
Semakin dalam gua semakin kuat juga Monster dan inti mereka juga kualitas nya semakin istimewa.
Rosa hanya terus berlari semakin dalam, walaupun dia memasuki secara acak lorong yang ia temui , juga semakin dalam dan juga semakin banyak lorong gua nya , terkadang ada 3 atau sampai 5 lorong yang mengarah entah kemana.
“ Woww “
Sekarang Rosa juga harus menghadapi segerombolan monster raksasa di depannya yang cukup kuat itu .
Monster raksasa itu mengeluarkan racun .
Terpaksa Rosa terus menerus menghindari dulu semburan racun dari monster itu .
Kemudian Rosa mengeluarkan busur nya , dia menembaki monster monster itu tepat di kepala mereka .
tetapi.
“ Apa apaan jerr ini , dia bisa beregenerasi “ Rosa tampak tidak percaya apa yang sudah di lihat nya itu.
Rosa akhirnya menembaki lagi dengan panah nya di tambah sekarang anak panah nya di baluti energi hitam miliknya.
Panah melesat , kemudian tubuh monster pun hancur dan tidak bisa beregenerasi kembali .
“ Cukup efektif hehe “ gumam Rosa.
Setelah beberapa monster itu di bersihkan oleh Rosa , kabut racun perlahan menghilang dan setelahnya di gantikan fenomena indah , banyak batu berlian dan bongkah emas terlihat setelah kabut hilang .
“ Akhirnya selesai huff lelahnya , sebaiknya istirahat aja dulu dah “
Rosa mengeluarkan makanan dari dalam cincin penyimpanan nya .
...----------------...
...*** Sudut pandang orang misterius ***...
“ Bekas pertempuran ini ?? Cukup menarik siapa sebenarnya dia , semua monster ini di kalahkan dengan sekali Serangan “
‘ di depanku sebenarnya ada banyak lorong , baiklah aku ambil lorong paling kanan saja yang tidak terlalu berbahaya ‘ orang misterius itu melanjutkan perjalanan nya semakin dalam .
...*** Selesai ***...
“ Gua bawah tanah sialan , semakin dalam aku masuk semakin banyak juga lorong yang ada “
“ Terserahlah , lagian aku juga ga tau arah setiap lorong , hemm oke aku ambil lorong yang tengah aja “ Gumam Rosa .
Setelahnya monster menakutkan dan aneh kembali menyerang Rosa yang sedang terus berlari itu .
Dengan mudahnya Rosa menyingkirkan mereka semua .
“ Cihh aku tahu ini sangat menyusahkan, lagi lagi lorong yang tidak ada habisnya “ Rosa setelah beberapa lorong yang dilewatinya .
‘ sampai kapan ini terus berlanjut , sangatlah bosan ‘ > batin Rosa .
...----------------...
...*** Sudut pandang Lucas dan Arnold ***...
“ Sungguh luar biasa , padahal kita belum mencapai bagian terdalam tapi harta di sekitar sini lumayan banyak luc “ Arnold.
“ Aku juga tau , tapi incaran kita ada di bagian terdalam , kita harus cepat mengumpulkan semua harta ini , sebelum orang lain datang “ Lucas menyarankan .
“ Iya , kita harus bergegas “ Arnold .
Dua orang Rusia itu pun bergegas mengumpulkan harta yang mereka temui .
...*** Selesai ***...
“ Akhirnya ketemu , hahaha sedari tadi aku bosan dengan para monster lemah itu , akhirnya aku menemukan mu dungeon tersembunyi “ Rosa yang akhirnya menemukan tujuannya .
Gerbang pintu dungeon akhirnya berhasil di temukan Rosa , seperti biasa ada sebuah tulisan yang tidak dapat di mengerti oleh Rosa .
“ Sama sekali ga ngerti , apa sebenarnya arti dari tulisan ini ? , Terserahlah mending aku langsung masuk ke dalam “ > Rosa langsung masuk lewat pintu , seperti biasa pintu dungeon tertutup sendiri setelah seseorang masuk.
“ Ruangan nya sangat berbeda dengan dungeon yang di Cibubur , ini seperti pemakaman saja hahaha “ Rosa yang takjub akan pemandangan yang di lihatnya saat ini.
Rosa langsung menaiki tangga dan melewati semua jebakan.
“ Ruangan pertama sudah di kasih yang seram seram saja , monster zombie se ingetku sih mirip seperti manusia tapi sebenarnya mereka adalah mayat , yosh baiklah kalian semua akan aku hajar jadi bersiaplah “ Rosa mengeluarkan senjata katana nya dan mulai bertarung .
Para zombie mengerumuni Rosa , tetapi Rosa mengahadapi mereka dengan mudah .
Katana terus di tebas ke arah monster zombie .
Hanya butuh beberapa menit monster zombie itu mati semua , Rosa kembali melanjutkan ke lantai berikutnya .
Setelah beberapa lantai yang sudah di lewati.
“ Aku sudah jauh ke atas akan tetapi lantai dan ruangan nya tidak ada habisnya , juga monster yang aku lawan tetap sama yaitu zombie , pintu bos pun tidak terlihat Sampai sekarang “ Gumam Rosa .
