy
" Kamu ada masalah dengan Roy?" Tanya lagi dengan rasa penasaran, hingga membuat Roy menghampiri mereka berdua
" Woy, maksud lu apa ?" Tanya Roy pada Hani dengan sedikit emosi
" Yaaa, santai kali! Gua kan cuma nanya doang " Jawabnya
Nabila semakin menunduk di hadapan Roy
" Apabila ada apa ?" kali ini Roy yang bertanya
" Gua gak ikut campur soal kalian yah, bye " Ucap Hani sambil pergi
Roy duduk di sebelahnya
" Aku tahu kamu pasti sedikit takut denganku " kata Roy
" Tenang aja, aku tidak akan melukaimu"
" Karena aku, juga baru tersadar soal waktu itu, dan tiba tiba aku sudah ada di tempat kamu dengan Ninja itu " Katanya dengan menatap wajah Nabila
Kali ini Nabila menoleh ke arah Roy mereka bertatapan muka dan membuat jantung Roy berdetak kencang
" Nabila cantik banget kalau dilihat dari dekat " Batinnya dalam hati
Nabila menghela napas panjang dan tiba tiba memeluk Roy hingga Roy terkejut
" Aku cuma terauma dengan kejadian waktu itu " Gumamnya dengan terisak
Nabila langsung melepaskan tubuh Roy dan melihat sekitar kelas
" Cieeee, sejak kapan lu jadian sama Nabila "? Tanya mereka serentak
Nabila hanya menunduk malu dan Roy hanya menggaruk kepala yang tidak gatal
Tak lama kemudian kelas dimulai,para siswa mulai serius
Guru pun memulai penjelasan didepan kelas saat itu suasana hening di kelas hanya guru saja yang berbicara
Satu demi satu penjelasan membuat Roy menguap mengantuk, Roy pun tertidur
Hingga 30 menit ada sebuah Shuriken yang menancap di depan guru
Para murid berteriak ketakutan, hingga Roy terbangun
" Ada apa sih, berisik banget?" Tanya Roy dengan mengusap matanya
Nabila pun gemetar saat peristiwa serangan itu
Hingga muncullah sosok ninja misterius dari atas dan menghunus pedang samurai di depan Nabila
Nabila semakin panik dan guru mereka hanya diam karena takut
Roy melihat itu semua dia bingung harus melakukan apa, karena situasi disana cukup ramai para siswa sekolahnya
" Aduh Nabila di ancam, tapi bagaimana cara nolongnya " Gumamnya dengan sedikit bingung
" Tempat ini miliku sekarang " Kata Ninja itu dengan sedikit mengancam
Nabila yang hampir menangis tiba tiba di cekik Ninja itu
" Sekarang turutilah semua perintah ku, kalau tidak nyawa kalian taruhannya "
Nabila langsung gemetar dan nafasnya tersengal
Ninja itu semakin tertarik melihat salah satu mereka yang sedang ketakutan hebat
Mereka takut kecuali Roy dia menatap tajam Ninja itu, tapi apa yang dia bisa perbuat, dia tidak mungkin berubah di depan teman temannya, dan cukup Nabila saja yang mengetahui semua itu
" Kurang ajar, gua harus ngapain " Gumamnya dengan kesal