Beberapa jam berlalu.
Setelah ratusan lebih lantai yang di lalui Rosa , Rosa memilih untuk beristirahat sejenak .
...----------------...
*** Sudut pandang di sekitar hutan Malaysia ***
“ Bos kapan kita menyerang ? “
“ Tentu kita tunggu informasi dari para Intel dulu aja , bahaya juga kalo kita ceroboh , bisa bisa para negara Eropa itu menyadari langkah kita “
“ Tapi bos misalkan harta langka itu sudah di temukan seseorang ? “
“ Ya kita bunuh apa susahnya “
“ Tetapi bos para petualang itu banyak juga yang dari negara negara besar bos “
“ Kamu cerewet sekali , tujuan kita di sini untuk merebut semua sumber daya gua bawah tanah itu saja , kalau mereka menghalangi kita ya bunuh saja “
“ Baikk boss ,, sebentar bos ada panggilan masuk”
Beberapa menit kemudian dia selesai menelepon seseorang .
“ Bos tim kita sudah berada di posisi masing masing , mereka bilang tinggal nunggu perintah bos “
“ Bagus , kalo begitu bilang ke mereka , bekerja sesuai rencana yang kita buat “
“ Baik bos “
Pergerakan tentara asing memasuki wilayah Malaysia .
...*** Selesai ***...
<<>>
...*** Sudut pandang pertemuan presiden Amerika dan presiden Malaysia ***...
“ Pak kamu datang jauh jauh hanya untuk itu ? “ tanya Presiden Malaysia.
“ Iya aku tidak terlalu tertarik untuk artefak teleportasi mu itu , aku hanya ingin mencari keberadaan obat yang bisa menyembuhkan segala macam penyakit itu “ presiden Amerika .
“ Pak kamu seharusnya tidak berharap banyak kan tentang obat itu “ presiden Malaysia.
“ Haha pak presiden, tenang saja aku ga akan mengacaukan acara mu ini “ presiden Amerika langsung meminum kopi nya .
“ Baiklah kalau begitu pak “ presiden Malaysia langsung bangun dari kursi nya dan bersalaman dengan presiden Amerika .
Mereka berdua selesai membicarakan hal penting itu di ruangan pribadi rahasia . Setelah selesai mereka pulang ke tempat mereka masing masing .
...*** Selesai ***...
Rosa masih melanjutkan perjalanan nya mungkin kini sudah 300 lantai lebih , dan pada akhirnya pintu bos dungeon terlihat.
“ ini yang ku tunggu tunggu , dari tadi hanya monster lemah saja , akhirnya ketemu bos monster juga “ Rosa.
Rosa langsung saja masuk ke ruangan bos .
Di dalam ruangan hanya ada kegelapan . Dan nuansa seperti pemakaman yang sangat seram.
“ Akan seperti apa ya bos yang di sini ? “ batin Rosa.
Bos dungeon akhirnya menampakkan dirinya, bentuk bos itu seperti skeleton yang membawa sabit , skeleton itu menyadari kehadiran Rosa dan dia langsung menatap tajam wanita itu .
“ SELAMAT DATANG DI KEMATIAN MU GADIS KECIL HAHAHAHA “ skeleton berbicara mengintimidasi Rosa .
“ Kematian ku ?, MIMPI “ Rosa yang baru saja di ejek nampak sangat marah , dia langsung saja bergerak untuk menyerang skeleton itu .
Skeleton pun ga tinggal diam di pun membalas serangan Rosa , adu tebasan katana dan sabit terjadi sangat cepat , Rosa kemudian menyerang kembali dengan bayangan hitam nya tapi langsung di tangkis oleh skeleton dengan mudah, lalu setelahnya Rosa dengan cepat mendekati skeleton dan dengan katanya di selimuti aura hitam , skeleton pun sama dia mengayunkan sabit nya ke samping dan menggagalkan serang cepat Rosa .
Pertempuran 1 vs 1 berlangsung sengit dan mereka sama sama kuat .
Rosa kembali melancarkan serangannya lewat udara , dan menggunakan Kekuatan bayangan hingga menghasilkan efek kejutan dan tidak di sadari skeleton , skeleton yang terkena serangan itu terpental ke belakang .
Skeleton pun bangkit kembali dan aura kemarahan tersebar di udara , dengan cepat muncul di belakang Rosa , tapi Rosa menyadari nya dan langsung memblokir serangan itu .
“ HAHA KENA KAMU “ skeleton berhasil menjebak Rosa , dan serangan sabit hanyalah pengalihan.
“ Apaa ini ? “ Rosa bingung tubuhnya tidak bisa di gerakkan .
“ HAHAHA KAMU SETELAH INI AKAN MASUK KE DALAM MIMPI ABADI , DAN TIDAK PERNAH BANGUN KEMBALI HAHAHA “ skeleton itu memancarkan sinar hitam di sekitar Rosa yang saat ini tidak bisa bergerak .
‘ tengkorak sialan ‘ visi Rosa perlahan redup dan hanya kegelapan yang menyelimuti nya .